Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Total Luas Lahan Budidaya Tanaman Krisan di Jawa Barat Capai 2,8 Juta Meter Persegi

Alfianne Lumantow • Jumat, 27 Juni 2025 | 11:59 WIB
Photo
Photo

MANADOPOST.ID- Budidaya tanaman hias di Jawa Barat terus menunjukkan geliat positif, khususnya untuk dua jenis populer yakni Keladi Hias (Caladium) dan Krisan (Chrysanthemum).

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Barat, total luas lahan budidaya krisan di provinsi ini mencapai 2.862.263 meter persegi pada tahun 2024, naik dari 2.755.860 meter persegi pada tahun sebelumnya.

Cianjur tercatat sebagai daerah penghasil krisan terbesar dengan kontribusi sangat signifikan, yakni 1.772.000 meter persegi pada tahun 2024, naik dari 1.733.000 m² pada 2023. Ini menjadikan Cianjur sebagai pusat budidaya krisan di Jawa Barat, unggul jauh dari daerah lainnya.

Sementara itu, Kabupaten Bandung Barat juga masih mempertahankan peran penting dalam produksi krisan, dengan luas lahan mencapai 388.740 m² pada tahun 2024.

Meski mengalami sedikit penurunan dari tahun sebelumnya (397.520 m²), Bandung Barat tetap menjadi wilayah penting dalam peta hortikultura tanaman hias.

Daerah lain yang menunjukkan peningkatan adalah Sumedang, dengan luasan tanam yang naik dari 320 m² menjadi 1.240 m², serta Purwakarta yang mulai mencatatkan data budidaya krisan sebesar 2.000 m² pada 2024.

Kota Bandung juga mencatatkan budidaya kecil sebesar 140 m², naik dari 50 m² tahun sebelumnya. Meskipun skalanya kecil, hal ini menunjukkan minat yang mulai tumbuh di wilayah perkotaan.

Sementara itu, untuk Keladi Hias (Caladium), Kabupaten Sukabumi menjadi satu-satunya daerah yang mencatatkan data signifikan, yaitu 606.000 meter persegi pada 2024, naik dari 514.500 m² pada 2023. Ini menunjukkan bahwa Sukabumi mulai mengembangkan potensi tanaman hias tropis yang memiliki nilai jual tinggi dan estetika menarik.

Adapun beberapa kabupaten dan kota lain seperti Bogor, Garut, Cimahi, dan Depok tidak mencatatkan data budidaya krisan maupun keladi hias pada periode tersebut. 

Editor : Clavel Lukas
#jawa barat #Krisan