25C
Manado
Senin, 1 Maret 2021

Badan Siber Sandi Negara Jamin Sertifikat Tanah Elektronik

MANADOPOST.ID–Sertifikat Tanah Elektronik terjamin keamanan dan kerahasiaan data. Sebab, seluruh proses pengamanan informasi dalam sertifikat-el ini menggunakan teknologi persandian kriptografi yang dijamin Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).

Kementerian Agraria Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) akan memberlakukan tanda tangan elektronik. Sehingga ketika penandatangan digital dilakukan, operasi kriptografi melekatkan sertifikat digital dan dokumen yang akan ditandatangani dalam sebuah kode yang unik.

Di sertifikat elektronik nantinya juga akan menggunakan hashcode, QR Code, dan single identity (identitas tunggal, red). Masyarakat akan mendapat informasi ketentuan penggunaan sertifikat elektronik, baik kewajiban dan larangannya, serta bentuk dokumen elektronik.

Layaknya penyimpanan uang di perbankan, masyarakat mendapat perlindungan berlapis soal keselamatan data, sehingga potensi pembajakan tidak akan terjadi. “Kita juga mempunyai data center jadi simpan dokumen itu di beberapa tempat sehingga kalau terjadi listrik padam, di tempat lain otomatis bisa dipakai,” beber Menteri ATR/BPN Sofyan Djalil, seperti dikutip antaranews.

Pergantian sertifikat elektronik ini menjadi bagian transformasi digital pemerintah. Apalagi, sebelumnya Kementerian ATR/BPN juga sudah memberlakukan empat layanan elektronik, yakni Hak Tanggungan Elektronik, Pengecekan Sertifikat, Zona Nilai Tanah dan Surat Keterangan Pendaftaran Tanah.

Jika seluruh layanan tersebut dapat dilakukan secara digital, setidaknya 30 persen antrean di Kantor BPN dapat dikurangi karena dokumen elektronik yang dinilai lebih efektivitas dan efisien.

Perpindahan media sertifikat tanah ini memang dinilai menimbulkan ketidaknyamanan bagi masyarakat, dan itu menjadi proses yang wajar. Namun demikian, digitalisasi ini harus diyakini sebagai keniscayaan yang nantinya dapat mempermudah kepengurusan pertanahan.

Selain memberi kepastian dan perlindungan hukum, mengurangi jumlah sengketa tanah dan perkara pengadilan mengenai pertanahan, sertifikat elektronik ini juga akan memperbaiki peringkat Indonesia terkait kemudahan berusaha. (anc)

Artikel Terbaru