28.6 C
Manado
Kamis, 13 Mei 2021
spot_img
spot_img

Tokoh Papua Ini Klaim Jadi Presiden, Kabinet Pun Sudah Disusun

MANADOPOST.ID – Tokoh Papua, Benny Wenda telah mendeklarasikan diri sebagai Presiden sementara Papua Barat. Dia juga sudah mengumumkan pembentukan kabinet, Sabtu (1/5).

Dilansir dari suara.com, Ketua United Liberation Movement for West Papua atau ULMWP ini membentuk 12 departemen yang akan bekerja di bawah komandonya.

Benny Wenda (istimewa)

Namun nama-nama menteri yang menjabat dalam kabinetnya masih dirahasiakan. Dia mengaku karena alasan politik serta keamanan.

Wenda mengatakan, Departemen Luar Negeri Papua Barat akan memimpin jaringan ULMWP dengan misi diplomatik di seluruh dunia. Termasuk Uni Eropa, Inggris, AS dan Pasifik.

Sedangkan, Departemen Pertahanan Papua Barat akan diisi oleh komandan militer yang memimpin Tentara Papua Barat dengan Panglima Tertinggi Jenderal Mathias Wenda.
Pengumuman itu disebar pada 1 Mei lalu, sebagai peringatan atas 58 tahun invasi Indonesia ke Papua Barat pada 1963.

Benny Wenda (istimewa)

“Kabinet baru dan departemen pemerintah akan memprioritaskan lingkungan alam kita dan membela hak-hak semua makhluk hidup di Papua Barat,” ujarnya.

“Misi diplomatik kami akan terlibat dengan pemerintah atau lembaga mana pun di dunia yang bersedia mendukung perjuangan kami dalam menentukan nasib sendiri.”

Wenda juga menekankan, Papua Barat setara dengan Indonesia dalam forum internasional.

Benny Wenda (istimewa)

“Kita siap bekerja dengan komunitas internasional untuk mengadakan referendum kemerdekaan damai dan mewujudkan visi kami untuk Papua Barat yang merdeka,” jelasnya.

 

Ditentang TPNPB-OPM

Klaim Wenda itu ternyata ditentang Markas Pusat Komando Nasional Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat. Bahkan Wenda dikecam karena mendeklarasikan pemerintah sementara Republik West Papua.

Kepala Staf Umum Komnas TPBNPB – OPM Mayjen Terryanus Satto mengatakan, deklarasi pemerintahan sementara dan penunjukan Benny Wenda sebagai presiden sementara adalah kegagalan kelompok itu sendiri.

“Klaim Benny Wenda sebagai presiden sementara Negara Republik Papua Barat adalah kegagalan ULMWP dan Benny Wenda itu sendiri. Kami tidak mengakui klaim itu,” katanya.

Ia menjelaskan, TPNPB – OPM tidak mengakui klaim Benny Wenda karena deklarasi tersebut diumumkan di negara asing, yakni Inggris.
Karenanya, deklarasi Benny Wenda dan ULMWP tak memunyai legitimasi mayoritas bangsa Papua, dan juga dilakukan di luar wilayah hukum revolusi nasional pembebasan Papua Barat.

“Kami juga tidak mengakui klaim Benny Wenda sebagai presiden sementara. Sebab, Benny Wenda adalah warga negara Inggris. Menurut hukum internasional, warga negara asing tidak bisa menjadi presiden Republik Papua Barat,” kata dia.

Satto mengatakan, deklarasi pembentukan pemerintah Republik West Papua dilakukan di Inggris tidak logis.

“Begitu pula Wenda yang mengklaim diri sebagai presiden sementara Republik West Papua tapi berkantor di Inggris, tidak bisa diterima akal sehat,” jelasnya. (suara)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Artikel Terbaru