alexametrics
32.4 C
Manado
Kamis, 19 Mei 2022

Banner Mobile (Anymind)

Namanya Disebut-sebut Ferdinand Hutahaean, Adik Gus Dur: Saya Menyaksikan, Ada Kiai-kiai

MANADOPOST.ID–Ferdinand Hutahaean menyebut nama  Adik almarhum Presiden keempat RI Abdurrahman Wahid alias Gus Dur, Lily Wahid saat mengucapkan kalimat syahadat, 2017 silam.

Lily Wahid pun angkat bicara. Dia mengakui menyaksikan Eks Jubir Demokrat bersyahadat. “Saya memang menyaksikan di situ ada kiai-kiai. Jadi waktu dia bersyahadat saya memang ada di situ,” ujar Lily kepada wartawan, Minggu (9/1/2021).

Hanya saja, Lily Wahid tak mengingat pasti siapa saja ulama yang menjadi saksi saat Ferdinand Hutahaean mualaf.

“Saya lupa, enggak ingat, karena sudah 2017. Namun yang jelas ada yang menyaksikan kiai,” jelasnya.

Ia menyatakan, menyambut baik saat seseorang memutuskan mualaf dan memeluk agama Islam.

Atas alasan itu, ia memutuskan hadir ketika Ferdinand Hutahean memutuskan menjadi mualaf. “Saya berprasangka baik saja, maka saya hadir,” tandasnya.

Sebelumnya, Ferdinand Hutahaean menegaskan bahwa dirinya sudah mualaf sejak 2017 silam dan mngucapkan kalimat syahadat dibimbing KH Ali Yafie.

Sedangkan saksinya adalah adik almarhum KH Abdurrahman Wahid alias Gus Dur, Lily Wahid dan sejumlah orang lainnya. “Ada saksinya Bu Lily, bukan orang sembarangan,” kata Ferdinand, Sabtu (8/1).

Karena itu, tidak mungkin dirinya berniat untuk menghina agama yang kini sudah dianutnya itu. Meski begitu, Ferdinand Hutahaean menyampaikan permohonan maaf atas cuitan yang sudah ia buat.

“Saya mohon maaf yang sebesar-besarnya kepada saudara-saudara saya muslim apabila tersinggung ataupun tersakiti dengan tulisan,” ucapnya.

Ferdinand mengaku, pengetahuan dan pemahamannya tentang Islam pun masih sangat sedikit. “Sekali lagi saya mohon maaf karena ke khilafan saya, mungkin karena pemahaman agama Islam saya yang baru seumur jagung,” ujar Ferdinand.

Ia kemudian meminta umat Islam agar bersedia membimbingnya menjadi muslim yang baik.

“Mohon kiranya dimaafkan dan mohon bimbingan selalu para ulama untuk saya dan keluarga agar lebih baik lagi menjadi seorang muslim,” pungkas Ferdinand Hutahaean. (ruh/pojoksatu)

MANADOPOST.ID–Ferdinand Hutahaean menyebut nama  Adik almarhum Presiden keempat RI Abdurrahman Wahid alias Gus Dur, Lily Wahid saat mengucapkan kalimat syahadat, 2017 silam.

Lily Wahid pun angkat bicara. Dia mengakui menyaksikan Eks Jubir Demokrat bersyahadat. “Saya memang menyaksikan di situ ada kiai-kiai. Jadi waktu dia bersyahadat saya memang ada di situ,” ujar Lily kepada wartawan, Minggu (9/1/2021).

Hanya saja, Lily Wahid tak mengingat pasti siapa saja ulama yang menjadi saksi saat Ferdinand Hutahaean mualaf.

“Saya lupa, enggak ingat, karena sudah 2017. Namun yang jelas ada yang menyaksikan kiai,” jelasnya.

Ia menyatakan, menyambut baik saat seseorang memutuskan mualaf dan memeluk agama Islam.

Atas alasan itu, ia memutuskan hadir ketika Ferdinand Hutahean memutuskan menjadi mualaf. “Saya berprasangka baik saja, maka saya hadir,” tandasnya.

Sebelumnya, Ferdinand Hutahaean menegaskan bahwa dirinya sudah mualaf sejak 2017 silam dan mngucapkan kalimat syahadat dibimbing KH Ali Yafie.

Sedangkan saksinya adalah adik almarhum KH Abdurrahman Wahid alias Gus Dur, Lily Wahid dan sejumlah orang lainnya. “Ada saksinya Bu Lily, bukan orang sembarangan,” kata Ferdinand, Sabtu (8/1).

Karena itu, tidak mungkin dirinya berniat untuk menghina agama yang kini sudah dianutnya itu. Meski begitu, Ferdinand Hutahaean menyampaikan permohonan maaf atas cuitan yang sudah ia buat.

“Saya mohon maaf yang sebesar-besarnya kepada saudara-saudara saya muslim apabila tersinggung ataupun tersakiti dengan tulisan,” ucapnya.

Ferdinand mengaku, pengetahuan dan pemahamannya tentang Islam pun masih sangat sedikit. “Sekali lagi saya mohon maaf karena ke khilafan saya, mungkin karena pemahaman agama Islam saya yang baru seumur jagung,” ujar Ferdinand.

Ia kemudian meminta umat Islam agar bersedia membimbingnya menjadi muslim yang baik.

“Mohon kiranya dimaafkan dan mohon bimbingan selalu para ulama untuk saya dan keluarga agar lebih baik lagi menjadi seorang muslim,” pungkas Ferdinand Hutahaean. (ruh/pojoksatu)

Most Read

Artikel Terbaru

/