24.4 C
Manado
Senin, 15 Agustus 2022

Reaksi Istana Jokowi Sentil Polri: Pesan Presiden Jelas, Jaga Marwah Lembaga dari Tokoh Ormas

MANADOPOST.ID–Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyentil Kapolda dan Kapolres yang sering melakukan sowan ke sesepuh ormas yang kerap membuat kegaduhan dan keonaran di masyarakat.

Staf Khusus Menteri Sekretaris Negara, Faldo Maldini menjelaskan bahwa yang dimaksud oleh Presiden Jokowi agar Polri bisa menjaga marwah lembaga tersebut.

“Presiden bicara soal kewibawaan lembaga negara. Berkolaborasi dan dekat dengan masyarakat sangat perlu, namun yang juga penting adalah menjaga marwah lembaga,” ujar Faldo kepada wartawan, Sabtu (4/12).

Faldo menuturkan, Presiden Jokowi dan banyak pihak tentunya tidak ingin adanya anggapan bahwa polisi takut terhadap tokoh-tokoh ormas tertentu. Sehingga masalah ini yang menjadi sorotan oleh kepala negara.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

“Kita semua tentu tidak ingin ada anggapan polisi takut sama tokoh-tokoh tertentu. Kita tidak ingin penegakan hukum kita diintervensi lewat berbagai tekanan. Ini kan masalah besar dalam mencapai keadilan,” katanya.

Sehingga menurut politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Presiden Jokowi menginginkan Polri jangan sampai kalah terhadap pihak-pihak yang jelas-jelas melanggar hukum. Termasuk tidak boleh tunduk terhadap tokoh-tokoh tertentu. Sehingga kewibawaan Polri ini harus dijaga.

“Saya kira pesan Presiden jelas, institusi penegak hukum harus independen, jangan asal pukul, namun tidak boleh kalah dengan kekuatan orang per orang juga. Kepercayaan pada kepolisian hari ini besar. Tanggung jawabnya juga berat,” ungkapnya.

MANADOPOST.ID–Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyentil Kapolda dan Kapolres yang sering melakukan sowan ke sesepuh ormas yang kerap membuat kegaduhan dan keonaran di masyarakat.

Staf Khusus Menteri Sekretaris Negara, Faldo Maldini menjelaskan bahwa yang dimaksud oleh Presiden Jokowi agar Polri bisa menjaga marwah lembaga tersebut.

“Presiden bicara soal kewibawaan lembaga negara. Berkolaborasi dan dekat dengan masyarakat sangat perlu, namun yang juga penting adalah menjaga marwah lembaga,” ujar Faldo kepada wartawan, Sabtu (4/12).

Faldo menuturkan, Presiden Jokowi dan banyak pihak tentunya tidak ingin adanya anggapan bahwa polisi takut terhadap tokoh-tokoh ormas tertentu. Sehingga masalah ini yang menjadi sorotan oleh kepala negara.

“Kita semua tentu tidak ingin ada anggapan polisi takut sama tokoh-tokoh tertentu. Kita tidak ingin penegakan hukum kita diintervensi lewat berbagai tekanan. Ini kan masalah besar dalam mencapai keadilan,” katanya.

Sehingga menurut politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Presiden Jokowi menginginkan Polri jangan sampai kalah terhadap pihak-pihak yang jelas-jelas melanggar hukum. Termasuk tidak boleh tunduk terhadap tokoh-tokoh tertentu. Sehingga kewibawaan Polri ini harus dijaga.

“Saya kira pesan Presiden jelas, institusi penegak hukum harus independen, jangan asal pukul, namun tidak boleh kalah dengan kekuatan orang per orang juga. Kepercayaan pada kepolisian hari ini besar. Tanggung jawabnya juga berat,” ungkapnya.

Most Read

Artikel Terbaru

/