MANADOPOST.ID — Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara menggelar Forum Perangkat Daerah/Lintas Perangkat Daerah dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) dan Rencana Kerja Perangkat Daerah (Renja PD) Tahun 2027. Kegiatan berlangsung di Aula Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Minahasa Utara, Rabu (25/2).
Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPRD Minut Vonny Rumimpunu, jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para camat, dan tamu undangan.
Sambutan sekaligus pembukaan kegiatan disampaikan Bupati Minahasa Utara yang diwakili Asisten II Robby Parengkuan.
Dalam sambutannya ditegaskan bahwa penyusunan RKPD 2027 dilakukan secara simultan dengan Renja Perangkat Daerah, sehingga forum lintas perangkat daerah menjadi wadah strategis untuk membangun komitmen bersama dalam menentukan program, kegiatan, serta indikator kinerja yang selaras dengan sasaran dan prioritas pembangunan daerah sebagaimana tertuang dalam RPJMD Minahasa Utara 2025–2029.
“Forum ini menjadi ruang sinkronisasi agar program dan kegiatan benar-benar terintegrasi, bersinergi, serta selaras hingga tingkat kabupaten, provinsi, dan nasional,” ujar Parengkuan.
Ia menambahkan, tahapan perencanaan telah melalui pendekatan bottom-up, mulai dari musyawarah dusun, desa, hingga kecamatan. Karena itu, delegasi kecamatan diharapkan aktif menyampaikan aspirasi masyarakat yang telah dijaring melalui Musrenbang.
Fokus Transformasi Menuju Minut Hebat
Tema pembangunan Kabupaten Minahasa Utara tahun 2027 adalah “Percepatan Peletakan Fondasi Transformasi Menuju Minahasa Utara Hebat sebagai Hub Logistik yang Maju dan Berkelanjutan”.
Tema tersebut dijabarkan dalam 13 prioritas pembangunan daerah, meliputi:
Pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia
Pertanian dan perkebunan
Pariwisata dan perikanan
Pembangunan desa dan kelurahan
Infrastruktur daerah
Reformasi birokrasi dan pelayanan publik
Teknologi komunikasi dan informasi
Kepemudaan dan olahraga
Kesehatan dan kesejahteraan masyarakat
Energi dan lingkungan hidup
Pelestarian budaya
UMKM dan ekonomi kreatif
Perencanaan pembangunan, lanjutnya, harus fleksibel, adaptif, serta inklusif guna menciptakan kebijakan yang adil dan berkelanjutan.
“Pembangunan harus direncanakan secara realistis dan konkret. Tanpa perencanaan yang baik, kita tidak akan tahu arah pembangunan yang ingin dicapai,” tegasnya.
Dengan mengucap syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, Forum Perangkat Daerah dan Lintas Perangkat Daerah dalam rangka penyusunan RKPD dan Renja Perangkat Daerah Tahun 2027 resmi dibuka.
Hingga berita ini ditayangkan, kegiatan masih berlangsung. (Del)
Editor : Ridel Palar