27.4 C
Manado
Kamis, 11 Agustus 2022

Viral! Bupati Alor Semprot Mensos Risma: Menteri Bodoh!

MANADOPOST.ID – Nama Amon Djobo, Bupati Alor, Provinsi NTT, saat ini tengah menjadi sorotan masyarakat luas, setelah videonya yang mengatai Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini viral.

Nampak dalam video tiga menit itu, Amon yang menggunakan kemeja batik berwarna hitam coklat lengan pendek tengah memarahi seseorang yang diketahui merupakan staf di Kementerian sosial (Kemensos).

“Dorang besok tidak boleh ada disini. Besok kamu pulang sudah! Saya kasi ingat kamu, kamu pulang sudah! Besok saya bikin surat ke Presiden,” tekan Amon.

Usai memarahi staf Kemensos, Bupati Alor nampak menyinggung Mensos Risma, “Dia pikir dia terlalu hebat apa? Pimpin Surabaya hanya tanam bunga pohon saja kok, tau apa dia? Apa dia tu?” katanya.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

“Kastau deng dia tu! Sebentar kasitau dia bupati marah betul, kau punya laporan kasi Presiden tu,” sambungnya.

Amon pun mempertanyakan mekanisme penyaluran bantuan yang menurutnya harus disalurkan langsung kepada penerima.

“Coba sekarang bilang. Itu program pusat, betul tidak? Untuk apa? Untuk keluarga harapaan. Miskin itu,” tegasnya.

Menurutnya, penyaluran bantuan itu ada di bawah kendali pemerintah, bukan DPRD.

“Bagaimana dia bilang DPR. DPR mana tu?” katanya.

Dalam video itu, Amon Djobo juga nampak langsung ngegas Mensos Risma. “Menteri bodok model begitu. Masih lebih baik ibu Kofifah. Pantas model begitu tu, tempat (Kemensos) itu korupsi. KPK tangkap lagi. Nanti saya suruh dia (KPK),” katanya.

Ia lantas mengusir staf Kemensos itu dan secepatnya angkat kaki dari Alor.

“Kamu tidak menghargai pemerintah yang kerja. DPR mana itu. Itu kan orang caplok. iya to?”

Mensos Risma

“Bantuan itu dari pengurus PKH, baru bilang Presiden yang perintah untuk dia yang bagi. Dari mana itu, yang model begitu?” ujarnya.

Amon Djobo lantas kembali menyebut Risma sebagai menteri bodoh.

“Lalu itu Menteri omong lurus saja begitu. Berarti dia juga tidak mengerti pola bantuan sampai ke bawah. Menteri bodok model begitu!” ucapnya.

Ia menyatakan, sebagai pejabat, seharusnya lebih dulu berfikir baru setelah itu bicara.

“Kau pikir kita di daerah ini bodok barangkali? DPR mana tu? Sekarang kau datang kau bilang baru 13 orang, sembarang saja kau,” ujarnya.

Pada kesempatan itu Bupati Alor juga mengancam akan melempar staf Kemensos itu dengan kursi.

“Saya lempar kau dengan kursi baru kau tobat nanti. Kau datang bukannya tanya kami, lu pi tanya orang lain,” hardiknya.

“Kau di kementerian golongan berapa kau?” tanya Amon yang lantas dijawab seseorang di antaranya golongan empat.

“Ah pantas kau bodok. Saya IV E, kau mengerti? Setan lu!”

Video Bupati Alor Maki Mensos Risma

“Lu kasi tau lu punya menteri tu bahwa bupati bilang kau paling bodok. Titik,” tegasnya.

“Jangan karena kau pimpin suarabaya. Alor tidak bisa begitu! Saya tunggu dia (Menteri Risma) nanti,” ucapnya.

Sementara dalam klarifikasinya Rabu (2/5) dikutip dari Pojok Satu, Amon Djobo membenarkan peristiwa tersebut. Namun ia tak mengetahui siapa yang menyebarkan video tersebut.

Ia mengatakan peristiwa itu terjadi pada pertengahan April 2021 lalu tapi kembali viral di media sosial baru-baru ini.

“Saya marah karena pemerintah daerah dilangkahi dan dilecehkan oleh Kementerian Sosial,” kata dia.

Amon tak mau nanti pihaknya dianggap pemerintah pusat tidak melayani masyarakat.

