29.9 C
Manado
Jumat, 7 Mei 2021
spot_img

Wajib Kantongi Izin Kepala Daerah, Pembelajaran Tatap Muka Potensi Bergulir Mei

MANADOPOST.ID–Seiring makin menurunnya angka penyebaran dan angka kematian Covid-19 di sejumlah daerah, termasuk Kota Tomohon.

Wacana dibukanya kembali kegiatan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) dimungkinkan. Dikatakan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Daerah Kota Tomohon Dolvin Karwur, sesuai petunjuk pusat dan koordinasi berjenjang. Pemberlakuan PTM bisa digelar di bulan Mei mendatang.

“Sudah disampaikan ke seluruh TK- SMP se-Kota Tomohon. Mereka pun sudah menyiapkan dan melaporkan data yang diperlukan. Jadi ada beberapa indikator yang wajib dipenuhi sekolah, misalnya ada kelengkapan protokol kesehatan. Termasuk persetujuan dari komite sekolah juga didalamnya orang tua siswa,” ungkap Karwur, ketika diwawancarai Manado Post, Senin (29/3) kemarin.

Lebih jauh dijelaskan Karwur, detil jumlah sarana pendidikan yang menyatakan siap untuk kembali menerapkan PTM berjumlah 55 sekolah. Setelahnya, Dikbud Tomohon akan melakukan kajian dan meminta persetujuan kepala daerah, guna legalisasi pembelajaran yang tentunya menerapkan prokes.

“Laporan yang dimasukkan baik SD dan SMP di Tomohon lewat draf aplikasi yang diserahkan kementerian. Sudah masuk dan kita terima. Jumlah SD yang siap itu ada 35. Sementara untuk SMP baik negeri dan swasta sudah ada 20 yang memasukkan laporan. Kajian untuk melaksanakan PTM ini, sudah selesai dibuat. Nantinya dikonsultasikan dengan pak wali kota, untuk otoritas pelaksanaan kegiatan nantinya,” bebernya.

Di tempat yang sama Sekretaris Dinas Zetly Pontoan menambahkan, teknis pelaksanaan kegiatan belajar tatap muka nantinya, masih mengacu penerapan prokes. Dengan komposisi tingkat keterisian ruang kelas, tak melebihi 50 persen. Pun dengan siswa yang tak diizinkan orang tuanya, pembelajaran daring dan guru keliling. Masih akan diberlakukan hingga kembali normal.

“Ada juga memang siswa yang belum diizinkan kembali ke sekolah. Nah, menjamin masih berlangsungnya proses belajar mengajar, kita masih memaksimalkan pembelajaran daring. Bagi yang terkendala jaringan, ada juga guru keliling,” ujar dia.

Sembari menambahkan, kiranya upaya mendukung kembali diberlakukannya PTM. Dapat disukseskan seluruh masyarakat, lebih lagi dengan bersama-sama menerapkan prokes secara disiplin. Guna kembali menopang pulihnya kondisi daerah.(yol/gnr)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Artikel Terbaru