29.4 C
Manado
Kamis, 11 Agustus 2022

BERANI BANGET! Anies Ubah Nama 31 RSUD, Guntur Romli: Gubernur Terbodoh versi Google

MANADOPOST.ID-Makna rumah sehat dengan rumah sakit disebut berbeda.

Diketahui, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah mengubah nama 31 RSUD jadi Rumah Sehat untuk Jakarta.

Juru Bicara Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Sigit Widodo mengatakan di dalam Undang-undang Kesehatan digunakan istilah rumah sakit.

Sementara rumah sehat untuk rumah warga yang sudah memenuhi syarat kriteria.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

“Di dalam Undang-undang Kesehatan dengan jelas digunakan istilah ‘Rumah Sakit’, sedangkan ‘Rumah Sehat’ digunakan untuk rumah warga yang sudah memenuhi syarat-syarat kesehatan,” tulisnya melalui akun twitternya, Rabu, (3/8).

Menurutnya, lebih baik jika Anies mencanangkan program peningkatan kualitas layanan di seluruh RSUD dan meningkatkan anggaran untuk peningkatan fasilitas rumah sakit di Jakarta daripa sekadar mengubah nama.

“Masyarakat pasti akan lebih mengapresiasi kalau Pak @aniesbaswedan membangun Puskesmas di 15 kelurahan yang belum memilikinya dan meningkatkan Puskesmas-puskesmas utama menjadi RSUD, ketimbang cuma mengganti istilah yang bukan kewenangan gubernur,” tambahnya.

Politisi PSI Mohamad Guntur Romli menyatakan hal serupa. Menurutnya Anies tak memiliki kewenangan untuk mengubah nama.

“Artinya Anies tidak punya kewenangan untuk mengubah Rumah Sakit jadi Rumah Sehat,” ujar Guntur Romli.

Bahkan dia menyebut orang nomor satu DKI Jakarta ini sebagai gubernur terbodoh versi Google.

“Dasar #GubernurTerbodoh versi google. Bukannya bikin program kesehatan yg nyata buat warga malah cuma tata kata,” pungkasnya. (selfi/fajar)

MANADOPOST.ID-Makna rumah sehat dengan rumah sakit disebut berbeda.

Diketahui, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah mengubah nama 31 RSUD jadi Rumah Sehat untuk Jakarta.

Juru Bicara Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Sigit Widodo mengatakan di dalam Undang-undang Kesehatan digunakan istilah rumah sakit.

Sementara rumah sehat untuk rumah warga yang sudah memenuhi syarat kriteria.

“Di dalam Undang-undang Kesehatan dengan jelas digunakan istilah ‘Rumah Sakit’, sedangkan ‘Rumah Sehat’ digunakan untuk rumah warga yang sudah memenuhi syarat-syarat kesehatan,” tulisnya melalui akun twitternya, Rabu, (3/8).

Menurutnya, lebih baik jika Anies mencanangkan program peningkatan kualitas layanan di seluruh RSUD dan meningkatkan anggaran untuk peningkatan fasilitas rumah sakit di Jakarta daripa sekadar mengubah nama.

“Masyarakat pasti akan lebih mengapresiasi kalau Pak @aniesbaswedan membangun Puskesmas di 15 kelurahan yang belum memilikinya dan meningkatkan Puskesmas-puskesmas utama menjadi RSUD, ketimbang cuma mengganti istilah yang bukan kewenangan gubernur,” tambahnya.

Politisi PSI Mohamad Guntur Romli menyatakan hal serupa. Menurutnya Anies tak memiliki kewenangan untuk mengubah nama.

“Artinya Anies tidak punya kewenangan untuk mengubah Rumah Sakit jadi Rumah Sehat,” ujar Guntur Romli.

Bahkan dia menyebut orang nomor satu DKI Jakarta ini sebagai gubernur terbodoh versi Google.

“Dasar #GubernurTerbodoh versi google. Bukannya bikin program kesehatan yg nyata buat warga malah cuma tata kata,” pungkasnya. (selfi/fajar)

Most Read

Artikel Terbaru

/