alexametrics
24.4 C
Manado
Kamis, 19 Mei 2022

Banner Mobile (Anymind)

Mendadak! Jokowi Panggil Benny Ramdhani ke Istana

JAKARTA-Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Ramdhani pagi ini bertemu Presiden Joko Widodo di Istana Bogor. Panggilan ini mendadak. Seperti disampaikan Ramdhani pada wartawan, Selasa (9/6). “Saya ditelepon tadi malam. Harus bertemu dengan Pak Presiden pagi ini di istana. Dalam pertemuan nanti saya akan membicarakan banyak hal berkaitan dengan agenda-agenda yang sudah dilakukan. Kurang lebih 1 bulan setengah saya menjadi Kepala BP2MI. Juga apa yang akan dilakukan BP2MI selama lima tahun ke depan,” katanya.
Usai bertemu Jokowi, Ramdhani mengatakan Presiden Jokowi menginstruksikan BP2MI terus bekerja maksimal dalam melayani pekerja migran Indonesia (PMI). “Pak Presiden meminta saya mendorong semua kasus kejahatan terhadap PMI secara hukum dan membereskan sindikat pengiriman PMI secara ilegal,” papar putra Bolmong Raya yang pernah menjadi Senator tersebut.
Dia menekankan, PMI adalah pahlawan devisa yang memberikan remiten, sumbangan bagi negara. “Presiden juga memberikan pesan agar pekerja migran hati-hati bekerja di negara lain, selalu berkoordinasi dengan KBRI dan BP2MI. Karena itu sangat penting sekali,” tutupnya.(gel)

JAKARTA-Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Ramdhani pagi ini bertemu Presiden Joko Widodo di Istana Bogor. Panggilan ini mendadak. Seperti disampaikan Ramdhani pada wartawan, Selasa (9/6). “Saya ditelepon tadi malam. Harus bertemu dengan Pak Presiden pagi ini di istana. Dalam pertemuan nanti saya akan membicarakan banyak hal berkaitan dengan agenda-agenda yang sudah dilakukan. Kurang lebih 1 bulan setengah saya menjadi Kepala BP2MI. Juga apa yang akan dilakukan BP2MI selama lima tahun ke depan,” katanya.
Usai bertemu Jokowi, Ramdhani mengatakan Presiden Jokowi menginstruksikan BP2MI terus bekerja maksimal dalam melayani pekerja migran Indonesia (PMI). “Pak Presiden meminta saya mendorong semua kasus kejahatan terhadap PMI secara hukum dan membereskan sindikat pengiriman PMI secara ilegal,” papar putra Bolmong Raya yang pernah menjadi Senator tersebut.
Dia menekankan, PMI adalah pahlawan devisa yang memberikan remiten, sumbangan bagi negara. “Presiden juga memberikan pesan agar pekerja migran hati-hati bekerja di negara lain, selalu berkoordinasi dengan KBRI dan BP2MI. Karena itu sangat penting sekali,” tutupnya.(gel)

Most Read

Artikel Terbaru

/