33.4 C
Manado
Kamis, 11 Agustus 2022

ACT Diduga Selewengkan Dana Donasi, Politisi Gerindra Minta Polisi Bertindak Tegas, Usut Tuntas

MANADOPOST.ID–Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad merespons terkait dugaan penyelewengan donasi oleh lembaga kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT). Pimpinan DPR RI ini menyarankan agar Polri mengusut terkait permasalahan kasus tersebut.

“Tidak cuma ACT, kalau ada penyelewangan dana umat, tentu kita prihatin dan harus di usut tuntas, karena yang menyumbang itu berharap dana digunakan semaksimal maksimalnya untuk kepentingan yang memerlukan,” kata Dasco di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (5/7).

Menurut Politisi Gerindra itu, aparat penegak hukum diharapkan bisa mengusut tuntas dugaan penyelewengan donasi tersebut. Hal ini juga harus dilakukan kepada lembaga kemanusiaan lain, tidak hanya ACT.

“Kami mendesak aparat hukum untuk melakukan tindakan tegas terhadap dugaan penyelewengan dana umat ini, kepada masyarakat luas sudah cukup jangan terlalu berspekulasi, serahkan saja kepada aparat penegak hukum, kepada aparat hukum kita minta diusut tuntas-tuntasnya,” tegas Dasco.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

Daco juga menyarankan Komisi III DPR RI terlibat mengawasi pengusutan dugaan penyelewengan dana oleh lembaga-lembaga kemanusiaan, salah satunya ACT.

“Kepada komisi teknis dalam hal ini komisi hukum komisi tiga untuk ikut mengawasi jalannya penegakan hukum yang dilakukan kepolisian,” ujar Dasco.

Terpisah, Presiden Aksi Cepat Tanggap (ACT) Ibnu Khajar sebelumnya menyampaikan permohonan maaf kepada publik atas kehebohan soal fasilitas mewah dan gaji tinggi yang diterima pimpinan ACT, hingga menimbulkan kegaduhan di masyarakat terkait dugaan penyelewengan dana.

Kabar heboh soal fasilitas mewah dan gaji tinggi pimpinan ACT kali pertama dimuat oleh sebuah majalah nasional.

“Permohonan maaf yang luar biasa sebesar-besarnya kepada masyarakat. Mungkin masyarakat kurang nyaman terhadap pemberitaan,” ujar Ibnu di kantor ACT, Jakarta Selatan, Senin (4/7).

Ibnu memastikan, ACT berkomitmen memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat. Selama ini, kiprahnya pun sudah banyak terlihat.

“Aksi Cepat Tanggap menjadi penyalur bantuan kebaikan dermawan, sebagai lembaga kemanusiaan yang dipercayai masyarakat melalui program kemanusiaan, kesehatan, pendidikan, ekonomi dan juga emergensi. Ini perlu kami sampaikan di awal,” pungkas Ibnu.(Jawapos)

MANADOPOST.ID–Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad merespons terkait dugaan penyelewengan donasi oleh lembaga kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT). Pimpinan DPR RI ini menyarankan agar Polri mengusut terkait permasalahan kasus tersebut.

“Tidak cuma ACT, kalau ada penyelewangan dana umat, tentu kita prihatin dan harus di usut tuntas, karena yang menyumbang itu berharap dana digunakan semaksimal maksimalnya untuk kepentingan yang memerlukan,” kata Dasco di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (5/7).

Menurut Politisi Gerindra itu, aparat penegak hukum diharapkan bisa mengusut tuntas dugaan penyelewengan donasi tersebut. Hal ini juga harus dilakukan kepada lembaga kemanusiaan lain, tidak hanya ACT.

“Kami mendesak aparat hukum untuk melakukan tindakan tegas terhadap dugaan penyelewengan dana umat ini, kepada masyarakat luas sudah cukup jangan terlalu berspekulasi, serahkan saja kepada aparat penegak hukum, kepada aparat hukum kita minta diusut tuntas-tuntasnya,” tegas Dasco.

Daco juga menyarankan Komisi III DPR RI terlibat mengawasi pengusutan dugaan penyelewengan dana oleh lembaga-lembaga kemanusiaan, salah satunya ACT.

“Kepada komisi teknis dalam hal ini komisi hukum komisi tiga untuk ikut mengawasi jalannya penegakan hukum yang dilakukan kepolisian,” ujar Dasco.

Terpisah, Presiden Aksi Cepat Tanggap (ACT) Ibnu Khajar sebelumnya menyampaikan permohonan maaf kepada publik atas kehebohan soal fasilitas mewah dan gaji tinggi yang diterima pimpinan ACT, hingga menimbulkan kegaduhan di masyarakat terkait dugaan penyelewengan dana.

Kabar heboh soal fasilitas mewah dan gaji tinggi pimpinan ACT kali pertama dimuat oleh sebuah majalah nasional.

“Permohonan maaf yang luar biasa sebesar-besarnya kepada masyarakat. Mungkin masyarakat kurang nyaman terhadap pemberitaan,” ujar Ibnu di kantor ACT, Jakarta Selatan, Senin (4/7).

Ibnu memastikan, ACT berkomitmen memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat. Selama ini, kiprahnya pun sudah banyak terlihat.

“Aksi Cepat Tanggap menjadi penyalur bantuan kebaikan dermawan, sebagai lembaga kemanusiaan yang dipercayai masyarakat melalui program kemanusiaan, kesehatan, pendidikan, ekonomi dan juga emergensi. Ini perlu kami sampaikan di awal,” pungkas Ibnu.(Jawapos)

Most Read

Artikel Terbaru

/