28.6 C
Manado
Kamis, 13 Mei 2021
spot_img
spot_img

Tomohon Smart City, Simak Konsepnya

MANADOPOST.ID — Menopang terwujudnya layanan publik yang prima, berdaya saing selaras dengan perkembangan teknologi informasi. Terus menjadi perhatian Pemerintah Kota Tomohon, menjadi Kota Digital.

Semisal, Kamis (29/4) kemarin, Wali Kota-Wakil Wali Kota Tomohon Caroll Senduk-Wenny Lumentut (CS-WL). Secara resmi melaunching Internet Gratis se-Kelurahan Kota Tomohon, di Kantor Kelurahan Kakaskasen Dua, Kecamatan Tomohon Utara.

Selain menghadirkan fasilitas teknologi informasi tersebut, ada beberapa hal yang disentil Wali Kota Caroll Senduk, diantaranya masih tingginya akses konten negatif pada anak-anak berstatus siswa.

“Menghadirkan fasilitas WiFi Gratis baik di kelurahan dan nantinya akan dilanjutkan ke sekolah-sekolah di Tomohon. Harus memberikan dampak positif bagi peningkatan sumber daya manusia kita. Bukannya memberikan ruang bagi anak-anak sekolah utamanya, untuk mengakses konten-konten yang berbau negatif, porno dan non-pluralisme. Saya dapat laporan, konsumsi internet pada anak-anak sekolah, mengakses konten pornografi masih tinggi. Ini harus menjadi perhatian bagi seluruh pihak,” ungkap CS, sapaan akrab wali kota dalam sambutannya.

Atasnya, dirinya meminta peran aktif orang tua, sekolah dan masyarakat di lingkungan peserta didik. Untuk bersama-sama mengawasi, memberikan edukasi dan pemahaman. Jika pemanfaatan teknologi informasi yang berkembang pesat, harus sesuai dengan ketentuan dan prosedur yang berlaku.

“Peran sekolah, masyarakat apalagi orang tua murid ini sangat vital. Mengawasi penggunaan gadget anak-anak. Dampingi dan berikan mereka pemahaman, bahwa internet dipergunakan untuk menambah nilai tambah, mengakses informasi dan pendidikan. Bukannya sebaliknya,”  tukas CS.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Daerah (Dikda) Kota Tomohon Dr Dolvin Karwur menyebutkan, upaya literasi dan edukasi sekaligus antisipasi terjadi penyalahgunaan internet bagi siswa di Kota Bunga. Terus dioptimalkan pihaknya bersama-sama dengan orang tua murid.

“Anak-anak selalu kita berikan pemahaman dan pengetahuan, informasi apa saja yang bisa diakses. Dan mana yang belum sepantasnya untuk diakses. Peran orang tua juga terus kita perkuat, memberikan imbauan jika peserta didik berada di rumah. Agar selalu mengawasi anak kala menggunakan smartphone. Biar teknologi ini tepat sasaran mendorong proses lahirnya generasi penerus yang unggul dan hebat,” kata dia.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Daerah Kota Tomohon Novi Politon SE MM menjelaskan, pemasangan internet gratis, yang nantinya menyasar ke 44 kelurahan se-Kota Bunga. Dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan. Selain itu, pihaknya bersama dengan rekan kerja penyedia layanan, berupaya menghadirkan fasilitas WiFi Gratis. Sampai ke seluruh sekolah bahkan pasar tradisional di Kota Tomohon.

“Untuk tahap pertama ini, ada 10 kelurahan secara serentak kita pasangkan internet gratis nya. Pasar Wilken ada perwakilan pedagang juga, sekolah ada juga beberapa. Selain itu, dengan kerja sama Diskominfo  bersama PT Telkom, nantinya seluruh kantor kelurahan akan dipasangkan WiFi Gratis juga. Kita targetkan bisa rampung dalam kurun waktu dua bulan ke depan,” ujar Politon.

“Program ini tentunya akan mendorong cita-cita Pak Wali-Wawali yang ingin menjadikan Tomohon sebagai kota berjuluk Smart City. Dan mewujudkan hal ini, menghadirkan fasilitas dan sarana pendukung semisal WiFi ini, penting untuk disegerakan,” kuncinya. (*)

Julius Laatung
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Artikel Terbaru