alexametrics
25.4 C
Manado
Kamis, 26 Mei 2022

Banner Mobile (Anymind)

TERUNGKAP! Gubernur Anies Baswedan Ngaku Sudah Izin ke Luhut Agar PTM 100 Persen Ditiadakan Sebulan

MANADOPOST.ID–Gubenur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengaku sudah meminta izin kepada Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan untuk meniadakan pertemuan tatap muka (PTM) 100%.

Anies meminta DKI Jakarta untuk sementara tidak menggelar PTM 100 persen selama 1 bulan. Hal tersebut didasari tingginya angka penyebaran covid-19 di DKI Jakarta selama beberapa hari terakhir.

Selain itu, penyebaran virus covid-19 varian omicron juga jumlahnya tinggi di DKI Jakarta. “Tadi siang saya berkomunikasi dengan Pak Luhut Panjaitan sebagai Ketua Satgas COVID-19 Jawa-Bali menyampaikan usulan agar untuk Jakarta, PTM atau pembelajaran tatap muka ditiadakan selama 1 bulan ke depan,” ujar Anies di Jakarta, Rabu (2/2/2022).

Dia mengatakan dengan usulan itu nanti para siswa yang ada di Jakarta akan belajar di rumah masing-masing secara online atau pembelajara jarak jauh (PJJ).

“Jadi, selama 1 bulan ke depan pembelajaran 100 persen jarak jauh atau belajar di rumah saja sambil kita pantau kondisi COVID seperti apa,” jelasnya.

Menurut Anies, usulan itu tengah dibahas oleh jajaran kementerian dan lembaga. Kata dia, kini, tinggal menunggu keputusannya saja dari pemerintah pusat. (zak/fajar)

MANADOPOST.ID–Gubenur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengaku sudah meminta izin kepada Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan untuk meniadakan pertemuan tatap muka (PTM) 100%.

Anies meminta DKI Jakarta untuk sementara tidak menggelar PTM 100 persen selama 1 bulan. Hal tersebut didasari tingginya angka penyebaran covid-19 di DKI Jakarta selama beberapa hari terakhir.

Selain itu, penyebaran virus covid-19 varian omicron juga jumlahnya tinggi di DKI Jakarta. “Tadi siang saya berkomunikasi dengan Pak Luhut Panjaitan sebagai Ketua Satgas COVID-19 Jawa-Bali menyampaikan usulan agar untuk Jakarta, PTM atau pembelajaran tatap muka ditiadakan selama 1 bulan ke depan,” ujar Anies di Jakarta, Rabu (2/2/2022).

Dia mengatakan dengan usulan itu nanti para siswa yang ada di Jakarta akan belajar di rumah masing-masing secara online atau pembelajara jarak jauh (PJJ).

“Jadi, selama 1 bulan ke depan pembelajaran 100 persen jarak jauh atau belajar di rumah saja sambil kita pantau kondisi COVID seperti apa,” jelasnya.

Menurut Anies, usulan itu tengah dibahas oleh jajaran kementerian dan lembaga. Kata dia, kini, tinggal menunggu keputusannya saja dari pemerintah pusat. (zak/fajar)

Most Read

Artikel Terbaru

/