27.4 C
Manado
Kamis, 7 Juli 2022

Kabar Baik! Waktu Karantina WNA Bakal Dipangkas Jadi 5 Hari

MANADOPOST.ID – Kabar baik untuk warga negara asing (WNA) yang akan masuk ke Indonesia. Pemerintah mewacanakan revisi aturan mengenai waktu karantina bagi para WNA tersebut.

Dilansir dari viva.co.id, hal ini bersamaan dengan kebijakan mulai dibukanya Bandara Ngurah Rai Bali, dalam waktu dekat atau tepatnya 14 Oktober 2021.

Ketua Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) Airlangga Hartarto mengungkapkan, waktu karantina yang ditetapkan Pemerintah sebelumnya selama 8 hari, kemungkinan akan dipotong menjadi 5 hari.

“Dengan situasi seperti ini (Kasus COVID-19 melandai) akan dirapatkan dan posisinya menjadi 5 hari,” kata usai rapat terbatas di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (7/10/2021).

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

Namun demikian Airlangga mengatakan, keputusan itu belum diketok. Karena kebijakan jika dikeluarkan memengaruhi dari beleid sebelumnya yang telah ditetapkan.

Yakni salah satunya mengenai Instruksi Menteri Dalam Negeri dan keputusan Satgas COVID-19 serta Badan Nasional Penanggulangan Bencana.

“Ini kan harus dibuat dari BNPB, dari Inmendagri kemudian juga dari Kemenhub,” ujarnya.

Menteri koordinator bidang perekonomian itu bilang, kebijakan mulai dilonggarkan aturan perjalanan serta berbagai kegiatan karena berkaca pada level PPKM. Yang di beberapa daerah levelnya mulai menurun.

MANADOPOST.ID – Kabar baik untuk warga negara asing (WNA) yang akan masuk ke Indonesia. Pemerintah mewacanakan revisi aturan mengenai waktu karantina bagi para WNA tersebut.

Dilansir dari viva.co.id, hal ini bersamaan dengan kebijakan mulai dibukanya Bandara Ngurah Rai Bali, dalam waktu dekat atau tepatnya 14 Oktober 2021.

Ketua Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) Airlangga Hartarto mengungkapkan, waktu karantina yang ditetapkan Pemerintah sebelumnya selama 8 hari, kemungkinan akan dipotong menjadi 5 hari.

“Dengan situasi seperti ini (Kasus COVID-19 melandai) akan dirapatkan dan posisinya menjadi 5 hari,” kata usai rapat terbatas di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (7/10/2021).

Namun demikian Airlangga mengatakan, keputusan itu belum diketok. Karena kebijakan jika dikeluarkan memengaruhi dari beleid sebelumnya yang telah ditetapkan.

Yakni salah satunya mengenai Instruksi Menteri Dalam Negeri dan keputusan Satgas COVID-19 serta Badan Nasional Penanggulangan Bencana.

“Ini kan harus dibuat dari BNPB, dari Inmendagri kemudian juga dari Kemenhub,” ujarnya.

Menteri koordinator bidang perekonomian itu bilang, kebijakan mulai dilonggarkan aturan perjalanan serta berbagai kegiatan karena berkaca pada level PPKM. Yang di beberapa daerah levelnya mulai menurun.

Most Read

Artikel Terbaru

/