27 C
Manado
Selasa, 20 Oktober 2020

Rombongan Pimpinan Putra Sulut Ditembak KKB, Tiga Terluka

MANADOPOST.ID—Niat Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) mengungkap peristiwa kekerasan dan penembakan di Intan Jaya, Papua dibalas rentetan tembakan Kelompok Kriminal Bersenjata.

Jumat (9/10) tim yang dipimpin oleh putra Sulut Benny Mamoto itu ditembaki kelompok tersebut. Tiga orang menjadi korban. Salah satunya Bambang Purwoko, akademisi Universitas Gadjah Mada (UGM) sekaligus anggota TGPF.

Kepala Penerangan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III Kolonel Czi I. G. N. Suriastawa menyatakan bahwa KKB menembaki tim itu di Kampung Mamba, Distrik Sugapa. ”Setelah rombongan TGPF Intan Jaya usai melakukan olah TKP (Tempat Kejadian Perkara) di Hitadipa,” ungkap Suriastawa kepada awak media. Penembakan terjadi sekitar pukul 15.45. Lokasi tempatnya di Tanjakan Waganopone.

Tim yang bergerak dengan perlindungan dari aparat keamanan TNI dan Polri itu ditembaki dari kanan dan kiri jalan. Suriastawa menyebut, Bambang terkena tembakan di kaki kiri. Selain Bambang, seorang prajurit TNI bernama Faisal Akbar juga menjadi korban. Dia tertembak pada bagian pinggang. ”Kedua korban langsung dievakuasi ke UPTD RSUD Sugapa untuk mendapatkan perawatan secara intensif,” terang dia.

Satu korban lainnya, lanjut Suriastawa, juga berasal dari TNI AD. Namun yang bersangkutan sudah bisa melanjutkan tugas. “Iya, satu (prajurit) TNI sudah kembali bertugas,” terang perwira menengah dengan tiga kembang di pundak itu. Tidak hanya Benny Mamoto yang memimpin TGPF, Bupati Intan Jaya Natalis Tabuni dan Ketua DPRD Intan Jaya Panius Wonda turut serta dalam rombongan tersebut.

Komandan Korem 173/Praja Vira Braja Brigjen TNI Iwan Setiawan juga ada di lokasi kejadian. Selain korban luka tembak, anggota TGPF lainnya dibawa ke rumah dinas wakil bupati Intan Jaya. Suriastawa menyesalkan tindakan yang dilakukan oleh KKB. Dia pun menegaskan, insiden kemarin membuktikan bahwa kelompok itu tidak pandang bulu saat melancarkan aksi. ”Selalu bertindak brutal,” imbuhnya.

Lebih dari itu, Suriastawa menilai, tindakan KKB kemarin sudah masuk kategori menghalang-halangi kinjerkan TGPF. Padahal tim itu dibentuk oleh pemerintah untuk mengungkap peristiwa kekerasan dan penembakan di Intan Jaya. ”Melibatkan tokoh-tokoh kredibel untuk mengungkap kebenaran yang terjadi pasca kematian Pendeta Yeremia (Zanambani) beberapa waktu lalu,” terang dia.

TNI memastikan, seluruh korban luka tembak yang berada di rumah sakit didampingi tim. Asisten Intelijen Kodam XVII/Cenderawasih Kolonel Infanteri Ardian Triwasana mengawal mereka. Tidak hanya itu, mereka juga mengirim tim untuk memburu pelaku penembakan. ”TNI sedang melakukan pengejaran terhadap gerombolan KKB yang kabur ke dalam hutan di sekitar lokasi kejadian,” ujar Suriastawa.

Sementara Kabidhumas Polda Papua Kombespol A.M Kamal menuturkan bahwa setelah melakukan penembakan, kelompok itu kabur. Petugas melakukan pengejaran terhadap kelompok yang menembak. ”kami melakukan penyisiran dan memastikan bahwa Distrik Sugapa, lokasi penembakan telah aman kondusif,’terangnya.

Dikonfirmasi terkait penembakan tersebut, Juru Bicara Tentara Pembebasan Nasional Papua-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) Sebby Sambom mengakui bahwa TPNPB-OPM melakukan penembakan terhadap tim TGPF Kasus Intan Jaya. “Kami yang bertanggungjawab dalam penembakan itu,” terangnya. Penembakan itu dilakukan di bawah komando dari Komandan Wakil Panglima Kodam VIII Intan Jaya Sabinus Waker dan sejumlah komandan. Kejadian itu bagian dari upaya perang revolusi. “Ini merupakan penolakan kami,” tuturnya.

Menurutnya, sejak awal TPNPB-OPM menolak keberadaan tim TGPF bentukan Mahfud M. D. “Sudah dijelaskan sebelumnya, kami minta tim independen yang menginvestigasi, dari PBB, Komnas HAM, LSM dan gereja,” paparnya dihubungi Jawa Pos (grup Manado Post) kemarin.(jp/gnr)

-

Artikel Terbaru

Garda Terdepan, Pjs Bupati Apresiasi Kelompok Tani

Pjs Bupati Minut Clay Dondokambey SSTP MAP, mengapresiasi seluruh kelompok tani Minut yang telah berjuang dalam pembangunan pertanian.

Gantikan Situmorang, Moningkey Resmi  Pimpin Polres Minahasa

MANADOPOST.ID--Tongkat kepemimpinan Kepolisian Resort (Polres) Minahasa kembali berpindah. Berdasarkan Surat Keputusan Kapolri Nomor 979/V/2020 tanggal 1 Mei 2020 tentang pemberhentian

Minahasa Masih Aman dari La Nina

MANADOPOST.ID--Cuaca ekstrim terus menerpa wilayah Kabupaten Minahasa. Menurut BMKG, diketahui cuaca ekstrim tersebut terjadi akibat fenomena alam La Nina yang membuat

Relaksasi Pajak Ditolak, Hasrat Punya `Mobil` Murah Buyar

MANADOPOST.ID—Rencana penghapusan pajak mobil baru akibat dampak Coronavirus Disease (Covid-19), buyar. Sempat disambut baik oleh masyarakat Sulut karena berkesempatan membeli mobil murah, nyatanya rencana ini ditolak Menteri Keuangan Sri Mulyani.

Sudah Empat Tenaga Kontrak `Dieksekusi`

MANADOPOST.ID—Pjs Wali Kota Bitung Drs Edison Humiang MSi kembali menunjukkan ketegasannya dengan memberhentikan dua tenaga kontrak yang terbukti tidak netral dalam Pilkada.