Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Matangkan Arah Pembangunan Tahun Depan, Musrenbang Kecamatan Talawaan Bahas Isu Strategis, Dua Legislator Ini Siap Perjuangkan Aspirasi Desa

Jendry Dahar • Rabu, 4 Februari 2026 | 21:42 WIB


Photo
Photo

MANADOPOST.ID—Pemerintah Kecamatan Talawaan menunjukkan keseriusan dalam menata arah pembangunan daerah dengan menggelar tiga agenda strategis Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) secara beruntun, Rabu (4/2/2026), di BPU Desa Talawaan.

 

Tiga agenda tersebut meliputi Musrenbang Anak, Pra Musrenbang Tematik Stunting, serta Musrenbang RKPD Tingkat Kecamatan Talawaan Tahun 2026 untuk penyusunan usulan program pada APBD Tahun Anggaran 2027.

 

Langkah ini menegaskan komitmen Pemerintah Kecamatan Talawaan dalam menghadirkan perencanaan pembangunan yang partisipatif, inklusif, dan selaras dengan kebijakan nasional maupun daerah.

 

Musrenbang Anak menjadi agenda pembuka. Kegiatan ini diikuti perwakilan anak-anak dari 12 desa se-Kecamatan Talawaan, sebagai bentuk nyata pelibatan anak dalam proses perencanaan pembangunan.

 

Forum ini menjadi ruang bagi anak-anak untuk menyuarakan aspirasi mereka, sekaligus memastikan pembangunan ke depan semakin ramah anak dan berorientasi pada masa depan generasi muda.

 

Selain itu, Pra Musrenbang Tematik Stunting turut digelar sebagai upaya memperkuat sinergi lintas sektor dalam percepatan penurunan angka stunting. Isu ini menjadi salah satu prioritas utama pembangunan nasional dan daerah, sehingga membutuhkan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah desa hingga instansi teknis.

 

Puncak kegiatan ditandai dengan pelaksanaan Musrenbang RKPD Kecamatan Talawaan. Dari forum tersebut, tercatat 51 usulan pembangunan yang diajukan 12 desa. Setelah melalui proses validasi dan sinkronisasi bersama Bappeda Kabupaten Minahasa Utara, jumlah usulan disepakati menjadi 50 usulan, dengan ketentuan setiap desa menetapkan satu usulan prioritas.

 

Dalam forum tersebut, Wakil Ketua DPRD Minahasa Utara, Cynthia Erkles, menekankan pentingnya perhatian serius pemerintah desa terhadap program pemerintah pusat. Salah satunya soal pengelolaan sampah.

 

Ia mengingatkan, isu sampah telah menjadi perhatian pemerintah pusat, sebagaimana ditegaskan Presiden Republik Indonesia dalam Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026.

 

“Pengelolaan sampah harus menjadi perhatian bersama. Ini bukan lagi isu lokal, tetapi sudah menjadi kebijakan strategis nasional,” tegas Cynthia.

 

Sementara itu, Anggota DPRD Minahasa Utara, Chris Yodi Longdong, memastikan seluruh hasil Musrenbang Kecamatan Talawaan akan menjadi perhatian DPRD.

 

Ia menegaskan, apabila terdapat usulan desa yang belum terakomodir dalam program Pemerintah Kabupaten, maka DPRD akan memperjuangkannya melalui pokok-pokok pikiran (Pokir) DPRD.

 

“Usulan dari desa adalah kebutuhan riil masyarakat. Jika belum terakomodir di APBD, kami akan dorong melalui mekanisme Pokir DPRD,” ujarnya.

 

Camat Talawaan, Alexander Warbung, berharap seluruh usulan yang telah dirumuskan dapat diakomodir dan menjadi program prioritas pada Musrenbang tingkat Kabupaten Minahasa Utara.

 

Selain itu, Warbung juga memaparkan perkembangan rencana pembangunan Gerai Koperasi Desa Merah Putih di Kecamatan Talawaan. Hingga saat ini, terdapat empat desa yang telah menyiapkan lahan, yakni Desa Mapanget, Desa Talawaan, Desa Wusa, dan Desa Winetin. Dari jumlah tersebut, Desa Talawaan dan Desa Winetin bahkan telah memulai tahap pembangunan.

 

Dorongan juga datang dari Danramil Dimembe, Kapten Czi Robby Witjaksono, yang meminta seluruh pihak terkait untuk lebih aktif mempercepat pembangunan gerai Koperasi Desa Merah Putih.

 

Menurutnya, keberadaan koperasi desa menjadi salah satu kunci penguatan ekonomi lokal dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

 

“Koperasi desa harus didorong agar segera terwujud, karena ini menyentuh langsung perekonomian masyarakat,” tegasnya.

 

Rangkaian Musrenbang Kecamatan Talawaan ini diharapkan mampu menghasilkan perencanaan pembangunan yang tepat sasaran, terintegrasi, dan berkelanjutan, sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat di tingkat desa.

 

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kadis PMD Minahasa Utara Fredrik Tulengkey, Kepala Bappeda Hanny Tambani, para hukum tua, serta perwakilan BKAD, PLKB, dan Dinas Pendidikan. (jen)

Editor : Angel Rumeen