29.4 C
Manado
Kamis, 11 Agustus 2022

Pria Bertato Kawal Irjen Ferdy Sambo Saat Diperiksa di Bareskrim Polri

MANADOPOST.ID–Kemarin, Kamis (4/8) Irjen Ferdy Sambo akhirnya menampakkan batang hidungnya di Bareskrim Polri usai Bharada Eliezer ditetapkan menjadi tersangka.Sambo tiba di Bareskrim Polri sekira jam 09.50 WIB. Ia tiba lebih awal dengan mengendarai mobil Toyota Innova hitam.

Seperti diberitakan PojokSatu (Jawa Pos Group), Irjen Sambo merupakan bos dari dua ajudannya, yakni Bhayangkara Dua Richard Eliezer Bharada E dan Brigadir Yosua Hutabarat atau Brigadir Joshua.

Selaku pemilik rumah (TKP), Sambo memenuhi panggilan penyidik Badan Reserse Kriminal Kepolisian Negara Republik Indonesia untuk diperiksa sebagai saksi, di gedung Bareskrim Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pagi tadi.

Irjen Sambo menutup dirinya dengan pakaian dinas harian (PDH). Sejak turun dari Kijang, Ferdy mendapat pengawalan ketat dari belasan orang. Ada yang berseragam, juga pakaian rapi biasa. Entah mereka itu ajudan Irjen Ferdy Sambo atau petugas di Bareskrim Polri.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

Satu dari mereka tampaknya akrab dengan FS. Dia berpakaian warna gelap. Saat pria itu memberi gestur meminta jalan buat Ferdy, tangan kirinya terbuka, terlihat tato entah apa maknanya.

“Saya hadir memenuhi panggilan penyidik Bareskrim Polri. Pemeriksaan hari ini adalah pemeriksaan yang keempat. Saya sudah memberikan keterangan kepada penyidik Polres Jaksel, Polda Metro Jaya, dan sekarang yang keempat di Bareskrim Polri,” kata Sambo. Alumnus Akpol 1994 itu juga menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya Brigadir J. Irjen Ferdy Sambo.

“Semoga keluarga (Brigadir J) diberikan kekuatan. Namun, semua itu terlepas dari apa yang telah dilakukan Saudara Yosua kepada istri dan keluarga saya,” tuturnya.(Jawapos)

MANADOPOST.ID–Kemarin, Kamis (4/8) Irjen Ferdy Sambo akhirnya menampakkan batang hidungnya di Bareskrim Polri usai Bharada Eliezer ditetapkan menjadi tersangka.Sambo tiba di Bareskrim Polri sekira jam 09.50 WIB. Ia tiba lebih awal dengan mengendarai mobil Toyota Innova hitam.

Seperti diberitakan PojokSatu (Jawa Pos Group), Irjen Sambo merupakan bos dari dua ajudannya, yakni Bhayangkara Dua Richard Eliezer Bharada E dan Brigadir Yosua Hutabarat atau Brigadir Joshua.

Selaku pemilik rumah (TKP), Sambo memenuhi panggilan penyidik Badan Reserse Kriminal Kepolisian Negara Republik Indonesia untuk diperiksa sebagai saksi, di gedung Bareskrim Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pagi tadi.

Irjen Sambo menutup dirinya dengan pakaian dinas harian (PDH). Sejak turun dari Kijang, Ferdy mendapat pengawalan ketat dari belasan orang. Ada yang berseragam, juga pakaian rapi biasa. Entah mereka itu ajudan Irjen Ferdy Sambo atau petugas di Bareskrim Polri.

Satu dari mereka tampaknya akrab dengan FS. Dia berpakaian warna gelap. Saat pria itu memberi gestur meminta jalan buat Ferdy, tangan kirinya terbuka, terlihat tato entah apa maknanya.

“Saya hadir memenuhi panggilan penyidik Bareskrim Polri. Pemeriksaan hari ini adalah pemeriksaan yang keempat. Saya sudah memberikan keterangan kepada penyidik Polres Jaksel, Polda Metro Jaya, dan sekarang yang keempat di Bareskrim Polri,” kata Sambo. Alumnus Akpol 1994 itu juga menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya Brigadir J. Irjen Ferdy Sambo.

“Semoga keluarga (Brigadir J) diberikan kekuatan. Namun, semua itu terlepas dari apa yang telah dilakukan Saudara Yosua kepada istri dan keluarga saya,” tuturnya.(Jawapos)

Most Read

Artikel Terbaru

/