25.4 C
Manado
Kamis, 7 Juli 2022

Ketua Komite KNPB Diciduk, Begini Kronologinya

MANADOPOST.ID – Pihak kepolisian berhasik menciduk Ketua Komite Nasional Papua Barat (KNPB) yang diketahui merupakan kaki tangan Organisasi Papua Merdeka (OPM) Merauke.

Hal itu dibenarkan Kasatgas Humas Nemangkawi Kombes M. Iqbal Al-Qudusy, Kamis (10/6).

Dalam keterangannya, ia mengatakan Satgas Namengkawi telah menangkap pemilik akun Facebook Manuel Metemko atas nama EKM (38), pada Rabu tanggal (9/6) tengah malam kemarin

Iqbal menyebut pelaku dengan akun Facebook atas nama Manuel Metemko diduga telah menyebarkan informasi palsu atau hoaks, provokatif kebencian atau permusuhan individu maupun kelompok masyarakat dengan SARA.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

Metemko, lanjut Iqbal, ditangkap saat berada di rumahnya di Jalan Perikanan Darat, Kelurahan Kelapa V, Kecamatan Merauke, Kabupaten Merauke, Papua.

Saat ini, tim Satgas Siber telah membawa tersangka ke Polres Merauke untuk dilakukan pemeriksaan digital forensik terhadap barang bukti yang diamankan.

“Jangan membuat berita hoaks atau tidak benar, memprovokasi masyarakat dengan berita-berita kebencian yang berakibat permusuhan di bumi Papua, Masyarakat ingin hidup damai,” terang Iqbal.

Adapun beberapa postingan yang diduga melanggar pidana, yaitu menyebarkan foto yang tidak sesuai dengan kejadian aslinya dengan caption ‘Foto : Bandara Ilaga, kab. Puncak Papua berhasil dibakar TPNPB , Kamis (3/6)’.

Lalu Metemko juga memposting narasi, ‘Otsus gagal total, rakyat menolaknya dan menuntut referendum, ribuan pasukan dikirim, korban jiwa dimana-dimana, tokoh agama Katholik diteror OTK, issu teroris menggemah di tanah Papua.

Pertanyaannya, Siapa peternak kejahatan kemanusian dan teroris di Indonesia dan Papua?’.

Iqbal juga menjelaskan yang bersangkutan adalah ketua KNPB Merauke.

Oleh sebab itu, aparat melakukan penegakan hukum terhadap pemilik akun Facebook tersebut.

Atas perbuatannya, pelaku diduga melanggar Pasal 45A ayat (2) Juncto Pasal 28 ayat (2) UU RI Nomor 19 tahun 2016 tentang Perubahan atas UU RI Nomor 11 Tahun 2008. (OL-13). (JawaPos)

MANADOPOST.ID – Pihak kepolisian berhasik menciduk Ketua Komite Nasional Papua Barat (KNPB) yang diketahui merupakan kaki tangan Organisasi Papua Merdeka (OPM) Merauke.

Hal itu dibenarkan Kasatgas Humas Nemangkawi Kombes M. Iqbal Al-Qudusy, Kamis (10/6).

Dalam keterangannya, ia mengatakan Satgas Namengkawi telah menangkap pemilik akun Facebook Manuel Metemko atas nama EKM (38), pada Rabu tanggal (9/6) tengah malam kemarin

Iqbal menyebut pelaku dengan akun Facebook atas nama Manuel Metemko diduga telah menyebarkan informasi palsu atau hoaks, provokatif kebencian atau permusuhan individu maupun kelompok masyarakat dengan SARA.

Metemko, lanjut Iqbal, ditangkap saat berada di rumahnya di Jalan Perikanan Darat, Kelurahan Kelapa V, Kecamatan Merauke, Kabupaten Merauke, Papua.

Saat ini, tim Satgas Siber telah membawa tersangka ke Polres Merauke untuk dilakukan pemeriksaan digital forensik terhadap barang bukti yang diamankan.

“Jangan membuat berita hoaks atau tidak benar, memprovokasi masyarakat dengan berita-berita kebencian yang berakibat permusuhan di bumi Papua, Masyarakat ingin hidup damai,” terang Iqbal.

Adapun beberapa postingan yang diduga melanggar pidana, yaitu menyebarkan foto yang tidak sesuai dengan kejadian aslinya dengan caption ‘Foto : Bandara Ilaga, kab. Puncak Papua berhasil dibakar TPNPB , Kamis (3/6)’.

Lalu Metemko juga memposting narasi, ‘Otsus gagal total, rakyat menolaknya dan menuntut referendum, ribuan pasukan dikirim, korban jiwa dimana-dimana, tokoh agama Katholik diteror OTK, issu teroris menggemah di tanah Papua.

Pertanyaannya, Siapa peternak kejahatan kemanusian dan teroris di Indonesia dan Papua?’.

Iqbal juga menjelaskan yang bersangkutan adalah ketua KNPB Merauke.

Oleh sebab itu, aparat melakukan penegakan hukum terhadap pemilik akun Facebook tersebut.

Atas perbuatannya, pelaku diduga melanggar Pasal 45A ayat (2) Juncto Pasal 28 ayat (2) UU RI Nomor 19 tahun 2016 tentang Perubahan atas UU RI Nomor 11 Tahun 2008. (OL-13). (JawaPos)

Most Read

Artikel Terbaru

/