24.4 C
Manado
Sabtu, 20 Agustus 2022

Hari Penerbangan, Lion Air Buka Rute-Destinasi Baru: Labuan Bajo Terbang Langsung dari Surabaya

MANADOPOST.ID-Inovasi terus dilakukan Lion Air. Di tengah peringatan hari penerbangan internasional 7 Desember mendatang, maskapai dengan kode penerbangan JT ini, membuka rute dan destinasi baru.

Melayani penerbangan Labuan Bajo, yang terbang langsung dari Surabaya. Yang pada (1/12) hari ini, resmi dibuka dengan penerbangan penumpang berjadwal langsung dari Surabaya, melalui Bandar Udara Internasional Juanda di Sidoarjo, Jawa Timur (SUB). Ke Bandar Udara Internasioal Komodo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (LBJ.

Hal ini disampaikan Corporate Communications Strategic of Lion Air Danang Mandala Prihantoro. “Terbang perdana dengan pilihan jadwal penerbangan terbaik, merupakan fokus utama Lion Air dalam menjawab permintaan para penumpang antardestinasi (Surabaya dan Labuan Bajo) di jaringan domestik. Dan bagian upaya dalam meningkatkan tren permintaan perjalanan udara. Serta mengembalikan kepercayaan bahwa terbang itu aman, sehat dan menyenangkan,” tegasnya.

Diketahui jadwal penerbangan pergi pulang (PP), terdapat perbedaan waktu antara Surabaya dan Labuan Bajo. Yakni Lion Air penerbangan nomor JT-810 berangkat dari Bandar Udara Internasional Juanda pukul 06.10 WIB (Waktu Indonesia Barat, GMT+ 07), dan tiba di Bandar Udara Internasional Komodo (LBJ) pukul 08.40 WITA (Waktu Indonesia Tengah, GMT+ 08). Pun Lion Air bernomor JT-811 mengudara dari Bandar Udara Internasional Komodo pada 09.20 WITA dan mendarat di Bandar Udara Internasional Juanda pukul 09.50 WIB.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

Tak hanya itu, tarif tiket spesial untuk satu kali terbang (one way) di rute Surabaya ke Labuan Bajo mulai dari Rp1.013.500. Untuk harga tiket satu kali penerbangan Labuan Bajo – Surabaya mulai dari Rp1.067.300. Dan dalam menyediakan penerbangan, Lion Air memberikan gratis bagasi 20kg. ” Lion Air mengucapkan terima kasih atas kerjasama dan koordinasi yang baik dari pemerintah Kabupaten Manggarai Barat, regulator, pengelola bandar udara, pengatur lalu lintas udara AirNav Indonesia, UPBU Komodo, serta berbagai pihak terkait lainnya. Sehingga penerbangan perdana Lion Air dapat berjalan lancar,” tambahnya.

Sebelumnya pelepasan terbang pertama dari Bandar Udara Internasional Juanda, dilakukan penguntingan pita oleh Area Manager Lion Air Group Jawa Timur Dyfi Suciati, plt Station Manager Lion Air Group Juanda Yogi Gemananda serta seluruh awak pesawat. Yakni Capt Rudi Ivan Pangemanan, Kopilot Chaerul Umam bersama pramugari Revian Erlinda, Annisa Amalia Hapipah, Isan, Brahmandawati Arimbawa dan Tusi Jayanti.

Dan pada jadwal penerbangan perdana, dilakukan tanda penda pendaratan dengan penyemprotan pada badan pesawat (water salute) setiba Lion Air JT-810 di Bandar Udara Internasional Komodo. Yang disambut langsung oleh Bupati Kabupaten Manggarai Barat Edistasius Endi SE, Kepala UPBU Komodo Hariyanto SE, plt Kadispar Kabupaten Manggarai Barat Chrispinianus Mesima, Kepala Cabang Pembantu Airnav Labuan Bajo Razaliq. Ada juga Kepala DPU Pertamina Komodo, Kepala BMKG Komodo, Kepala KKP Komodo, Komandan AURI Labuan Bajo, Komandan Kp3U Komodo dan jajaran Forkopimda Kabupaten Manggarai Barat.

Pihak Lion Air optimis ketersedian rute penerbangan Lion Air akan mengakomodir kebutuhan calon penumpang. ” Khususnya masyarakat di Kabupaten Manggarai Barat dan sekitarnya, dalam rangka mendukung pemulihan ekonomi. Termasuk sektor pariwisata di daerah ini. Kemudahan penerbangan yang saling terhubung, Lion Air optimis ketersedian penerbangan dengan jadwal yang tepat semakin membantu dan berkontribusi positif dalam perkembangan daerah sejalan dengan program pemerintah,” tambahnya.

