Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

FDW Tanam Cinta Rupiah Sejak Dini Bangun Generasi Emas Minsel dari Bangku SD

Asyer Rokot • Rabu, 28 Januari 2026 | 18:44 WIB
Photo
Photo

 

MANADOPOST.ID-- Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan terus menegaskan komitmennya dalam membangun sumber daya manusia (SDM) unggul sejak usia dini. Hal itu ditunjukkan Bupati Minahasa Selatan, Franky Donny Wongkar, (FDW), saat membuka secara resmi Lomba Yel-Yel Edukatif Cinta, Bangga, Paham (CBP) Rupiah serta pendalaman Metode Gasing bagi siswa Sekolah Dasar, Selasa (27/1), di Aula Waleta Kantor Bupati Minahasa Selatan.

Kegiatan yang digelar dalam rangka Hari Jadi ke-23 Kabupaten Minahasa Selatan ini menjadi langkah strategis pemerintah daerah dalam menanamkan literasi keuangan dan numerasi sejak dini, melalui pendekatan kreatif, edukatif, dan menyenangkan.

Bupati Franky Donny Wongkar dalam sambutannya menegaskan bahwa pendidikan tidak hanya soal capaian akademik, tetapi juga pembentukan karakter, pola pikir, dan kesiapan generasi muda menghadapi tantangan masa depan. Menurutnya, penguatan literasi keuangan dan numerasi sejak bangku sekolah dasar merupakan investasi jangka panjang bagi kemajuan daerah.

“Melalui kegiatan ini, anak-anak tidak hanya belajar berhitung dan memahami nilai uang, tetapi juga menumbuhkan rasa cinta dan bangga terhadap Rupiah sebagai simbol kedaulatan negara. Ini bagian dari membangun karakter dan kesadaran finansial generasi masa depan Minahasa Selatan,” ujar FDW.

 

Ia menambahkan, penguasaan numerasi yang baik melalui Metode Gasing (Gampang, Asyik, dan Menyenangkan) akan membantu siswa memahami matematika secara logis dan aplikatif, sekaligus meningkatkan rasa percaya diri dalam belajar.

Kegiatan ini terselenggara atas sinergi Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan bersama Bank Indonesia. Kolaborasi tersebut dinilai sebagai contoh konkret kemitraan strategis antara pemerintah daerah dan mitra nasional dalam memperkuat fondasi pendidikan dasar.

FDW menegaskan, Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan akan terus mendorong program-program pendidikan yang inklusif, inovatif, dan berorientasi pada pembentukan SDM yang cerdas, mandiri, dan berkarakter, sejalan dengan nilai-nilai Pancasila.

“Pendidikan yang berkualitas adalah kunci utama dalam menyiapkan generasi emas Minahasa Selatan. Karena itu, pemerintah daerah berkomitmen menghadirkan program yang tidak hanya mencerdaskan, tetapi juga membentuk mental dan karakter anak-anak kita,” tegasnya.

Sementara itu, lomba yel-yel edukatif CBP Rupiah dan pendalaman Metode Gasing juga menjadi sarana pengembangan kreativitas, kerja sama tim, sportivitas, serta semangat berkompetisi secara sehat di kalangan siswa sekolah dasar.

Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Minahasa Selatan, Elsje Rosje Wongkar-Sumual, yang juga Anggota DPRD Kabupaten Minahasa Selatan dari Fraksi PDI Perjuangan, selaku Dewan Juri; Sekretaris TP-PKK Kabupaten Minahasa Selatan, Dr. Rine Kawatu-Kaunang, dosen Fakultas Pertanian Universitas Sam Ratulangi Manado, selaku Dewan Juri, serta Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Utara, Darmawan Tohab Hutabarat, selaku Dewan Juri.

Turut hadir pula para Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Pejabat Administrator Pemkab Minahasa Selatan, para kepala sekolah, guru, tenaga pendidik, serta para pelatih Metode Gasing.

Melalui momentum Hari Jadi ke-23 Kabupaten Minahasa Selatan ini, pemerintah daerah berharap kegiatan tersebut menjadi penguat fondasi pendidikan dasar sekaligus langkah nyata menyiapkan generasi muda yang cerdas, berkarakter, dan siap bersaing di masa depan. (Asyer Rokot)

Editor : Asyer Rokot