29.9 C
Manado
Jumat, 7 Mei 2021
spot_img

Densus 88 Geledah Eks Markas FPI Makassar, Polda: Terkait Bom di Gereja Katedral

MANADOPOST.ID–Detasemen Khusus (Densus) 88 Polri geledah bekas markas Front Pembela Islam (FPI) di Makassar. Penggeledahan ini terkait jaringan peledakan bom  Gereja Katedral Makassar pada Minggu, 28 Maret 2021.

Kepala Bidang Humas Polda Sulsel Kombes Pol E Zulpan saat dikonfirmasi membenarkan adanya penggeledahan di eks Sekretariat FPI Makassar.

“Benar, ada penggeledahan. Itu terkait dengan pengembangan bom bunuh diri di Gereja Katedral, serta kelompok kajian di Villa Mutiara Biru atas penangkapan 20 orang di awal tahun ini, termasuk pengakuan beberapa terduga yang sudah ditangkap sebelumnya,” ujar Zulpan.

Sejumlah aparat kepolisian berjaga-jaga saat penggeledahan bekas markas Front Pembela Islam (FPI) oleh Tim Densus 88 Antiteror, di Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (4/5/2021).

Ia menyebut, ada terduga yang mengakui telah dibaiat oleh Munarman, mantan Sekertaris Umum FPI yang ditangkap beberapa waktu lalu, serta pengembangan sejauh mana keterkaitan dan keterlibatan terduga dengan organisasi yang sudah dibubarkam pemerintah itu.

Ilustrasi Tim Densus 88 (Jawa Pos)

Ilustrasi Tim Densus 88 Antiteror (Jawa Pos)

Ilustrasi Densus 88.

“Ada pengakuan salah seorang yang ditangkap dari beberapa orang yang sudah diamankan. Itu dibaiat sama Munarman beberapa waktu lalu, serta dikembangkan sejauh mana kaitannya dengan peristiwa bom Gereja Katedral Makassar,” ujarnya lagi.

Namun, Zulpan enggan merinci apa saja barang yang diamankan saat penggeledahan di bekas Markas FPI Makassar, sebab semua kewenangan ada pada pihak Densus 88 Antiteror untuk penjelasan lebih lanjut.

Diketahui, sejumlah barang-barang diamankan petugas, seperti satu kardus berwarna cokelat, papan nama, dan sebuah bungkusan plastik warna merah termasuk spanduk bertuliskan logo dan nama FPI.(pojoksatu/fajar)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Artikel Terbaru