Disisi lain, konektivitas Jawa Timur dan NTT yang semakin terbuka, sebagai salah satu pusat ekonomi baru. Tentu mempunyai sentra kerajinan, pariwisata, industri kreatif dan pertumbuhan sektor lainnya. ” Harapan terbesar guna mengakomodir kebutuhan wisatawan, pebisnis, dan masyarakat terhadap transportasi udara. Selain itu, dapat menyediakan pilihan penerbangan di dalam negeri dengan penerbangan Lion Air Group yang saling terhubung,” terangnya menambahkan penerbangan Lion Air Group melalui Labuan Bajo menawarkan pilihan tujuan ke Denpasar, Alor, Atambua, Bajawa, Ende, Larantuka, Maumere, Tambolaka, Waingapu, Ruteng, Lewoleba, Kupang yang dioperasikan oleh Wings Air. Untuk layanan Batik Air ke Bandar Udara Internasional Soekarno Hatta di Tangerang.

Juga Lion Air Group di Bandar Udara Internasional Juanda memberikan alternatif rute ke berbagai destinasi. Antara lain Pontianak, Ketapang, Palangkaraya, Sampit, Banjarmasin, Kotabaru, Balikpapan, Berau, Samarinda, Tarakan, Makassar, Kendari, Palu, Gorontalo, Manado, Ternate, Ambon, Sorong, Manokwari, Jayapura, Timika, Merauke, Bandung, Yogyakarta, Malang, Tanjung Karang, Pangkalpinang, Palembang, Bengkulu, Jambi, Batam, Padang, Pekanbaru, Medan, Banda Aceh, dan kota-kota lainnya.

Untuk sistem sirkulasi udara terjaga baik. Seluruh armada Lion Air dilengkapi High Efficiency Particulate Air (HEPA) filter atau penyaringan partikel yang kuat. HEPA filter membantu menjaga kebersihan udara di kabin dan menyaring lebih dari 99,9% jenis virus, kuman, serangga dan bakteri. Udara di dalam kabin pesawat diperbarui setiap 2-3 menit, sehingga lebih segar. Siklus udara dari toilet (lavatory) dan dapur (galley) langsung dialirkan ke luar pesawat.

Sementara itu, peningkatan kegiatan kebersihan dan sterilisasi pesawat udara Lion Air Group secara berkala, dengan metode Aircraft Exterior and Interior Cleaning (AEIC) dijalankan di pusat perawatan pesawat Batam Aero Technic

(BAT), dan di berbagai basis bandar udara (base station) dimana pesawat Lion Air Group berada. “Lion Air Group tetap menerapkan semua ketentuan penerbangan yang berlaku selama masa waspada Covid-19. Hal ini sesuai rekomendasi aturan dari regulator serta

komitmen Lion Air Group beroperasi senantiasa mengedepankan faktor keselamatan, keamanan dan kenyamanan penerbangan (safety first) serta dijalankan sebagaimana pedoman protokol kesehatan,” ungkap Danang Mandala Prihantoro.(gnr)

MANADOPOST.ID-Inovasi terus dilakukan Lion Air. Di tengah peringatan hari penerbangan internasional 7 Desember mendatang, maskapai dengan kode penerbangan JT ini, membuka rute dan destinasi baru.

Melayani penerbangan Labuan Bajo, yang terbang langsung dari Surabaya. Yang pada (1/12) hari ini, resmi dibuka dengan penerbangan penumpang berjadwal langsung dari Surabaya, melalui Bandar Udara Internasional Juanda di Sidoarjo, Jawa Timur (SUB). Ke Bandar Udara Internasioal Komodo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (LBJ.

Hal ini disampaikan Corporate Communications Strategic of Lion Air Danang Mandala Prihantoro. “Terbang perdana dengan pilihan jadwal penerbangan terbaik, merupakan fokus utama Lion Air dalam menjawab permintaan para penumpang antardestinasi (Surabaya dan Labuan Bajo) di jaringan domestik. Dan bagian upaya dalam meningkatkan tren permintaan perjalanan udara. Serta mengembalikan kepercayaan bahwa terbang itu aman, sehat dan menyenangkan,” tegasnya.

Diketahui jadwal penerbangan pergi pulang (PP), terdapat perbedaan waktu antara Surabaya dan Labuan Bajo. Yakni Lion Air penerbangan nomor JT-810 berangkat dari Bandar Udara Internasional Juanda pukul 06.10 WIB (Waktu Indonesia Barat, GMT+ 07), dan tiba di Bandar Udara Internasional Komodo (LBJ) pukul 08.40 WITA (Waktu Indonesia Tengah, GMT+ 08). Pun Lion Air bernomor JT-811 mengudara dari Bandar Udara Internasional Komodo pada 09.20 WITA dan mendarat di Bandar Udara Internasional Juanda pukul 09.50 WIB.

Tak hanya itu, tarif tiket spesial untuk satu kali terbang (one way) di rute Surabaya ke Labuan Bajo mulai dari Rp1.013.500. Untuk harga tiket satu kali penerbangan Labuan Bajo – Surabaya mulai dari Rp1.067.300. Dan dalam menyediakan penerbangan, Lion Air memberikan gratis bagasi 20kg. ” Lion Air mengucapkan terima kasih atas kerjasama dan koordinasi yang baik dari pemerintah Kabupaten Manggarai Barat, regulator, pengelola bandar udara, pengatur lalu lintas udara AirNav Indonesia, UPBU Komodo, serta berbagai pihak terkait lainnya. Sehingga penerbangan perdana Lion Air dapat berjalan lancar,” tambahnya.

