alexametrics
32.4 C
Manado
Minggu, 22 Mei 2022

Banner Mobile (Anymind)

Denny Siregar: Kadrun Bilang Jadi Cebong Aman, Tuh Dijeblosin Juga, Mau Nuduh Apalagi?

MANADOPOST.ID–Ferdinand Hutahaean resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh dalam kasus dugaan penistaan agama, bahkan dia langsung ditahan Bareskrim Polri.

Pegiat media sosial Denny Siregar memberikan kesan penahanan Ferdinand Hutahaean. Menurutnya ini bukti bahwa tidak ada yang dilindungi istana.

“Kadrun bilang jadi cebong itu aman, dilindungi istana, dibawah ketiak penguasa… Tuh dijeblosin juga. Trus sekarang mau nuduh apalagi ?? Ini memang permainan kerasss.. Kepleset sedikit, lewatt,” kata Denny di akun Twitternya.

Sebelumnya, Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri Brigjen Ahmad Ramadhan, mengatakan, penetapan tersangka setelah Penyidik melakukan gelar Perkara dengan menemukan dua alat bukti.

“Sehingga menaikkan status saudara FH dari saksi menjadi tersangka,” ujar Brigjen Ahmad Ramadhan, di Jakarta, Senin 10 Januari 2022 malam.

Selain sebagai tersangka, Ferdinand juga langsung ditahan. “Penahanan di Rutan cabang Jakpus di Mabes Polri,” Imbuh Ahmad.

Ferdinand mulanya diperiksa sebagai saksi sekitar pukul 10.30 WIB pada Senin pagi, hingga pukul 21.30 WIB.

Ferdinand datang bersama dua pengacaranya dengan beberapa dokumen, diantaranya surat keterangan mualaf dan riwayat kesehatan.(Fajar)

MANADOPOST.ID–Ferdinand Hutahaean resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh dalam kasus dugaan penistaan agama, bahkan dia langsung ditahan Bareskrim Polri.

Pegiat media sosial Denny Siregar memberikan kesan penahanan Ferdinand Hutahaean. Menurutnya ini bukti bahwa tidak ada yang dilindungi istana.

“Kadrun bilang jadi cebong itu aman, dilindungi istana, dibawah ketiak penguasa… Tuh dijeblosin juga. Trus sekarang mau nuduh apalagi ?? Ini memang permainan kerasss.. Kepleset sedikit, lewatt,” kata Denny di akun Twitternya.

Sebelumnya, Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri Brigjen Ahmad Ramadhan, mengatakan, penetapan tersangka setelah Penyidik melakukan gelar Perkara dengan menemukan dua alat bukti.

“Sehingga menaikkan status saudara FH dari saksi menjadi tersangka,” ujar Brigjen Ahmad Ramadhan, di Jakarta, Senin 10 Januari 2022 malam.

Selain sebagai tersangka, Ferdinand juga langsung ditahan. “Penahanan di Rutan cabang Jakpus di Mabes Polri,” Imbuh Ahmad.

Ferdinand mulanya diperiksa sebagai saksi sekitar pukul 10.30 WIB pada Senin pagi, hingga pukul 21.30 WIB.

Ferdinand datang bersama dua pengacaranya dengan beberapa dokumen, diantaranya surat keterangan mualaf dan riwayat kesehatan.(Fajar)

Most Read

Artikel Terbaru

/