“Nanti presiden dan pemerintah pusat dikira pemerintah daerah tidak bekerja,” tegas Amon. (int/ruh/pojoksatu)

MANADOPOST.ID – Nama Amon Djobo, Bupati Alor, Provinsi NTT, saat ini tengah menjadi sorotan masyarakat luas, setelah videonya yang mengatai Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini viral.

Nampak dalam video tiga menit itu, Amon yang menggunakan kemeja batik berwarna hitam coklat lengan pendek tengah memarahi seseorang yang diketahui merupakan staf di Kementerian sosial (Kemensos).

“Dorang besok tidak boleh ada disini. Besok kamu pulang sudah! Saya kasi ingat kamu, kamu pulang sudah! Besok saya bikin surat ke Presiden,” tekan Amon.

Usai memarahi staf Kemensos, Bupati Alor nampak menyinggung Mensos Risma, “Dia pikir dia terlalu hebat apa? Pimpin Surabaya hanya tanam bunga pohon saja kok, tau apa dia? Apa dia tu?” katanya.

“Kastau deng dia tu! Sebentar kasitau dia bupati marah betul, kau punya laporan kasi Presiden tu,” sambungnya.

Amon pun mempertanyakan mekanisme penyaluran bantuan yang menurutnya harus disalurkan langsung kepada penerima.

“Coba sekarang bilang. Itu program pusat, betul tidak? Untuk apa? Untuk keluarga harapaan. Miskin itu,” tegasnya.

Menurutnya, penyaluran bantuan itu ada di bawah kendali pemerintah, bukan DPRD.

“Bagaimana dia bilang DPR. DPR mana tu?” katanya.

Dalam video itu, Amon Djobo juga nampak langsung ngegas Mensos Risma. “Menteri bodok model begitu. Masih lebih baik ibu Kofifah. Pantas model begitu tu, tempat (Kemensos) itu korupsi. KPK tangkap lagi. Nanti saya suruh dia (KPK),” katanya.

Ia lantas mengusir staf Kemensos itu dan secepatnya angkat kaki dari Alor.

“Kamu tidak menghargai pemerintah yang kerja. DPR mana itu. Itu kan orang caplok. iya to?”

Mensos Risma

“Bantuan itu dari pengurus PKH, baru bilang Presiden yang perintah untuk dia yang bagi. Dari mana itu, yang model begitu?” ujarnya.

Amon Djobo lantas kembali menyebut Risma sebagai menteri bodoh.

“Lalu itu Menteri omong lurus saja begitu. Berarti dia juga tidak mengerti pola bantuan sampai ke bawah. Menteri bodok model begitu!” ucapnya.

Ia menyatakan, sebagai pejabat, seharusnya lebih dulu berfikir baru setelah itu bicara.

“Kau pikir kita di daerah ini bodok barangkali? DPR mana tu? Sekarang kau datang kau bilang baru 13 orang, sembarang saja kau,” ujarnya.

Pada kesempatan itu Bupati Alor juga mengancam akan melempar staf Kemensos itu dengan kursi.

“Saya lempar kau dengan kursi baru kau tobat nanti. Kau datang bukannya tanya kami, lu pi tanya orang lain,” hardiknya.

“Kau di kementerian golongan berapa kau?” tanya Amon yang lantas dijawab seseorang di antaranya golongan empat.

“Ah pantas kau bodok. Saya IV E, kau mengerti? Setan lu!”

Video Bupati Alor Maki Mensos Risma

“Lu kasi tau lu punya menteri tu bahwa bupati bilang kau paling bodok. Titik,” tegasnya.

“Jangan karena kau pimpin suarabaya. Alor tidak bisa begitu! Saya tunggu dia (Menteri Risma) nanti,” ucapnya.

Sementara dalam klarifikasinya Rabu (2/5) dikutip dari Pojok Satu, Amon Djobo membenarkan peristiwa tersebut. Namun ia tak mengetahui siapa yang menyebarkan video tersebut.

Ia mengatakan peristiwa itu terjadi pada pertengahan April 2021 lalu tapi kembali viral di media sosial baru-baru ini.

“Saya marah karena pemerintah daerah dilangkahi dan dilecehkan oleh Kementerian Sosial,” kata dia.

Amon tak mau nanti pihaknya dianggap pemerintah pusat tidak melayani masyarakat.

“Nanti presiden dan pemerintah pusat dikira pemerintah daerah tidak bekerja,” tegas Amon. (int/ruh/pojoksatu)

Most Read

Artikel Terbaru

/