32.4 C
Manado
Jumat, 1 Juli 2022

Keluarga Meyakini Eril Sudah Meninggal, Esok Salat Jenazah dengan Cara Salat Ghaib

MANADOPOST.ID- Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Barat (Jabar) menyerukan kepada seluruh umat Muslim untuk melakukan Salat Ghaib atas nama almarhum Emmeril Kahn Mumtadz.

Hal itu tertuang dalam surat MUI Jabar yang berisi seruan untuk melaksanakan Salat Ghaib. Dalam surat itu diketahui pihak keluarga Eril melakukan pertemuan di Kantor MUI Jabar, Kamis malam (2/6).

MUI Jabar mendapat informasi bahwa Ridwan Kamil dan istri sudah mengikhlaskan sepenuhnya dan meyakini Eril sudah meninggal dunia karena tenggelam.

Selain itu, KBRI di Swiss menyampaikan juga bahwa otoritas setempat sudah mengubah status pencarian Eril. Dari yang tadinya berstatus mencari orang hilang (missing person), menjadi berstatus mencari orang yang tenggelam (drowned person).

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

“Hal ini mengisyaratkan bahwa orang yang dicari dimungkinkan sudah meninggal dunia. Dengan memperhatikan keterangan dan penjelasan dari pihak keluarga, maka dengan memperhatikan ketentuan syara’, jenazah harus segera disalatkan. Karena jenazah tidak/belum ditemukan, maka salat jenazah dilakukan dengan cara Salat Ghaib,” bunyi informasi di seruan itu.

Adapun Salah Ghaib dilakukan Jumat esok (3/6) di setiap masjid/musala. “Bisa dilakukan sebelum Salat Jumat, bisa juga dilakukan ba’da Salat Jumat. Kepada seluruh Pimpinan MUI di kabupaten/kota dimohon untuk meneruskan seruan ini ke jajaran MUI di bawahnya dan kepada seluruh masyarakat Muslim yang ada di wilayahnya,” tandas seruan itu.(tan)

MANADOPOST.ID- Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Barat (Jabar) menyerukan kepada seluruh umat Muslim untuk melakukan Salat Ghaib atas nama almarhum Emmeril Kahn Mumtadz.

Hal itu tertuang dalam surat MUI Jabar yang berisi seruan untuk melaksanakan Salat Ghaib. Dalam surat itu diketahui pihak keluarga Eril melakukan pertemuan di Kantor MUI Jabar, Kamis malam (2/6).

MUI Jabar mendapat informasi bahwa Ridwan Kamil dan istri sudah mengikhlaskan sepenuhnya dan meyakini Eril sudah meninggal dunia karena tenggelam.

Selain itu, KBRI di Swiss menyampaikan juga bahwa otoritas setempat sudah mengubah status pencarian Eril. Dari yang tadinya berstatus mencari orang hilang (missing person), menjadi berstatus mencari orang yang tenggelam (drowned person).

“Hal ini mengisyaratkan bahwa orang yang dicari dimungkinkan sudah meninggal dunia. Dengan memperhatikan keterangan dan penjelasan dari pihak keluarga, maka dengan memperhatikan ketentuan syara’, jenazah harus segera disalatkan. Karena jenazah tidak/belum ditemukan, maka salat jenazah dilakukan dengan cara Salat Ghaib,” bunyi informasi di seruan itu.

Adapun Salah Ghaib dilakukan Jumat esok (3/6) di setiap masjid/musala. “Bisa dilakukan sebelum Salat Jumat, bisa juga dilakukan ba’da Salat Jumat. Kepada seluruh Pimpinan MUI di kabupaten/kota dimohon untuk meneruskan seruan ini ke jajaran MUI di bawahnya dan kepada seluruh masyarakat Muslim yang ada di wilayahnya,” tandas seruan itu.(tan)

Most Read

Artikel Terbaru

/