alexametrics
27.4 C
Manado
Kamis, 19 Mei 2022

Banner Mobile (Anymind)

Ketua DPR Puan Maharani Disebut The Queen of Ghosting, Politikus PDIP Langsung Bereaksi

MANADOPOST.ID–Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa Universitas Negeri Semarang (BEM KM Unnes) Ketua DPR Puan Maharani yang disebut The Queen of Ghosting. 

Menanggapi hal tersebut, politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Arteria Dahlan mengeluhkan predikat yang disematkan kepada Puan tersebut

“Jujur saya sangat sedih sekaligus prihatin stigma yang dengan mudahnya dilontarkan oleh yang namanya mahasiwa khususnya Ibu Ketua DPR dikatakan sedemikian,” ujar Arteria Dahlan kepada wartawan, Kamis (8/7).

Anggota Komisi III DPR itu pun menanyakan kepada BEM KM Unnes apakah paham yang telah disampaikannya. Karena rujukannya hanya beberapa fakta yang tidak utuh.

“Hanya dengan mendasarkan prasangka tanpa terlebih dahulu melakukan penelitia, kajian untuk kemudian diuji publik tiba-tiba melakukan kesimpulan seperti itu,” katanya.

“Yang bahkan cenderung menista, memfitnah, dan menyerang kehormatan seseorang, apalagi ada orang tersebut kepala lembaga tinggi negara dan kepala lembaga kepresidenan,” tamhanya.

Arteria mengatakan, saat menjadi mahasiswa, misalnya ketika memutuskan sesuatu, itu sudah melalui rangkaian diskusi-diskusi yang melibatkan kegiatan riset, kajian, dan uji publik. Sehingga menuturnya, sangat berbeda jauh kondisinya dibandikan sekarang.

“Sehingga tidak seperti sekarang value-nya jauh berbeda, apalagi berlindung dibalik kata mengkritik, padahal sudah patut diduga itu bukan kritik tapi ada indikasi sengaja menista,” ungkapnya.

Sebelumnya, akun instagram resmi Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa Universitas Negeri Semarang (BEM KM Unnes) @bemkmunnes tengah viral di media sosial.

Hal ini lantaran BEM KM Unnes mengunggah gambar Wakil Presiden Ma’ruf Amin dan menyebut sebagai The King of Silent. Presiden Jokowi dengan sebutan The King of Lip Service dan Ketua DPR Puan Maharani yang disebut The Queen of Ghosting.

Unggahan pada Selasa 6 Juli 2021 itu diberi judul Indonesian Political Troll. Dalam keterangan unggahan BEM KM Unnes menyebut hal ini sebagai kritik terhadap pemerintahan Jokowi dan DPR. (jawapos)

MANADOPOST.ID–Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa Universitas Negeri Semarang (BEM KM Unnes) Ketua DPR Puan Maharani yang disebut The Queen of Ghosting. 

Menanggapi hal tersebut, politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Arteria Dahlan mengeluhkan predikat yang disematkan kepada Puan tersebut

“Jujur saya sangat sedih sekaligus prihatin stigma yang dengan mudahnya dilontarkan oleh yang namanya mahasiwa khususnya Ibu Ketua DPR dikatakan sedemikian,” ujar Arteria Dahlan kepada wartawan, Kamis (8/7).

Anggota Komisi III DPR itu pun menanyakan kepada BEM KM Unnes apakah paham yang telah disampaikannya. Karena rujukannya hanya beberapa fakta yang tidak utuh.

“Hanya dengan mendasarkan prasangka tanpa terlebih dahulu melakukan penelitia, kajian untuk kemudian diuji publik tiba-tiba melakukan kesimpulan seperti itu,” katanya.

“Yang bahkan cenderung menista, memfitnah, dan menyerang kehormatan seseorang, apalagi ada orang tersebut kepala lembaga tinggi negara dan kepala lembaga kepresidenan,” tamhanya.

Arteria mengatakan, saat menjadi mahasiswa, misalnya ketika memutuskan sesuatu, itu sudah melalui rangkaian diskusi-diskusi yang melibatkan kegiatan riset, kajian, dan uji publik. Sehingga menuturnya, sangat berbeda jauh kondisinya dibandikan sekarang.

“Sehingga tidak seperti sekarang value-nya jauh berbeda, apalagi berlindung dibalik kata mengkritik, padahal sudah patut diduga itu bukan kritik tapi ada indikasi sengaja menista,” ungkapnya.

Sebelumnya, akun instagram resmi Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa Universitas Negeri Semarang (BEM KM Unnes) @bemkmunnes tengah viral di media sosial.

Hal ini lantaran BEM KM Unnes mengunggah gambar Wakil Presiden Ma’ruf Amin dan menyebut sebagai The King of Silent. Presiden Jokowi dengan sebutan The King of Lip Service dan Ketua DPR Puan Maharani yang disebut The Queen of Ghosting.

Unggahan pada Selasa 6 Juli 2021 itu diberi judul Indonesian Political Troll. Dalam keterangan unggahan BEM KM Unnes menyebut hal ini sebagai kritik terhadap pemerintahan Jokowi dan DPR. (jawapos)

Most Read

Artikel Terbaru

/