alexametrics
24.4 C
Manado
Jumat, 27 Mei 2022

Banner Mobile (Anymind)

Penyidikan Dihentikan, Gatot Nurmantyo Malah Bongkar Kasus Helikopter AW 101: Presiden Lebih Tahu

MANADOPOST.ID–Penyidikan kasus dugaan korupsi pembelian Helikopter Augusta Westland (AW)-101 dihentikan Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI. Penghentian ini sejalan dengan keputusan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa belum mau banyak berkomentar terkait penghentian kasus ini. Dia mengaku belum mengetahui secara pasti kasus tersebut.

“Saya janji akan telusuri ke internal kami, dari penyidik maupun oditur,” kata Andika dbeberapa waktu lalu.

Andika juga akan berkoordinasi dengan pihak KPK untuk mendapat kejelasan kasus ini. “Saya juga akan komunikasi dengan KPK. Supaya jelas dulu lah. Pasti nanti ada saatnya saya akan jelaskan,” jelasnya.

Di sisi lain, mantan Panglima TNI Jenderal Purn Gatot Nurmantyo blak-blakan terkait kronologi kasus Helikopter Augusta Westland (AW)-101.

Menurutnya, hal tersebut berawal dari sidang kabinet sekitar tahun 2016 yang dihadiri Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla.

Dalam sidang kabinet tersebut, Kepala Staf Angkatan Udara (KASAU) Marsekal TNI (Purn) Agus Supriatna memaparkan rencana pembelian helikopter VVIP.

Menurut Gatot Nurmantyo, berdasarkan hasil diskusi, Jusuf Kalla menyebut harga heli tersebut terlalu mahal dan bekas dibeli India, namun dikembalikan kepada Airbus karena kasus korupsi pada 2012 lalu. Sementara itu, Jokowi tidak menghendaki dan mengimbau agar tidak membeli lagi heli VVIP.

MANADOPOST.ID–Penyidikan kasus dugaan korupsi pembelian Helikopter Augusta Westland (AW)-101 dihentikan Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI. Penghentian ini sejalan dengan keputusan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa belum mau banyak berkomentar terkait penghentian kasus ini. Dia mengaku belum mengetahui secara pasti kasus tersebut.

“Saya janji akan telusuri ke internal kami, dari penyidik maupun oditur,” kata Andika dbeberapa waktu lalu.

Andika juga akan berkoordinasi dengan pihak KPK untuk mendapat kejelasan kasus ini. “Saya juga akan komunikasi dengan KPK. Supaya jelas dulu lah. Pasti nanti ada saatnya saya akan jelaskan,” jelasnya.

Di sisi lain, mantan Panglima TNI Jenderal Purn Gatot Nurmantyo blak-blakan terkait kronologi kasus Helikopter Augusta Westland (AW)-101.

Menurutnya, hal tersebut berawal dari sidang kabinet sekitar tahun 2016 yang dihadiri Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla.

Dalam sidang kabinet tersebut, Kepala Staf Angkatan Udara (KASAU) Marsekal TNI (Purn) Agus Supriatna memaparkan rencana pembelian helikopter VVIP.

Menurut Gatot Nurmantyo, berdasarkan hasil diskusi, Jusuf Kalla menyebut harga heli tersebut terlalu mahal dan bekas dibeli India, namun dikembalikan kepada Airbus karena kasus korupsi pada 2012 lalu. Sementara itu, Jokowi tidak menghendaki dan mengimbau agar tidak membeli lagi heli VVIP.

Most Read

Artikel Terbaru

/