alexametrics
24.4 C
Manado
Rabu, 25 Mei 2022

Banner Mobile (Anymind)

Hasil Survei, Penegakan Hukum era Presiden Jokowi Memburuk, Ini Respon Istana

MANADOPOST.ID–Mayoritas publik menilai kondisi penegakan hukum era Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengalami tren yang semakin memburuk dari tahun sebelumnya.

Hal ini diketahui usai Lembaga Survei Indonesia (LSI) merilis hasil survei yang dilakukan pada Februari 2022. Sebanyak 37,7 persen publik menilai penegakan hukum era Jokowi semakin memburuk.

Menanggapi hasil survei tersebut, Staf Khusus Menteri Sekretariat Negara, Faldo Maldini memastikan penegakan hukum di Indonesia akan semakin baik, transparan, dan berkeadilan. Menurutnya, publik harus bersama-sama mengawal proses perbaikan dari seluruh tatanan kelembagaan.

“Kami yakin penegakkan hukum di Indonesia akan semakin baik, semakin transparan, dan berkeadilan. Kita bersama-sama perlu terus mengawal proses perbaikan dari seluruh tatanan kelembagaan kita,” kata Faldo kepada JawaPos.com, Jumat (4/3).

Faldo menyampaikan, hasil survei selalu dijadikan kaca untuk menjawab tantangan dan mewujudkan kepuasan. Dia menyebut, angka naik dan angka turun pasti akan ada.

Tetapi di samping itu, dalam hasil survei LSI tercatat bahwa sebanyak 27,9 persen publik menilai penegakan hukum era Jokowi baik. Kemudian, publik yang menilai penegakan hukum nasional sedang sebesar 29,9 persen, dan yang menilai sangat baik hanya 1,8 persen.

“Namun dilihat angkanya, mayoritas masih menganggap tidak buruk. Tergantung mau dari sebelah mana melihatnya,” ucap Faldo.

Oleh karena itu, politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mengharapkan setiap kebijakan yang dikeluarkan Pemerintah perlu dukungan publik. Meski memang, setiap kebijakan tidak bisa memuaskan publik.

“Yang jelas, ujung dari sebuah kebijakan adalah dukungan publik, meskipun tidak akan mungkin memuaskan semua orang,” tegas Faldo menandaskan.(Jawapos)

MANADOPOST.ID–Mayoritas publik menilai kondisi penegakan hukum era Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengalami tren yang semakin memburuk dari tahun sebelumnya.

Hal ini diketahui usai Lembaga Survei Indonesia (LSI) merilis hasil survei yang dilakukan pada Februari 2022. Sebanyak 37,7 persen publik menilai penegakan hukum era Jokowi semakin memburuk.

Menanggapi hasil survei tersebut, Staf Khusus Menteri Sekretariat Negara, Faldo Maldini memastikan penegakan hukum di Indonesia akan semakin baik, transparan, dan berkeadilan. Menurutnya, publik harus bersama-sama mengawal proses perbaikan dari seluruh tatanan kelembagaan.

“Kami yakin penegakkan hukum di Indonesia akan semakin baik, semakin transparan, dan berkeadilan. Kita bersama-sama perlu terus mengawal proses perbaikan dari seluruh tatanan kelembagaan kita,” kata Faldo kepada JawaPos.com, Jumat (4/3).

Faldo menyampaikan, hasil survei selalu dijadikan kaca untuk menjawab tantangan dan mewujudkan kepuasan. Dia menyebut, angka naik dan angka turun pasti akan ada.

Tetapi di samping itu, dalam hasil survei LSI tercatat bahwa sebanyak 27,9 persen publik menilai penegakan hukum era Jokowi baik. Kemudian, publik yang menilai penegakan hukum nasional sedang sebesar 29,9 persen, dan yang menilai sangat baik hanya 1,8 persen.

“Namun dilihat angkanya, mayoritas masih menganggap tidak buruk. Tergantung mau dari sebelah mana melihatnya,” ucap Faldo.

Oleh karena itu, politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mengharapkan setiap kebijakan yang dikeluarkan Pemerintah perlu dukungan publik. Meski memang, setiap kebijakan tidak bisa memuaskan publik.

“Yang jelas, ujung dari sebuah kebijakan adalah dukungan publik, meskipun tidak akan mungkin memuaskan semua orang,” tegas Faldo menandaskan.(Jawapos)

Most Read

Artikel Terbaru

/