26.4 C
Manado
Sabtu, 2 Juli 2022

Larangan Mudik 2021 Bawa Berkah, Ini Jasa Paling Menguntungkan

Menurut Akbar, para pelaku usaha logistik perlu menyerap lebih banyak sumber daya manusia (SDM) untuk mengatasi lonjakan permintaan. Selain itu, mereka perlu meningkatkan performa teknologinya.

”Dengan maraknya platform pengiriman barang, track dan tracking, sampai ke fintech pembayaran, para pengusaha logistik terbantu inline dengan para pengusaha e-commerce,” paparnya.

Sementara itu, Ketua Umum Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) Yukki Nugrahawan Hanafi mengimbau para pelaku usaha logistik untuk berkolaborasi. Menurut dia, ada empat sektor ideal yang bisa berkolaborasi dengan logistik. Yakni, agritech, platform dagang elektronik (e-commerce), ride-hailing, dan health care.

Yukki menyatakan bahwa empat sektor yang disebutkan itu akan mengalami peningkatan demand sampai Lebaran. Agritech yang identik dengan pangan akan tetap sibuk sampai hari raya. Transaksi e-commerce dan ride-hailing juga pasti akan naik.

Menurut Akbar, para pelaku usaha logistik perlu menyerap lebih banyak sumber daya manusia (SDM) untuk mengatasi lonjakan permintaan. Selain itu, mereka perlu meningkatkan performa teknologinya.

”Dengan maraknya platform pengiriman barang, track dan tracking, sampai ke fintech pembayaran, para pengusaha logistik terbantu inline dengan para pengusaha e-commerce,” paparnya.

Sementara itu, Ketua Umum Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) Yukki Nugrahawan Hanafi mengimbau para pelaku usaha logistik untuk berkolaborasi. Menurut dia, ada empat sektor ideal yang bisa berkolaborasi dengan logistik. Yakni, agritech, platform dagang elektronik (e-commerce), ride-hailing, dan health care.

Yukki menyatakan bahwa empat sektor yang disebutkan itu akan mengalami peningkatan demand sampai Lebaran. Agritech yang identik dengan pangan akan tetap sibuk sampai hari raya. Transaksi e-commerce dan ride-hailing juga pasti akan naik.

Most Read

Artikel Terbaru

/