32.4 C
Manado
Rabu, 17 Agustus 2022

TERKUAK! LPSK Blak-blakan: Bharada E Bukan Seorang Penembak Jitu, Makanya Dia Minta..

MANADOPOST.ID-Kasus kematian Brigadir Joshua masih menjadi misteri, apakah penembakan yang terjadi di rumah Irjen Ferdy Sambo murni tembak-tembakan atau ditembak jarak dekat tanpa ada perlawanan.

 

Juru Bicara Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) Rully Novian mengatakan pihaknya memiliki kewenangan untuk melakukan investigasi soal permohonan perlindungan Bharada E.

 

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

Dia menyebutkan pernyataan Wakil Ketua LPSK soal Bharada E bukan penembak jitu berdasarkan informasi yang valid.

 

“LPSK tidak akan menanggapi kembali pengacaranya, tetapi kami punya sumber informasi terhadap hal itu yang bisa membuktikan itu sebetulnya dari rekan kerja, pelatih atau komandannya untuk memastikan itu,” kata Rully saat dihubungi JPNN.com yang dikutip dari pojoksatu.id, Sabtu (6/8).

 

Kasus Brigadir J Dia juga menjelaskan pernyataan yang menyebutkan Bharada E melakukan penembakan terhadap Brigadir Nofryansah Yosua Hutabarat atau Brigadir J dari jarak dekat juga diperoleh dari informan yang dapat dipercaya.

 

“Tentu kami juga punya mekanisme itu dan pernyataan itu adalah informasi yang kami peroleh sementara dari investigasi. (Info akurat) Ya, sumber LPSK akurat,” lanjutnya.

 

Namun, Rully tidak dapat menjelaskan secara detail terkait penembakan dari jarak dekat tersebut.

 

Sebab, kata dia, pihaknya tidak melakukan olah tempat kejadian perkara maupun mendatangi lokasi penembakan Brigadir J.

 

“Namun, kami baru dapat dari sumber informasi dan itu hasil investigasi LPSK,” pungkasnya.(dhe/pojoksatu)

MANADOPOST.ID-Kasus kematian Brigadir Joshua masih menjadi misteri, apakah penembakan yang terjadi di rumah Irjen Ferdy Sambo murni tembak-tembakan atau ditembak jarak dekat tanpa ada perlawanan.

 

Juru Bicara Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) Rully Novian mengatakan pihaknya memiliki kewenangan untuk melakukan investigasi soal permohonan perlindungan Bharada E.

 

Dia menyebutkan pernyataan Wakil Ketua LPSK soal Bharada E bukan penembak jitu berdasarkan informasi yang valid.

 

“LPSK tidak akan menanggapi kembali pengacaranya, tetapi kami punya sumber informasi terhadap hal itu yang bisa membuktikan itu sebetulnya dari rekan kerja, pelatih atau komandannya untuk memastikan itu,” kata Rully saat dihubungi JPNN.com yang dikutip dari pojoksatu.id, Sabtu (6/8).

 

Kasus Brigadir J Dia juga menjelaskan pernyataan yang menyebutkan Bharada E melakukan penembakan terhadap Brigadir Nofryansah Yosua Hutabarat atau Brigadir J dari jarak dekat juga diperoleh dari informan yang dapat dipercaya.

 

“Tentu kami juga punya mekanisme itu dan pernyataan itu adalah informasi yang kami peroleh sementara dari investigasi. (Info akurat) Ya, sumber LPSK akurat,” lanjutnya.

 

Namun, Rully tidak dapat menjelaskan secara detail terkait penembakan dari jarak dekat tersebut.

 

Sebab, kata dia, pihaknya tidak melakukan olah tempat kejadian perkara maupun mendatangi lokasi penembakan Brigadir J.

 

“Namun, kami baru dapat dari sumber informasi dan itu hasil investigasi LPSK,” pungkasnya.(dhe/pojoksatu)

Most Read

Artikel Terbaru

/