Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Jelang Ramadhan–Idul Fitri 2026, Pemkab Minut Pastikan Stok dan Harga Bapok Stabil

Ridel Palar • Senin, 16 Februari 2026 | 17:35 WIB
Photo
Photo

 

MANADOPOST.ID — Menjelang bulan suci Ramadhan hingga perayaan Idul Fitri 2026, Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara memastikan ketersediaan dan harga bahan kebutuhan pokok tetap dalam kondisi stabil.

 

Bupati Minahasa Utara Joune Ganda melalui Kepala Dinas Perdagangan Minut, Maximelian Tapada, menyampaikan bahwa pengawasan dilakukan secara intensif di pasar tradisional maupun jalur distribusi guna mengantisipasi kelangkaan stok dan lonjakan harga menjelang hari besar keagamaan.

 

“Pemerintah rutin melakukan monitoring harga dan ketersediaan stok agar tetap stabil. Sejumlah bahan pokok seperti beras, telur ayam, daging ayam, minyak goreng, gula pasir, bawang, cabai, hingga LPG 3 kilogram dalam kondisi tersedia dan mencukupi kebutuhan masyarakat,” ujar Tapada.

 

Selain pengawasan pasar, Pemkab Minut juga menyiapkan langkah intervensi melalui program pasar murah yang akan digelar di sejumlah pasar tradisional dan desa di 10 kecamatan.

 

Program tersebut, lanjut Tapada, merupakan bagian dari kebijakan Bupati Joune Ganda bersama Wakil Bupati Kevin William Lotulong untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus menekan laju inflasi daerah.

 

“Pasar murah ini bertujuan membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau serta menjaga stabilitas ekonomi lokal,” tambahnya.

 

Di sisi lain, pemerintah daerah juga terus mengoptimalkan peran Kios Inflasi atau Kios Pangan sebagai alternatif pembelian komoditas dengan harga lebih rendah dibandingkan harga pasar umum.

 

Pemkab Minahasa Utara berharap kombinasi pengawasan distribusi, monitoring harga, serta pelaksanaan pasar murah dapat menjaga stabilitas pasokan dan harga bahan pokok sejak awal Ramadhan hingga Idul Fitri 2026.

 

“Stabilitas harga dan ketersediaan stok menjadi prioritas kami agar masyarakat dapat menjalankan ibadah dan merayakan hari raya dengan tenang,” tandas Tapada. (Del)

Editor : Ridel Palar