30.4 C
Manado
Rabu, 29 Juni 2022

Banner Mobile (Anymind)

FAKTA BARU! Kronologi Kecelakaan Vanessa Angel Dibeber Dirlantas Polda Jatim, Tidak ada Bekas Rem

- Advertisement -

MANADOPOST.ID-Fakta baru terungkap dalam tragedi kecelakaan maut, yang menewaskan Vanessa Angel dan suami.

Dirlantas Polda Jawa Timur (Jatim) Kombes Pol Latif Usman, mengungkap fakta sebenarnya terkait kronologi kecelakaan mobil yang ditumpangi Vanessa Angel bersama sang suami Febri ‘Bibi’ Andriansyah.

Kecelakaan tragis menimpa Vanessa Angel dan suami pada Kamis 4 November 2021. Banyak pemberitaan simpang siur tentang kronologi yang terjadi. Hal itu disampaikan Latif dalam podcast yang diunggah Deddy Corbuzier tanggal 8 November 2021.

Deddy Corbuzier yang memang mengenal korban, ingin membahas kejadian yang sebenarnya dan meluruskan pemberitaan yang beredar di media sosial selama ini.

- Advertisement -

“Sampai saat ini, kemanusiaan yang kita kedepankan. Menyelesaikan persoalan jenazah sampai pendampingan (korban selamat, red),” kata Kombespol Latif Usman seperti dilansir dari channel Deddy Corbuzier.

Latif menuturkan, pendampingan psikologis dilakukan dengan sebaik mungkin untuk mempermudah proses penyidikan di kemudian hari. “Khusus pada driver, si Joddy. Pendampingan dari kemarin-kemarin, orangtua juga sudah kami datangkan,” tuturnya.

Kombespol Latif menegaskan fakta di lapangan yang membenarkan bahwa di lokasi kejadian tidak ada bekas pengereman. “Kita lihat fakta di lapangan, betul tidak ada bekas rem disitu. Bekas rem itu harusnya kelihatan. Nah itu sebagai salah satu bukti, bagaimana sebuah kecelakaan terjadi,” ungkapnya.

Dari penuturannya, beberapa rekaman CCTV di ruas tol Jombang Nganjuk sudah dikumpulkan untuk menguatkan bukti. “Dan ini akan kita rangkai sampai dengan hasil olah TKP-nya dan pemeriksaan saksi ini untuk menentukan penyebab kecelakaan itu terjadi di KM 762 arah Surabaya,” tegasnya.

Dari pernyataan Kombespol Latif, mobil dengan nomor polis B 1264 BJU menghantam ujung pembatas beton. “Di beberapa kilometer, itu kecepatannya 130kpj. Pada saat di KM 672+300, mobil oleng ke kiri, sempat menyentuh pembatas yang menggunakan besi kemudian meghantam ujung batas beton,” ucapnya. “Mobil terpelanting ke arah kanan lajur cepat, sampai mental sejauh 30 meter,” tandasnya.

Kombespol Latif menuturkan kondisi mobil yang terlihat hancur pada bagian atas bukanlah karena mobil terbalik, tetapi karena mendapat tekanan dari tumbukan yang terjadi di bagian kiri. “Makanya pada waktu itu saya sampaikan, ini kecepatan di atas 100k/j,” tuturnya.

Ada beberapa faktor yang menyebabkan kecelakaan di jalan tol, yang paling banyak terjadi adalah hilangnya konsentrasi pengemudi dan pecah ban.

“Hilangnya konsentrasi pengemudi itu bisa mengantuk, kelelahan, dan kegiatan lain yang tidak ada hubungannya dengan mengemudi. Salah satunya penggunaan HP, nah ini yang sedang kita dalami,” ucap Kombespol Latif Usman.(mapaybandung)

MANADOPOST.ID-Fakta baru terungkap dalam tragedi kecelakaan maut, yang menewaskan Vanessa Angel dan suami.

Dirlantas Polda Jawa Timur (Jatim) Kombes Pol Latif Usman, mengungkap fakta sebenarnya terkait kronologi kecelakaan mobil yang ditumpangi Vanessa Angel bersama sang suami Febri ‘Bibi’ Andriansyah.

Kecelakaan tragis menimpa Vanessa Angel dan suami pada Kamis 4 November 2021. Banyak pemberitaan simpang siur tentang kronologi yang terjadi. Hal itu disampaikan Latif dalam podcast yang diunggah Deddy Corbuzier tanggal 8 November 2021.

Deddy Corbuzier yang memang mengenal korban, ingin membahas kejadian yang sebenarnya dan meluruskan pemberitaan yang beredar di media sosial selama ini.

“Sampai saat ini, kemanusiaan yang kita kedepankan. Menyelesaikan persoalan jenazah sampai pendampingan (korban selamat, red),” kata Kombespol Latif Usman seperti dilansir dari channel Deddy Corbuzier.

Latif menuturkan, pendampingan psikologis dilakukan dengan sebaik mungkin untuk mempermudah proses penyidikan di kemudian hari. “Khusus pada driver, si Joddy. Pendampingan dari kemarin-kemarin, orangtua juga sudah kami datangkan,” tuturnya.

Kombespol Latif menegaskan fakta di lapangan yang membenarkan bahwa di lokasi kejadian tidak ada bekas pengereman. “Kita lihat fakta di lapangan, betul tidak ada bekas rem disitu. Bekas rem itu harusnya kelihatan. Nah itu sebagai salah satu bukti, bagaimana sebuah kecelakaan terjadi,” ungkapnya.

Dari penuturannya, beberapa rekaman CCTV di ruas tol Jombang Nganjuk sudah dikumpulkan untuk menguatkan bukti. “Dan ini akan kita rangkai sampai dengan hasil olah TKP-nya dan pemeriksaan saksi ini untuk menentukan penyebab kecelakaan itu terjadi di KM 762 arah Surabaya,” tegasnya.

Dari pernyataan Kombespol Latif, mobil dengan nomor polis B 1264 BJU menghantam ujung pembatas beton. “Di beberapa kilometer, itu kecepatannya 130kpj. Pada saat di KM 672+300, mobil oleng ke kiri, sempat menyentuh pembatas yang menggunakan besi kemudian meghantam ujung batas beton,” ucapnya. “Mobil terpelanting ke arah kanan lajur cepat, sampai mental sejauh 30 meter,” tandasnya.

Kombespol Latif menuturkan kondisi mobil yang terlihat hancur pada bagian atas bukanlah karena mobil terbalik, tetapi karena mendapat tekanan dari tumbukan yang terjadi di bagian kiri. “Makanya pada waktu itu saya sampaikan, ini kecepatan di atas 100k/j,” tuturnya.

Ada beberapa faktor yang menyebabkan kecelakaan di jalan tol, yang paling banyak terjadi adalah hilangnya konsentrasi pengemudi dan pecah ban.

“Hilangnya konsentrasi pengemudi itu bisa mengantuk, kelelahan, dan kegiatan lain yang tidak ada hubungannya dengan mengemudi. Salah satunya penggunaan HP, nah ini yang sedang kita dalami,” ucap Kombespol Latif Usman.(mapaybandung)

Most Read

Artikel Terbaru

/