Sebelumnya pelepasan terbang pertama dari Bandar Udara Internasional Juanda, dilakukan penguntingan pita oleh Area Manager Lion Air Group Jawa Timur Dyfi Suciati, plt Station Manager Lion Air Group Juanda Yogi Gemananda serta seluruh awak pesawat. Yakni Capt Rudi Ivan Pangemanan, Kopilot Chaerul Umam bersama pramugari Revian Erlinda, Annisa Amalia Hapipah, Isan, Brahmandawati Arimbawa dan Tusi Jayanti.

Dan pada jadwal penerbangan perdana, dilakukan tanda penda pendaratan dengan penyemprotan pada badan pesawat (water salute) setiba Lion Air JT-810 di Bandar Udara Internasional Komodo. Yang disambut langsung oleh Bupati Kabupaten Manggarai Barat Edistasius Endi SE, Kepala UPBU Komodo Hariyanto SE, plt Kadispar Kabupaten Manggarai Barat Chrispinianus Mesima, Kepala Cabang Pembantu Airnav Labuan Bajo Razaliq. Ada juga Kepala DPU Pertamina Komodo, Kepala BMKG Komodo, Kepala KKP Komodo, Komandan AURI Labuan Bajo, Komandan Kp3U Komodo dan jajaran Forkopimda Kabupaten Manggarai Barat.

Pihak Lion Air optimis ketersedian rute penerbangan Lion Air akan mengakomodir kebutuhan calon penumpang. ” Khususnya masyarakat di Kabupaten Manggarai Barat dan sekitarnya, dalam rangka mendukung pemulihan ekonomi. Termasuk sektor pariwisata di daerah ini. Kemudahan penerbangan yang saling terhubung, Lion Air optimis ketersedian penerbangan dengan jadwal yang tepat semakin membantu dan berkontribusi positif dalam perkembangan daerah sejalan dengan program pemerintah,” tambahnya.

Disisi lain, konektivitas Jawa Timur dan NTT yang semakin terbuka, sebagai salah satu pusat ekonomi baru. Tentu mempunyai sentra kerajinan, pariwisata, industri kreatif dan pertumbuhan sektor lainnya. ” Harapan terbesar guna mengakomodir kebutuhan wisatawan, pebisnis, dan masyarakat terhadap transportasi udara. Selain itu, dapat menyediakan pilihan penerbangan di dalam negeri dengan penerbangan Lion Air Group yang saling terhubung,” terangnya menambahkan penerbangan Lion Air Group melalui Labuan Bajo menawarkan pilihan tujuan ke Denpasar, Alor, Atambua, Bajawa, Ende, Larantuka, Maumere, Tambolaka, Waingapu, Ruteng, Lewoleba, Kupang yang dioperasikan oleh Wings Air. Untuk layanan Batik Air ke Bandar Udara Internasional Soekarno Hatta di Tangerang.

Juga Lion Air Group di Bandar Udara Internasional Juanda memberikan alternatif rute ke berbagai destinasi. Antara lain Pontianak, Ketapang, Palangkaraya, Sampit, Banjarmasin, Kotabaru, Balikpapan, Berau, Samarinda, Tarakan, Makassar, Kendari, Palu, Gorontalo, Manado, Ternate, Ambon, Sorong, Manokwari, Jayapura, Timika, Merauke, Bandung, Yogyakarta, Malang, Tanjung Karang, Pangkalpinang, Palembang, Bengkulu, Jambi, Batam, Padang, Pekanbaru, Medan, Banda Aceh, dan kota-kota lainnya.

Untuk sistem sirkulasi udara terjaga baik. Seluruh armada Lion Air dilengkapi High Efficiency Particulate Air (HEPA) filter atau penyaringan partikel yang kuat. HEPA filter membantu menjaga kebersihan udara di kabin dan menyaring lebih dari 99,9% jenis virus, kuman, serangga dan bakteri. Udara di dalam kabin pesawat diperbarui setiap 2-3 menit, sehingga lebih segar. Siklus udara dari toilet (lavatory) dan dapur (galley) langsung dialirkan ke luar pesawat.

Sementara itu, peningkatan kegiatan kebersihan dan sterilisasi pesawat udara Lion Air Group secara berkala, dengan metode Aircraft Exterior and Interior Cleaning (AEIC) dijalankan di pusat perawatan pesawat Batam Aero Technic

(BAT), dan di berbagai basis bandar udara (base station) dimana pesawat Lion Air Group berada. “Lion Air Group tetap menerapkan semua ketentuan penerbangan yang berlaku selama masa waspada Covid-19. Hal ini sesuai rekomendasi aturan dari regulator serta

komitmen Lion Air Group beroperasi senantiasa mengedepankan faktor keselamatan, keamanan dan kenyamanan penerbangan (safety first) serta dijalankan sebagaimana pedoman protokol kesehatan,” ungkap Danang Mandala Prihantoro.(gnr)

Most Read

Artikel Terbaru

/