33.4 C
Manado
Kamis, 11 Agustus 2022

KOK BISA? Sudah Bayar Rp300 Juta, 46 WNI malah Dideportasi Saudi, Gus Yaqut Siapkan Sanksi Tegas

MANADOPOST.ID-Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas atau Gus Yaqut memastikan akan memberikan sanksi paling tegas terhadap travel yang membawa 46 WNI yang berujung dideportasi Saudi.

 

Diketahui, travel yang membawa 46 WNI ini diduga menyelenggarakan kegiatan ibadah haji tidak sesuai dengan peraturan dan ujungnya 46 WNI ini dideportasi Arab Saudi.

 

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

Menyikapi kejadian ini, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas atau Gus Yaqut pun memberikan respon tegas.

 

Ketegasan sikap itu dilakukan Gus Yaqut mengingat 46 WNI ini tertahan di Imigrasi Arab Saudi setibanya mereka di Jeddah pada Kamis dini hari (30/6).

 

Mereka berangkat ke Arab Saudi dengan penerbangan reguler, dan mendarat di Bandara Internasional Jeddah, Arab Saudi.

 

Gus Yaqut mengaku akan menindak tegas travel yang memberangkatkan 46 WNI itu yang sudah membayar Rp 200 juta-Rp 300 juta.

 

“Kita akan berikan sanksi yang saya kira paling tegas buat mereka,” kata Gus Yaqut, Selasa (5/7).

 

Menag Gus Yaqut menjelaskan bahwa setiap penyelenggara perjalanan ibadah haji, termasuk juga umrah, tidak boleh mempermainkan nasib orang, apalagi mereka yang ingin beribadah. Mempermainkan keinginan ibadah orang itu dosa besar.

 

“Kita akan berikan sanksi yang tepat untuk mereka,” kata Gus Yaqut.

 

Diketahui, sebanyak 46 warga negara Indonesia (WNI) tertahan di Imigrasi Arab Saudi setibanya mereka di Jeddah, Kamis, 30 Juni 2022, dini hari.

 

Mereka tidak lolos proses imigrasi setelah diketahui bahwa visa yang dibawa tidak ditemukan dalam sistem imigrasi Arab Saudi.

 

Menurut pengakuan pihak travel, mereka menggunakan visa dari Singapura dan Malaysia untuk memberangkatkan 46 WNI tersebut yang akhirnya berujung dideportasi Arab Saudi.(ral/rmol/pojoksatu)

MANADOPOST.ID-Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas atau Gus Yaqut memastikan akan memberikan sanksi paling tegas terhadap travel yang membawa 46 WNI yang berujung dideportasi Saudi.

 

Diketahui, travel yang membawa 46 WNI ini diduga menyelenggarakan kegiatan ibadah haji tidak sesuai dengan peraturan dan ujungnya 46 WNI ini dideportasi Arab Saudi.

 

Menyikapi kejadian ini, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas atau Gus Yaqut pun memberikan respon tegas.

 

Ketegasan sikap itu dilakukan Gus Yaqut mengingat 46 WNI ini tertahan di Imigrasi Arab Saudi setibanya mereka di Jeddah pada Kamis dini hari (30/6).

 

Mereka berangkat ke Arab Saudi dengan penerbangan reguler, dan mendarat di Bandara Internasional Jeddah, Arab Saudi.

 

Gus Yaqut mengaku akan menindak tegas travel yang memberangkatkan 46 WNI itu yang sudah membayar Rp 200 juta-Rp 300 juta.

 

“Kita akan berikan sanksi yang saya kira paling tegas buat mereka,” kata Gus Yaqut, Selasa (5/7).

 

Menag Gus Yaqut menjelaskan bahwa setiap penyelenggara perjalanan ibadah haji, termasuk juga umrah, tidak boleh mempermainkan nasib orang, apalagi mereka yang ingin beribadah. Mempermainkan keinginan ibadah orang itu dosa besar.

 

“Kita akan berikan sanksi yang tepat untuk mereka,” kata Gus Yaqut.

 

Diketahui, sebanyak 46 warga negara Indonesia (WNI) tertahan di Imigrasi Arab Saudi setibanya mereka di Jeddah, Kamis, 30 Juni 2022, dini hari.

 

Mereka tidak lolos proses imigrasi setelah diketahui bahwa visa yang dibawa tidak ditemukan dalam sistem imigrasi Arab Saudi.

 

Menurut pengakuan pihak travel, mereka menggunakan visa dari Singapura dan Malaysia untuk memberangkatkan 46 WNI tersebut yang akhirnya berujung dideportasi Arab Saudi.(ral/rmol/pojoksatu)

Most Read

Artikel Terbaru

/