24.4 C
Manado
Minggu, 26 Juni 2022

Banner Mobile (Anymind)

Praseno Hadi ‘Reyen’ Sekprov pada Hahal bi Halal dan Silaturahmi di Mesjid Agung Tomohon

- Advertisement -

MANADOPOST.ID—Dr Praseno Hadi SE MM menyampaikan rasa syukurnya. “Saya belum 24 jam menjadi Penjabat (Pj) Sekprov Sulut. Alhamdulillah, saya tugas pertama (sebagai Pj Sekprov) pada kegiatan yang dilaksanakan di masjid,” kata Praseno.

Wakil Walikota Tomohon Wenny Lumentut dan ratusan jamaah menyambutnya dengan tepuk tangan meriah. “Tadinya yang menyampaikan sambutan Bapak Gubernur adalah Karo Ekonomi Pak Lukman Lapadengan. Beliau sudah hadir di sini. Tapi saya ditelepon Pak Gubernur, harus hadir dan menyampaikan sambutan beliau. Terima kasih saya dapat bersilaturhami dengan warga Tomohon, dan bersyukur karena ini tugas saya pertama sebagai Penjabat Sekprov Sulut,” katanya.

Praseno Hadi mewakili Gubernur Sulut Olly Dondokambey pada Halal Bi Halal dan Silaturahmi bersama Gubernur Sulut dan Walikota Tomohon di pelataran Mesjid Agung Al-Mujahidin Tomohon, Sabtu (28/5). Asisten II Bidang Ekonomi Pembangunan Sekprov Sulut itu dilantik Wagub Steven Kandow sebagai Pj Sekprov Sulut di Kantor Gubernur, Jumat siang (27/5).

Hadir pada acara Halal Bi Halal dan Silaturahmi tersebut antara lain Praseno Hadi, Wenny Lumentut, Lukman Lapadengan, Ketua Baznas Sulut Abid Takalamingan, Ketua Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Sulut Suhendro Boroma, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tomohon Dr dr Elong Abeng, Sekretaris Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Sulut Ir Hamzah Latief, dan tokoh muslim Tomohon Drs W Suharto.

- Advertisement -

Pras, sapaan akrab Praseno Hadi, menyampaikan agar warga muslim Tomohon bersama seluruh warga Tomohon senantiasa bekerjasama, membangun hubungan yang baik dan mendukung kegiatan-kegiatan pemerintah untuk memajukan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan warga Kota Tomohon. “Mari kita jaga, pelihara kerukunan dan kedamaian di Kota Tomohon dan terus berpartisipasi aktif memajukan pembangunan dan kesejahteraan warga Tomohon,” katanya.

Ketua Yayasan Mesjid Agung Al-Mujahidin Tomohon Abdul Mahmud menyampaikan terima kasih atas perhatian Gubernur Sulut Olly Dondokambey dan Walikota Tomohon Carol Senduk. “Terima kasih atas perhatian Pak Gubernur dan kehadiran Pak Sekprov bersama Wakil Walikota Tomohon Wenny Lumentut pada kegiatan ini,” kata Mahmud.

Mahmud mengapresiasi prestasi Gubernur Sulut Olly Dondokambey dan Wagub Steven Kandow yang terus menjaga Sulut sebagai daerah aman damai di Indonesia. “Kita juga salut dan bangga atas capaian Tomohon dibawah kepemimpinan Walikota Carol Senduk dan Wawali Wenny Lumentut yang masuk 10 besar kota paling toleran di Indonesia,” kata Mahmud.

“Mari kita terus jaga, pelihara, tingkatkan dan lestarikan capaian dan prestasi yang sudah diraih oleh Tomohon, kota sejuk dan kota religius ini,’’ ujar Mahmud.

Wakil Walikota Tomohon Wenny Lumentut SE menyambut baik kegiatan ini. “Saya mengajak, kita semua terus menjaga kedamaian, kerukunan, kesejukan dan kebersamaan sesama warga dan pemerintah di Kota Tomohon,” kata Wenny. Mantan Wakil Ketua Deprov Sulut ini melanjutkan, ”semua itu merupakan modal yang sangat penting dan utama untuk meningkatkan pembangunan dan kesejahteraan warga Tomohon.”

Yaser bin Salim Bachmid yang membawakan hikmah dan mutiara Halal Bi Halal pada kegiatan ini mengajak warga muslim Tomohon agar membangun hubungan yang baik dan bekerjasama dengan pemerintah dan warga Tomohon pada umumnya.

“Jika ada kesahalan dan kehilafan, cepat-cepat saling memaafkan. Jaga dan tingkatkan terus komunikasi, hubungan dan kerjasama yang baik agar tidak timbul salah persepsi, atau hal-hal yang bisa ditunggangi oleh oknum-oknum tertentu untuk menggangu kerukunan dan kedamaian di Kota Tomohon,” ujar Yaser.

Staf Khusus Gubernur Sulut ini menyampaikan, sifat dasar manusia adalah salah, khilaf dan lemah. Karena itu dibutuhkan sikap saling memaafkan antar sesama manusia tanpa memandang latar belakang agama, suku dan golongannya.

