Kegiatan ini diprakarsai oleh para pecinta alam se-Langowan Raya, yang bersatu sebagai panitia pelaksana.
Ketua KPSDA Ta'aretes Tumaratas, Benix Mewengkang, selaku perwakilan panitia menyampaikan bahwa momentum ini menjadi simbol kebersamaan dan cinta tanah air di kalangan generasi muda pencinta alam.
"Kebersamaan ini adalah wujud nyata semangat kemerdekaan yang tidak pernah padam, meski diperingati di tengah alam. Kami ingin menunjukkan bahwa nasionalisme bisa dirayakan di mana saja, termasuk di Base Camp Gunung Soputan," ujar Benix.
Yani Saisab, salah satu pecinta alam, menyatakan pentingnya menjaga semangat persatuan dan kepedulian terhadap lingkungan. "Kami hadir bukan hanya untuk memperingati kemerdekaan, tetapi juga untuk mengingatkan bahwa alam adalah bagian dari perjuangan kita," tukasnya.
Sementara itu, Ketua Forum Komunikasi Pecinta Alam (FKPA) Sulut, Nanvie Tagah, mengakui kekompakan dan antusiasme komunitas pecinta alam di Langowan Raya patut diapresiasi.
"Saya salut dengan semangat teman-teman di Langowan. Di alam terbuka pun, semangat itu bisa tumbuh dengan kuat, bahkan lebih bermakna.
Sehingga kita tidak hanya mengenang kemerdekaan, tetapi juga merawat warisan alam yang dititipkan kepada kita," tutur Tagah.(ryn)