33.4 C
Manado
Kamis, 11 Agustus 2022

Astaga! Nekat Mudik, Pemudik Ini Sembunyi di Truk Sayur

MANADOPOST.ID—Pembatasan mudik ketat dilakukan pemerintah bersama petugas keamanan. Menariknya, masih ada saja pemudik yang nekat. Bahkan sampai sembunyi di truk sayuran.

Ini ditemukan personel gabungan di Gerbang Tol Cikarang Barat. Mereka berusaha untuk mengakali petugas dengan berbagai cara. Salah satu di antaranya menggunakan truk untuk mudik.

Seperti yang dilakukan beberapa pemudik dari Bekasi. Mereka nekat menumpang truk sayur berpelat nomor Z 9338 DB. Aep Saepuloh yang menyopiri truk itu mengaku tidak punya niat membawa pemudik.

Dilansir dari jawapos.com, Aep mengangkut pemudik lantaran mereka meminta ikut untuk pulang ke Garut. ”Nggak tahu ada larangan,” kata dia. Dia pun pasrah lantaran petugas tidak langsung mengarahkannya untuk putar balik. Itu dilakukan karena Aep bukan cuma melanggar larangan mudik.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

Melainkan turut juga menerobos aturan lalu lintas.Truk yang disopiri oleh Aep diperiksa petugas sekitar pukul 00.50. Tidak ada persoalan saat petugas mengecek Aep. Namun, kejanggalan tampak pada penumpang yang duduk di samping kursi pengemudi.

Kedua penumpang itu perempuan. Mereka enggan bicara saat ditanyai. Petugas pun kaget saat memeriksa bagian bak truk tersebut. Tidak kurang tujuh orang pemudik tengah sembunyi di antara tumpukan sayur. ”Ini ada orang di sini,” kata salah seorang petugas.

Aep langsung diminta menepikan truknya ke arah Posko Penyekatan. Di sana dia ditanyai soal muatan yang dibawanya. Tidak bisa lagi mengelak, dia mengakui bahwa penumpang tersebut hendak pulang kampung ke Cikajang, Garut. ”Iya, semuanya ke Cikajang,” ucap Aep.

Berdasar pengakuan Aep, dia sehari-hari pergi dan pulang Garut-Bekasi. ”Bawa sayur rutin,” ujarnya. Apes, beberapa kenalannya di Bekasi meminta ikut. Mereka ingin mudik namun takut lantaran sudah mengetahui akan ada penyekatan.

Kendaraan barang termasuk truk memang tetap dibolehkan melintas titik penyekatan. Namun bila petugas melihat ada yang mencurigakan, bukan tidak mungkin dilakukan pemeriksaan. Seperti yang dialami oleh Aep. ”Surat-surat (kendaraan) ada semua,” kilahnya.(jawapos/gel)

MANADOPOST.ID—Pembatasan mudik ketat dilakukan pemerintah bersama petugas keamanan. Menariknya, masih ada saja pemudik yang nekat. Bahkan sampai sembunyi di truk sayuran.

Ini ditemukan personel gabungan di Gerbang Tol Cikarang Barat. Mereka berusaha untuk mengakali petugas dengan berbagai cara. Salah satu di antaranya menggunakan truk untuk mudik.

Seperti yang dilakukan beberapa pemudik dari Bekasi. Mereka nekat menumpang truk sayur berpelat nomor Z 9338 DB. Aep Saepuloh yang menyopiri truk itu mengaku tidak punya niat membawa pemudik.

Dilansir dari jawapos.com, Aep mengangkut pemudik lantaran mereka meminta ikut untuk pulang ke Garut. ”Nggak tahu ada larangan,” kata dia. Dia pun pasrah lantaran petugas tidak langsung mengarahkannya untuk putar balik. Itu dilakukan karena Aep bukan cuma melanggar larangan mudik.

Melainkan turut juga menerobos aturan lalu lintas.Truk yang disopiri oleh Aep diperiksa petugas sekitar pukul 00.50. Tidak ada persoalan saat petugas mengecek Aep. Namun, kejanggalan tampak pada penumpang yang duduk di samping kursi pengemudi.

Kedua penumpang itu perempuan. Mereka enggan bicara saat ditanyai. Petugas pun kaget saat memeriksa bagian bak truk tersebut. Tidak kurang tujuh orang pemudik tengah sembunyi di antara tumpukan sayur. ”Ini ada orang di sini,” kata salah seorang petugas.

Aep langsung diminta menepikan truknya ke arah Posko Penyekatan. Di sana dia ditanyai soal muatan yang dibawanya. Tidak bisa lagi mengelak, dia mengakui bahwa penumpang tersebut hendak pulang kampung ke Cikajang, Garut. ”Iya, semuanya ke Cikajang,” ucap Aep.

Berdasar pengakuan Aep, dia sehari-hari pergi dan pulang Garut-Bekasi. ”Bawa sayur rutin,” ujarnya. Apes, beberapa kenalannya di Bekasi meminta ikut. Mereka ingin mudik namun takut lantaran sudah mengetahui akan ada penyekatan.

Kendaraan barang termasuk truk memang tetap dibolehkan melintas titik penyekatan. Namun bila petugas melihat ada yang mencurigakan, bukan tidak mungkin dilakukan pemeriksaan. Seperti yang dialami oleh Aep. ”Surat-surat (kendaraan) ada semua,” kilahnya.(jawapos/gel)

Most Read

Artikel Terbaru

/