Yaser menekankan, saling memaafkan dan terus menjaga silaturahmi, memelihara hubungan yang baik dengan sesama manusia berlangsung sepanjang waktu dan di semua tempat . Bukan terbatas pada setelah melaksanakan ibadah puasa Ramadhan. “Itulah inti dari hikmah dan mutiara halal bi halal,” kata Yaser . (ril)

MANADOPOST.ID—Dr Praseno Hadi SE MM menyampaikan rasa syukurnya. “Saya belum 24 jam menjadi Penjabat (Pj) Sekprov Sulut. Alhamdulillah, saya tugas pertama (sebagai Pj Sekprov) pada kegiatan yang dilaksanakan di masjid,” kata Praseno.

Wakil Walikota Tomohon Wenny Lumentut dan ratusan jamaah menyambutnya dengan tepuk tangan meriah. “Tadinya yang menyampaikan sambutan Bapak Gubernur adalah Karo Ekonomi Pak Lukman Lapadengan. Beliau sudah hadir di sini. Tapi saya ditelepon Pak Gubernur, harus hadir dan menyampaikan sambutan beliau. Terima kasih saya dapat bersilaturhami dengan warga Tomohon, dan bersyukur karena ini tugas saya pertama sebagai Penjabat Sekprov Sulut,” katanya.

Praseno Hadi mewakili Gubernur Sulut Olly Dondokambey pada Halal Bi Halal dan Silaturahmi bersama Gubernur Sulut dan Walikota Tomohon di pelataran Mesjid Agung Al-Mujahidin Tomohon, Sabtu (28/5). Asisten II Bidang Ekonomi Pembangunan Sekprov Sulut itu dilantik Wagub Steven Kandow sebagai Pj Sekprov Sulut di Kantor Gubernur, Jumat siang (27/5).

Hadir pada acara Halal Bi Halal dan Silaturahmi tersebut antara lain Praseno Hadi, Wenny Lumentut, Lukman Lapadengan, Ketua Baznas Sulut Abid Takalamingan, Ketua Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Sulut Suhendro Boroma, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tomohon Dr dr Elong Abeng, Sekretaris Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Sulut Ir Hamzah Latief, dan tokoh muslim Tomohon Drs W Suharto.

Pras, sapaan akrab Praseno Hadi, menyampaikan agar warga muslim Tomohon bersama seluruh warga Tomohon senantiasa bekerjasama, membangun hubungan yang baik dan mendukung kegiatan-kegiatan pemerintah untuk memajukan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan warga Kota Tomohon. “Mari kita jaga, pelihara kerukunan dan kedamaian di Kota Tomohon dan terus berpartisipasi aktif memajukan pembangunan dan kesejahteraan warga Tomohon,” katanya.

Ketua Yayasan Mesjid Agung Al-Mujahidin Tomohon Abdul Mahmud menyampaikan terima kasih atas perhatian Gubernur Sulut Olly Dondokambey dan Walikota Tomohon Carol Senduk. “Terima kasih atas perhatian Pak Gubernur dan kehadiran Pak Sekprov bersama Wakil Walikota Tomohon Wenny Lumentut pada kegiatan ini,” kata Mahmud.

Mahmud mengapresiasi prestasi Gubernur Sulut Olly Dondokambey dan Wagub Steven Kandow yang terus menjaga Sulut sebagai daerah aman damai di Indonesia. “Kita juga salut dan bangga atas capaian Tomohon dibawah kepemimpinan Walikota Carol Senduk dan Wawali Wenny Lumentut yang masuk 10 besar kota paling toleran di Indonesia,” kata Mahmud.

“Mari kita terus jaga, pelihara, tingkatkan dan lestarikan capaian dan prestasi yang sudah diraih oleh Tomohon, kota sejuk dan kota religius ini,’’ ujar Mahmud.

Wakil Walikota Tomohon Wenny Lumentut SE menyambut baik kegiatan ini. “Saya mengajak, kita semua terus menjaga kedamaian, kerukunan, kesejukan dan kebersamaan sesama warga dan pemerintah di Kota Tomohon,” kata Wenny. Mantan Wakil Ketua Deprov Sulut ini melanjutkan, ”semua itu merupakan modal yang sangat penting dan utama untuk meningkatkan pembangunan dan kesejahteraan warga Tomohon.”

Yaser bin Salim Bachmid yang membawakan hikmah dan mutiara Halal Bi Halal pada kegiatan ini mengajak warga muslim Tomohon agar membangun hubungan yang baik dan bekerjasama dengan pemerintah dan warga Tomohon pada umumnya.

“Jika ada kesahalan dan kehilafan, cepat-cepat saling memaafkan. Jaga dan tingkatkan terus komunikasi, hubungan dan kerjasama yang baik agar tidak timbul salah persepsi, atau hal-hal yang bisa ditunggangi oleh oknum-oknum tertentu untuk menggangu kerukunan dan kedamaian di Kota Tomohon,” ujar Yaser.

Staf Khusus Gubernur Sulut ini menyampaikan, sifat dasar manusia adalah salah, khilaf dan lemah. Karena itu dibutuhkan sikap saling memaafkan antar sesama manusia tanpa memandang latar belakang agama, suku dan golongannya.

Yaser menekankan, saling memaafkan dan terus menjaga silaturahmi, memelihara hubungan yang baik dengan sesama manusia berlangsung sepanjang waktu dan di semua tempat . Bukan terbatas pada setelah melaksanakan ibadah puasa Ramadhan. “Itulah inti dari hikmah dan mutiara halal bi halal,” kata Yaser . (ril)

Most Read

Artikel Terbaru

/