25.2 C
Manado
Jumat, 12 Agustus 2022

KNKT Turun Tangan Investigasi Kecelakaan Maut Vanessa Angel dan Bibi Ardiansyah

MANADOPOST.ID– Komite Nasional Kesalamatan Trasnportasi (KNKT) turun tangan menginvestigasi kecelakaan maut  Vanessa Angel dan suaminya Bibi Ardiansyah.

Kecelakaan tersebut terjadi di Tol Jombang-Mojokerto arah ke Surabaya. Plt Ketua Sub Komite Lalu Lintas dan Angkutan Jalan KNKT, Ahmad Wildan mengatakan, pihaknya tengah menyelidiki kecelakaan tersebut.

“Kami akan mengindetifikasi penyebab kecalakaan dan fasilitas di jalan Tol,” ujarnya saat dihubungi, Minggu (7/11).

Kendati demikian, Ahmad Wildan menyebutkan bahwa KNKT masih dalam tahap proses pengumpulan data. “Kami minta datanya ke pengelola tol, untuk dilakukan table top investigation,” ungkapnya.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

Ahmad Wildan juga mengatakan, KNKT setiap tahun selalu menelusuri insiden kecelakaan di tol. Dari berbagai insiden tersebut, Wildan memastikan jalan tol sudah memenuhi standar yang ditetapkan. “Kalau jalan Tol sudah aman, mayoritas kecelakaan karena human error,” pungkasnya.

Untuk diketahui, Hasil pemeriksaan awal, sopir pribadi Vanessa Angel dan Bibi Ardiansyah, Tubagus Joddy mengaku hanya melaju 120 km/jam, bukan 190 km/jam.

Kecelakaan tunggal merenggut nyawa Vanessa Angel dan suaminya Bibi Ardiansyah. Pengendara mobil nahas tersebut, Tubagus Joddy mengaku kecepatannya 120 km/jam.

Hal ini diungkapkan Joddy saat dimintai keterangan awal oleh polisi. “Kalau dari interogasi awal dari sopir mengaku 120 km per jam,” kata Kasi Laka Subdit Gakkum Ditlantas Polda Jatim, Kompol Hendry Ferdinan Kennedy di Surabaya, Sabtu (6/11).

Saat disinggung apakah Joddy mengantuk saat menyetir, Kennedy mengatakan belum tahu persis. Karena untuk mengetahui penyebab kecelakaan membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut. “Nah itu kita belum tahu makanya harus didalami proses lebih lanjut,” ungkapnya.

Sementara itu, Kennedy mengatakan pihaknya belum bisa melakukan pemeriksaan lebih lanjut.Karena, kondisi Tubagus Joddy masih belum memungkinkan untuk dilakukan pemeriksaan. “Kondisi sopir belum bisa ditanyai lebih lanjut,” tambahnya. (muf/pojoksatu)

MANADOPOST.ID– Komite Nasional Kesalamatan Trasnportasi (KNKT) turun tangan menginvestigasi kecelakaan maut  Vanessa Angel dan suaminya Bibi Ardiansyah.

Kecelakaan tersebut terjadi di Tol Jombang-Mojokerto arah ke Surabaya. Plt Ketua Sub Komite Lalu Lintas dan Angkutan Jalan KNKT, Ahmad Wildan mengatakan, pihaknya tengah menyelidiki kecelakaan tersebut.

“Kami akan mengindetifikasi penyebab kecalakaan dan fasilitas di jalan Tol,” ujarnya saat dihubungi, Minggu (7/11).

Kendati demikian, Ahmad Wildan menyebutkan bahwa KNKT masih dalam tahap proses pengumpulan data. “Kami minta datanya ke pengelola tol, untuk dilakukan table top investigation,” ungkapnya.

Ahmad Wildan juga mengatakan, KNKT setiap tahun selalu menelusuri insiden kecelakaan di tol. Dari berbagai insiden tersebut, Wildan memastikan jalan tol sudah memenuhi standar yang ditetapkan. “Kalau jalan Tol sudah aman, mayoritas kecelakaan karena human error,” pungkasnya.

Untuk diketahui, Hasil pemeriksaan awal, sopir pribadi Vanessa Angel dan Bibi Ardiansyah, Tubagus Joddy mengaku hanya melaju 120 km/jam, bukan 190 km/jam.

Kecelakaan tunggal merenggut nyawa Vanessa Angel dan suaminya Bibi Ardiansyah. Pengendara mobil nahas tersebut, Tubagus Joddy mengaku kecepatannya 120 km/jam.

Hal ini diungkapkan Joddy saat dimintai keterangan awal oleh polisi. “Kalau dari interogasi awal dari sopir mengaku 120 km per jam,” kata Kasi Laka Subdit Gakkum Ditlantas Polda Jatim, Kompol Hendry Ferdinan Kennedy di Surabaya, Sabtu (6/11).

Saat disinggung apakah Joddy mengantuk saat menyetir, Kennedy mengatakan belum tahu persis. Karena untuk mengetahui penyebab kecelakaan membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut. “Nah itu kita belum tahu makanya harus didalami proses lebih lanjut,” ungkapnya.

Sementara itu, Kennedy mengatakan pihaknya belum bisa melakukan pemeriksaan lebih lanjut.Karena, kondisi Tubagus Joddy masih belum memungkinkan untuk dilakukan pemeriksaan. “Kondisi sopir belum bisa ditanyai lebih lanjut,” tambahnya. (muf/pojoksatu)

Most Read

Artikel Terbaru

/