31 C
Manado
Selasa, 20 Oktober 2020

Waspada! La Nina Tingkatkan Curah Hujan

MANADOPOST.ID—BMKG mendeteksi aktivasi fenomena suhu lautan pasifik La Nina. Bersamaan dengan masuknya musim hujan 2020 yang diperkirakan akan dimulai akhir Oktober, fenomena ini diprediksi bakal meningkatkan intensitas hujan.

Peningkatan tersebut juga akan dibarengi dengan meningkatnya resiko bencana hidrometerologis di wilayah Indonesia. Namun dampak tersebut sangat bergantung pada musim dan bulan, wilayah serta intensitasnya.

Berdasarkan analisis dari potret data suhu permukaan laut di Pasifik, saat ini La Lina sudah teraktivasi di Pasifik Timur. Kondisi ini dapat memicu frekuensi dan curah hujan wilayah Indonesia pada pertiga akhir tahun 2020 hingga April tahun 2021.

Kepala Pusat Informasi Perubahan Iklim BMKG Supari mengungkapkan, bahwa dampak La Lina dapat memicu curah hujan yang jauh lebih tinggi dibandingkan kondisi normal sehingga potensi banjir, banjir bandang dan tanah longsor ke depan perlu diwaspadai. “Beberapa provinsi diperkirakan akan memasuki musim hujan pada Oktober 2020,” kata Supari saat Kata Supari kemarin.

Menyikapi fenomena yang berlangsung terkait cuaca dan iklim ini, ia menyampaikan perlunya kewaspadaan terhadap kondisi hujan di atas normal pada Oktober dasarian (periode sepuluh hari) pertama  dan kedua. Terkait dengan La Lina, ia mengatakan bahwa dampaknya tidak seragam di seluruh wilayah Indonesia.

“Prakiraan awal musim hujan akan berlangung pada Oktober dengan wilayah seperti Sumatera, Jawa, Kalimantan dan sebagian kecil Sulawesi, Maluku Utara dan sebagian kecil Nusa Tenggara Barat,” sebutnya.

Berdasarkan analisis dari BMKG tersebut, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengharapkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) sebagai focal point penanggulangan bencana di tingkat provinsi maupun kabupaten dan kota untuk selalu waspada dan siap siaga menghadapi potensi bahaya hidrometeorologis. ”Upaya dini pencegahan dan mitigasi harus dilakukan untuk mengurangi atau pun menghindari dampak bencana,” Kata Kapusdatinkom BNPB Raditya Jati.

Meski demikian, Raditya melanjutkan, tidak cukup hanya pemerintah daerah, masyarakat juga perlu melakukan upaya kesiapsiagaan, khususnya di lingkup keluarga. Setiap keluarga dapat memonitor dan menganalisis secara sederhan potensi bahaya yang ada di sekitar. ”Kemudian, diskusikan di antara anggota keluarga langkah-langkah mengantisipasi ancaman yang mungkin terjadi, seperti mematikan aliran listrik, menyimpan dokumen penting di tempat aman atau menyiapkan tas siaga bencana,” jelasnya.

Berdasarkan data terakhir BNPB, lebih dari 2.000 bencana terjadi hingga akhir September 2020. Sebagian besar diantaranya adalah bencana hidrometeorologis seperti banjir, angin puting beliung dan tanah longsor. Diperkirakan becana jenis ini masih tetap menjadi ancaman hingga akhir tahun ini. Data BNPB dari 1 Januari hingga 29 September 2020 mencatat 99 persen bencana merupakan bencana hidrometeorologi. Jumlah kejadian tertinggi yakni banjir sebanyak 791 kali dan disusul kejadian bencana lainnya, antara lain puting beliung 573 kali, tanah longsor 387, kebakaran hutan dan lahan (karhutla) 314, gelombang pasang atau abrasi 26, kekeringan 22, gempa bumi 13 dan erupsi gunung api 5. Total jumlah bencana alam sebanyak 2.131 kejadian.

Sejumlah kejadian tersebut berdampak pada kerugian, baik korban jiwa dan harta benda. BNPB mencatat 322 orang meninggal dan hilang, 454 mengalami luka-luka dan 4.481.641 orang mengungsi dan  terdampak akibat bencana yang terjadi. Sedangkan kerusakan infrastruktur meliputi 31.749 unit rumah, 627 fasilitas pendidikan, 653 fasilitas peribadatan dan 128 fasilitas kesehatan mengalami kerusakan akibat bencana alam.(jp/gnr)

-

Artikel Terbaru

Demi Bolsel, Iskandar-Deddy Ubah Lawan Jadi Teman

MANADOPOST.ID—Pesta demokrasi lima tahunan di Kabupaten Bolmong Selatan (Bolsel) kian menarik saja. Sebab hampir dipastikan seluruh elemen masyarakat pesisir selatan BMR ini, mendukung

Gorango Community Menangkan OD-AA

MANADOPOST.ID—Calon Gubernur Sulut Olly Dondokambey (OD) dan calon Wali Kota Manado Andrei Angouw (AA) menghadiri peresmian Rumah Relawan Gorango Community di Paal II Manado.

ODC Perkuat SB-RG di Boltim

MANADOPOST.ID—Kehadiran Olly Dondokambey Center (ODC) di bawah komando Ketum Ferry Wowor di Boltim, menambah kekuatan paslon Drs H Suhendro Boroma MSi-Drs Rusdi Gumalangit (SB-RG).

Money Politics Naik, Modus Sembako Uang Tunai

MANADOPOST.ID—Sejumlah pelanggaran diduga terjadi selama tahapan pilkada, yang saat ini sementara berlangsung di Sulawesi Utara (Sulut). Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Sulut membeber, sudah ada aduan masuk dari 15 kabupaten/kota.

Dukung Olly-Steven, Sesepuh Golkar `Reuni` di SaVeRo

MANADOPOST.ID—Pemandangan menarik terlihat di Tondano, Senin (19/10) kemarin. Panji berwarna kuning terlihat menyatu dengan warna merah.