28.4 C
Manado
Rabu, 6 Juli 2022

Info BMKG, Wilayah Ini Potensi Terjadi Hujan Disertai Kilat dan Angin Kencang

MANADOPOST.ID–Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperingatkan potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai kilat/petir dan angin kencang di sejumlah daerah di Indonesia, Minggu (6/6).

Berdasar informasi peringatan dini dalam laman www.bmkg.go.id, Sabtu (5/6) malam, daerah yang berpotensi terjadi hujan sedang hingga lebat disertai kilat/petir dan angin kencang adalah Banten di wilayah Lebak bagian timur. Kemudian di DKI Jakarta di wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur pada siang hingga menjelang malam hari (6/6).

Sedangkan di Jawa Barat di wilayah Kabupaten dan Kota Bogor, Kota Depok, Kabupaten dan Kota Bekasi, Kabupaten Karawang, Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Cianjur, Kabupaten Purwakarta, Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Bandung, Kota Cimahi, Kabupaten Indramayu, Kabupaten dan Kota Cirebon, Kabupaten Kuningan, Kabupaten Sumedang, Kabupaten Majalengka, Kabupaten dan Kota Tasikmalaya, Kabupaten Garut, Kabupaten Ciamis, dan Kota Banjar.

Di Jambi di wilayah Kabupaten Bungo, Kabupaten Merangin, Kabupaten Sarolangun, dan Kota Sungai Penuh pada malam hari (6/6). Di Lampung di wilayah Lampung Barat, Pesisir Barat, Way Kanan, Lampung Utara, Lampung Tengah, Lampung Timur, Lampung Selatan, Pesawaran, Pringsewu, Tanggamus pada siang dan sore hari.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

Untuk Kalimantan Barat adalah Kabupaten dan Kota Melawi. Di Kalimantan Selatan di wilayah Kota Banjarmasin, Banjarbaru, Kabupaten Banjar, Barito Kuala, Tapin, Hulu Sungai Selatan, Hulu Sungai Tengah, Hulu Sungai Utara, Balangan, Tabalong serta Kabupaten Kotabaru,

Di Kalimantan Tengah di sebagian besar wilayah Kalimantan Tengah. Di Kalimantan Timur di wilayah Long Apari, Batu Ampar, Karangan, Kongbeng, Sandaran, Sangkulirang, dan Bengalon. Di Kalimantan Utara di Wilayah Pujungan, Krayan, Krayan selatan, Sungai Boh, Kayan Hilir, Lumbis dan Sungai Menggaris.

Di Sulawesi Barat di wilayah Kabupaten Mamasa (Tabulahan), Mamuju, Mamuju Tengah, dan Mamuju Utara. Di Sulawesi Tengah di wilayah Kota Palu, Sigi, Donggala, Parimo, Poso, Touna, Tolitoli, Buol, Morowali, Morowali Utara, Banggai, Banggai Laut, dan Banggai Kepulauan.

Di Papua Barat yakni di Raja ampat, Pegunungan Arfak, dan Maybrat. Sebelumnya, Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati mengatakan, lembaganya masih menghadapi tantangan terkait upaya penyebaran informasi peringatan dini agar masyarakat lebih waspada. Peringatan dini yang dikeluarkan tidak selalu menarik maupun mendapat perhatian masyarakat.

”Contohnya saat mengeluarkan peringatan dini dampak Siklon Tropis Seroja. Ada pakar sosial media yang menganalisis saat peringatan dini dikeluarkan, menjadi tren yang naik. Tapi kemudian kalah dengan trendingnya yang lain jadi peringatan dini dianggap tidak menarik,” ujar Dwikorita seperti dilansir dari Antara.(jawapos)

MANADOPOST.ID–Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperingatkan potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai kilat/petir dan angin kencang di sejumlah daerah di Indonesia, Minggu (6/6).

Berdasar informasi peringatan dini dalam laman www.bmkg.go.id, Sabtu (5/6) malam, daerah yang berpotensi terjadi hujan sedang hingga lebat disertai kilat/petir dan angin kencang adalah Banten di wilayah Lebak bagian timur. Kemudian di DKI Jakarta di wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur pada siang hingga menjelang malam hari (6/6).

Sedangkan di Jawa Barat di wilayah Kabupaten dan Kota Bogor, Kota Depok, Kabupaten dan Kota Bekasi, Kabupaten Karawang, Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Cianjur, Kabupaten Purwakarta, Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Bandung, Kota Cimahi, Kabupaten Indramayu, Kabupaten dan Kota Cirebon, Kabupaten Kuningan, Kabupaten Sumedang, Kabupaten Majalengka, Kabupaten dan Kota Tasikmalaya, Kabupaten Garut, Kabupaten Ciamis, dan Kota Banjar.

Di Jambi di wilayah Kabupaten Bungo, Kabupaten Merangin, Kabupaten Sarolangun, dan Kota Sungai Penuh pada malam hari (6/6). Di Lampung di wilayah Lampung Barat, Pesisir Barat, Way Kanan, Lampung Utara, Lampung Tengah, Lampung Timur, Lampung Selatan, Pesawaran, Pringsewu, Tanggamus pada siang dan sore hari.

Untuk Kalimantan Barat adalah Kabupaten dan Kota Melawi. Di Kalimantan Selatan di wilayah Kota Banjarmasin, Banjarbaru, Kabupaten Banjar, Barito Kuala, Tapin, Hulu Sungai Selatan, Hulu Sungai Tengah, Hulu Sungai Utara, Balangan, Tabalong serta Kabupaten Kotabaru,

Di Kalimantan Tengah di sebagian besar wilayah Kalimantan Tengah. Di Kalimantan Timur di wilayah Long Apari, Batu Ampar, Karangan, Kongbeng, Sandaran, Sangkulirang, dan Bengalon. Di Kalimantan Utara di Wilayah Pujungan, Krayan, Krayan selatan, Sungai Boh, Kayan Hilir, Lumbis dan Sungai Menggaris.

Di Sulawesi Barat di wilayah Kabupaten Mamasa (Tabulahan), Mamuju, Mamuju Tengah, dan Mamuju Utara. Di Sulawesi Tengah di wilayah Kota Palu, Sigi, Donggala, Parimo, Poso, Touna, Tolitoli, Buol, Morowali, Morowali Utara, Banggai, Banggai Laut, dan Banggai Kepulauan.

Di Papua Barat yakni di Raja ampat, Pegunungan Arfak, dan Maybrat. Sebelumnya, Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati mengatakan, lembaganya masih menghadapi tantangan terkait upaya penyebaran informasi peringatan dini agar masyarakat lebih waspada. Peringatan dini yang dikeluarkan tidak selalu menarik maupun mendapat perhatian masyarakat.

”Contohnya saat mengeluarkan peringatan dini dampak Siklon Tropis Seroja. Ada pakar sosial media yang menganalisis saat peringatan dini dikeluarkan, menjadi tren yang naik. Tapi kemudian kalah dengan trendingnya yang lain jadi peringatan dini dianggap tidak menarik,” ujar Dwikorita seperti dilansir dari Antara.(jawapos)

Most Read

Artikel Terbaru

/