alexametrics
27.4 C
Manado
Kamis, 19 Mei 2022

Banner Mobile (Anymind)

OMG! Teroris yang Ditangkap Densus 88 di Lampung Ternyata Kepala Sekolah Dasar

MANADOPOST.ID–DRS (47) Terduga teroris yang diamankan Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri ternyata seorang kepala sekolah di SDN di Pesawaran, Lampung. Ia merupakan tersangka teroris jaringan Jamaah Islamiyah (JI).

Hal itu dibenarkan Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan. Karena itu, saat ini Densus 88 Antiteror tengah mendalami kemungkinan DRS menyebarkan paham radikal di sekolah tempatnya bekerja.

“Ini masih didalami terkait dengan yang bersangkutan kita masih lakukan pemeriksaan,” ungkap Ramadhan dilansir dari pojoksatu, Rabu (3/11).

Hingga saat ini, sambungnya, DRS masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolda Lampung.

Yang pasti, Ramadhan menegaskan DRS tahu pasti ke mana aliran uang yang dikumpulkan teroris JI melalui yayasan amal Lembaga Amil Zakat Baitul Maal Abdurrahman Bin Auf (LAZ BM ABA).

“Sampai saat ini, DRS masih dilakukan pemeriksaan. Yang jelas peran yang saya sampaikan tadi,” tuturnya.

Ramadhan mengungkap, di LAZ BM ABA, DRS menjabat sebagai sekretaris. DRS juga pernah menjabat sebagai LAZ BM ABA periode tahun 2018, 2019, dan 2020.

“Dan yang bersangkutan mengetahui benar aliran dana penggunaan uang-uang yang dikumpulkan oleh yayasan tersebut,” sambung Ramadhan.

Sebelumnya, Densus 88 menangkap tiga tersangka kasus dugaan terorisme jaringan Jamaah Islamiyah (JI) di Lampung. Ketiga tersangka teroris itu berinisial berinisial S (61), SU (59), dan DRS (47).

Ketiganya disebut menjabat di Lembaga Amil Zakat Baitul Maal Abdurrahman Bin Auf (LAZ BM ABA) yang diduga mengumpulkan dana teroris JI. (ruh/pojoksatu)

MANADOPOST.ID–DRS (47) Terduga teroris yang diamankan Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri ternyata seorang kepala sekolah di SDN di Pesawaran, Lampung. Ia merupakan tersangka teroris jaringan Jamaah Islamiyah (JI).

Hal itu dibenarkan Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan. Karena itu, saat ini Densus 88 Antiteror tengah mendalami kemungkinan DRS menyebarkan paham radikal di sekolah tempatnya bekerja.

“Ini masih didalami terkait dengan yang bersangkutan kita masih lakukan pemeriksaan,” ungkap Ramadhan dilansir dari pojoksatu, Rabu (3/11).

Hingga saat ini, sambungnya, DRS masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolda Lampung.

Yang pasti, Ramadhan menegaskan DRS tahu pasti ke mana aliran uang yang dikumpulkan teroris JI melalui yayasan amal Lembaga Amil Zakat Baitul Maal Abdurrahman Bin Auf (LAZ BM ABA).

“Sampai saat ini, DRS masih dilakukan pemeriksaan. Yang jelas peran yang saya sampaikan tadi,” tuturnya.

Ramadhan mengungkap, di LAZ BM ABA, DRS menjabat sebagai sekretaris. DRS juga pernah menjabat sebagai LAZ BM ABA periode tahun 2018, 2019, dan 2020.

“Dan yang bersangkutan mengetahui benar aliran dana penggunaan uang-uang yang dikumpulkan oleh yayasan tersebut,” sambung Ramadhan.

Sebelumnya, Densus 88 menangkap tiga tersangka kasus dugaan terorisme jaringan Jamaah Islamiyah (JI) di Lampung. Ketiga tersangka teroris itu berinisial berinisial S (61), SU (59), dan DRS (47).

Ketiganya disebut menjabat di Lembaga Amil Zakat Baitul Maal Abdurrahman Bin Auf (LAZ BM ABA) yang diduga mengumpulkan dana teroris JI. (ruh/pojoksatu)

Most Read

Artikel Terbaru

/