24.4 C
Manado
Senin, 15 Agustus 2022

KPU Tomohon Tegaskan Batas Pemasukan LPDSK 31 Oktober

MANADOPOST.ID – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tomohon, mengimbau seluruh pasangan calon (Paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota, di Pilwako Tomohon Tahun 2020, Ntuk memasukkan Laporan Penerimaan Dana Sumbangan Kampanye (LPDSK). Paling lambat pukul 18.00 WITA, di tanggal 31 Oktober nanti.

“Diingatkan kembali kepada seluruh Paslon, untuk memasukan LPDSK nya paling lambat, tanggal 31 Oktober Pukul 18.00 WITA. Setelahnya, mohon maaf LPDSK tidak bisa lagi diterima,” ungkap Komisioner Divisi Teknis KPU Kota Tomohon Robby Golioth, ketika diwawancarai, Rabu (28/10) kemarin. “Dan sebaiknya jangan terlalu mepet, agar pemeriksaan bisa dilakukan optimal,” tukasnya lagi.

Dijelaskan Golioth, untuk besaran dana sumbangan kepada seluruh Paslon baik perseorangan dan badan hukum dibatasi. Jika melewati dari batas yang ditetapkan, maka selisih nya akan dimasukkan dalam kas negara. “Sumbangan maksimal untuk pribadi atau perorangan berjumlah Rp75 juta. Sementara untuk badan usaha maksimal Rp750 juta,” tukasnya.

Dirinya menegaskan, dengan pentingnya pelaksanaan pelaporan LPDSK, guna mewujudkan Pilkada yang berkualitas dan akuntabel., sembari menambahkan, jika dalam teknis pelaporan LPDSK nantinya, tidak sesuai dengan aturan dan ketentuan yang berlaku. Golioth bilang, Paslon dimungkinkan untuk dianulir atau dibatalkan. “Sesuai dengan aturan dalam PKPU Nomor 5 Tahun 2020. Ingat, jika tidak sesuai laporannya pasca diperiksa Kantor Akuntan Publik (KAP), Paslon bisa dibatalkan,” paparnya. “Untuk sumbangan perorangan wajib menyertakan KTP dan NPWP. Kalau badan usaha harus ada akte pendirian dan terdaftar di Kemenkumham,” pungkasnya. (yol/gnr)

MANADOPOST.ID – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tomohon, mengimbau seluruh pasangan calon (Paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota, di Pilwako Tomohon Tahun 2020, Ntuk memasukkan Laporan Penerimaan Dana Sumbangan Kampanye (LPDSK). Paling lambat pukul 18.00 WITA, di tanggal 31 Oktober nanti.

“Diingatkan kembali kepada seluruh Paslon, untuk memasukan LPDSK nya paling lambat, tanggal 31 Oktober Pukul 18.00 WITA. Setelahnya, mohon maaf LPDSK tidak bisa lagi diterima,” ungkap Komisioner Divisi Teknis KPU Kota Tomohon Robby Golioth, ketika diwawancarai, Rabu (28/10) kemarin. “Dan sebaiknya jangan terlalu mepet, agar pemeriksaan bisa dilakukan optimal,” tukasnya lagi.

Dijelaskan Golioth, untuk besaran dana sumbangan kepada seluruh Paslon baik perseorangan dan badan hukum dibatasi. Jika melewati dari batas yang ditetapkan, maka selisih nya akan dimasukkan dalam kas negara. “Sumbangan maksimal untuk pribadi atau perorangan berjumlah Rp75 juta. Sementara untuk badan usaha maksimal Rp750 juta,” tukasnya.

Dirinya menegaskan, dengan pentingnya pelaksanaan pelaporan LPDSK, guna mewujudkan Pilkada yang berkualitas dan akuntabel., sembari menambahkan, jika dalam teknis pelaporan LPDSK nantinya, tidak sesuai dengan aturan dan ketentuan yang berlaku. Golioth bilang, Paslon dimungkinkan untuk dianulir atau dibatalkan. “Sesuai dengan aturan dalam PKPU Nomor 5 Tahun 2020. Ingat, jika tidak sesuai laporannya pasca diperiksa Kantor Akuntan Publik (KAP), Paslon bisa dibatalkan,” paparnya. “Untuk sumbangan perorangan wajib menyertakan KTP dan NPWP. Kalau badan usaha harus ada akte pendirian dan terdaftar di Kemenkumham,” pungkasnya. (yol/gnr)

Most Read

Artikel Terbaru

/