alexametrics
26.4 C
Manado
Senin, 23 Mei 2022

Banner Mobile (Anymind)

IDI TAMAT? Anggota DPR: Bubarkan Saja, Seenak-enak Udel Saja Kok Mecat Anggotanya

MANADOPOST.ID-Anggota Komisi IX DPR RI Irma Suryani Chaniago dengan suara lantang menyerukan agar organisasi Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dibubarkan saja buntut dari pemecatan terhadap Dokter Terawan.

 

Irma menyampaikan hal itu saat Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) antara Komisi IX DPR dan IDI yang digelar pada hari ini, Senin (4/4).

 

Irma dengan suara yang lantang itu marah dan menyinggung dugaan ketidakadilan IDI dalam polemik rekomendasi Majelis Kehormatan Etik Kedokteran (MKEK) agar Mantan Menteri Kesehatan dr Terawan Agus Putranto dipecat dari keanggotaan IDI.

 

“Bubarkan saja IDI. Ngapain, cuma organisasi profesi kok, dan IDI itu cuma memberikan rekomendasi. Sama dengan Komisi IX, kami tidak bisa memberikan sanksi ke pemerintah, hanya memberikan rekomendasi, boleh dipakai boleh tidak,” kata Irma Suryani.

 

Irma kemudian menyinggung kiprah IDI yang dinilai tidak sejalan dengan tujuan didirkannya organisasi profesi tersebut. Dia menyebut IDI tidak mencerminkan nilai-nilai untuk menyejahterakan anggota sejawat lantaran isu pemecatan Dokter Terawan.

 

Selain itu, Irma menyebut setidaknya ada 2.500 dokter muda yang tidak lulus uji kompetensi tahun ini dan bakal menganggur.

 

“Tidak bisa IDI sembarangan memecat anggotanya, orang cuma bisa memberikan rekomenadasi kok. IDI, kan, bukan satu institusi yang memang harus dipatuhi,” lanjutnya. Irma juga menyinggung tujuan didirikannya IDI yakni menyejahterkan anggotanya.

 

Menurut Irma, IDI tidak menyejahterakan anggotanya, melainkan malah memecat Dokter Terawan yang dinilai tidak sejalan.

 

“IDI tidak menyejahterakan anggota. Orang seenak-enak udel saja kok mecat anggotanya,” pungkas Irma Suryani Chaniago. (jpnn/fajar)

MANADOPOST.ID-Anggota Komisi IX DPR RI Irma Suryani Chaniago dengan suara lantang menyerukan agar organisasi Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dibubarkan saja buntut dari pemecatan terhadap Dokter Terawan.

 

Irma menyampaikan hal itu saat Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) antara Komisi IX DPR dan IDI yang digelar pada hari ini, Senin (4/4).

 

Irma dengan suara yang lantang itu marah dan menyinggung dugaan ketidakadilan IDI dalam polemik rekomendasi Majelis Kehormatan Etik Kedokteran (MKEK) agar Mantan Menteri Kesehatan dr Terawan Agus Putranto dipecat dari keanggotaan IDI.

 

“Bubarkan saja IDI. Ngapain, cuma organisasi profesi kok, dan IDI itu cuma memberikan rekomendasi. Sama dengan Komisi IX, kami tidak bisa memberikan sanksi ke pemerintah, hanya memberikan rekomendasi, boleh dipakai boleh tidak,” kata Irma Suryani.

 

Irma kemudian menyinggung kiprah IDI yang dinilai tidak sejalan dengan tujuan didirkannya organisasi profesi tersebut. Dia menyebut IDI tidak mencerminkan nilai-nilai untuk menyejahterakan anggota sejawat lantaran isu pemecatan Dokter Terawan.

 

Selain itu, Irma menyebut setidaknya ada 2.500 dokter muda yang tidak lulus uji kompetensi tahun ini dan bakal menganggur.

 

“Tidak bisa IDI sembarangan memecat anggotanya, orang cuma bisa memberikan rekomenadasi kok. IDI, kan, bukan satu institusi yang memang harus dipatuhi,” lanjutnya. Irma juga menyinggung tujuan didirikannya IDI yakni menyejahterkan anggotanya.

 

Menurut Irma, IDI tidak menyejahterakan anggotanya, melainkan malah memecat Dokter Terawan yang dinilai tidak sejalan.

 

“IDI tidak menyejahterakan anggota. Orang seenak-enak udel saja kok mecat anggotanya,” pungkas Irma Suryani Chaniago. (jpnn/fajar)

Most Read

Artikel Terbaru

/