25.4 C
Manado
Selasa, 16 Agustus 2022

MotoGP Mandalika Dihelat Tahun Depan, Ayo Siapkan Rencana Nonton dan Liburan di Lombok dari Sekarang!

MANADOPOST.ID—Balap motor kelas dunia, MotoGP bakal dihelat di Mandalika, Lombok, tahun depan. Nah perencanaan nonton Valentino Rossi dkk kebut-kebutan di Mandalika International Street Circuit sudah bisa dibuat dari sekarang. Selain menonton MotoGP, bisa sekalian eksplor Pulau Lombok yang persis berada di sebelah timur Pulau Bali ini. Kalau bingung mau ke mana saja, ini dia rekomendasi wisata di Lombok!

Baca juga: Sirkuit MotoGP Mandalika Selesai Juli, November Langsung Gelar World Superbike!

Pulau Lombok berada di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) yang bisa ditempuh sekira satu jam 30 menit dari Jakarta. Atau bisa juga melalui perjalanan laut menggunakan feri dari Bali. Memiliki ibu kota di Mataram, Lombok terkenal dengan lokasi wisata yang lengkap. Dari pantai hingga gunung.

Untuk kalian yang ingin menonton MotoGP di Mandalika Street Circuit tahun depan, kurang greget jika tidak mengeksplor Pulau Lombok.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

Jika ingin suasana pegunungan, bisa main-main ke Desa Sembalun. Desa yang berada di kaki gunung Rinjani. Suasana asri dengan hawa dingin membuat pikiran tenang. Menikmati hangatnya kopi khas Desa Sembalun. Perjalanan dari Mandalika sekira satu sampai dua jam menggunakan mobil. Di Desa Sembalun banyak homestay dan hotel jika ingin menginap. Tapi jangan lupa, jika berkunjung ke desa ini, bawa jaket ya!

Pemandangan Gunung Rinjani dari Desa Sembalun. (Foto: Foggen/Manado Post)

Namun, jika ingin merasakan suasana pantai, di Lombok juga tak kalah oke. Selain beberapa spot pantai yang ada di pulau utama, Lombok juga memiliki pulau-pulau kecil yang menawan. Seperti Gili Trawangan. Satu dari gugusan pulau Gili bersama Gili Air dan Gili Meno. Gili Trawangan adalah ‘Bali’ kecil yang berada di Lombok.

Akses ke Gili Trawangan sangat mudah. Cukup sewa kapal dari Pelabuhan Bangsal, yang berjarak sekira satu jam dari Kota Mataram. Biaya menyebrangnya juga terjangkau. Hanya butuh Rp 15 ribu per orang menggunakan transportasi kapal umum. Atau jika mau sewa sendiri, hanya Rp 500 ribu untuk sekali jalan dengan kapal dengan kapasitas 8-10 orang dan waktu tempuh sekira 30 menit.

Tiba di Gili Trawangan, akan langsung disambut pemandangan pantai pasir putih dengan laut biru toska. Di pulau yang memiliki luas sekira 6 kilometer persegi ini, pengunjung tidak akan menemukan kendaraan bermotor. Seluruh transportasi di pulau ini hanya menggunakan sepeda atau delman (kereta kuda). Sehingga udara di Gili Trawangan sangat asri dan jauh dari polusi. Hotelnya pun bervariasi, dari kamar yang bertarif di bawah 300 ribu hingga kamar villa mewah bisa didapat di sini.

Pemandangan pantai dengan laut berwarna biru toska di Gili Trawangan. (Foto: Foggen/Manado Post)

Di Gili Trawangan, selain menikmati pantai, juga menawarkan pemandangan bawah laut yang indah. Pengunjung bisa menyewa boat untuk snorkeling dengan biaya yang murah. Hanya sekira 800 ribu hingga satu juta untuk 10 orang. Atau Rp 150 ribu per orang. Sudah lengkap dengan peralatan snorkeling.

Spot snorkelingnya pun sangat indah. Bahkan, ada salah satu titik snorkeling yang terkenal yaitu melihat patung-patung bawah laut atau underwater statue. Ada 48 patung dengan ukuran manusia yang melingkar di bawah laut. Pemandangan ini tidak akan ditemukan di tempat lain.

Melihat pemandangan bawah laut dengan aktivitas snorkeling di Gili Trawangan. (Foto: Foggen/Manado Post)

Selain beberapa rekomendasi destinasi ini, pemerintah sebenarnya sudah menyiapkan travel pattern untuk pengunjung atau wisatawan yang akan menonton MotoGP tahun depan. Travel pattern ini bertujuan agar wisatawan bisa mengeksplor Lombok setelah menonton MotoGP.

Menparekraf Sandiaga Uno saat melakukan kunjungan ke Gili Trawangan, Lombok Utara beberapa waktu lalu mengatakan, akan membuat pola wisata atau travel pattern. “Kita akan membangun travel pattern karena zona ini (tiga gili) adalah zona hijau dengan belum ada case (Covid-19) di sini,” ujar Sandiaga.

Mantan Wagub DKI ini juga mengimbau agar industri wisata lokal dapat membuat paket-paket wisata yang bisa ditawarkan. “Dukungan dari seluruh pemangku kepentingan di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif sangat penting untuk dapat kembali menata ulang pariwisata era baru berbasis nature dan culture yang berkualitas dan berkelanjutan,” pungkas Sandiaga.(*)

 

MANADOPOST.ID—Balap motor kelas dunia, MotoGP bakal dihelat di Mandalika, Lombok, tahun depan. Nah perencanaan nonton Valentino Rossi dkk kebut-kebutan di Mandalika International Street Circuit sudah bisa dibuat dari sekarang. Selain menonton MotoGP, bisa sekalian eksplor Pulau Lombok yang persis berada di sebelah timur Pulau Bali ini. Kalau bingung mau ke mana saja, ini dia rekomendasi wisata di Lombok!

Baca juga: Sirkuit MotoGP Mandalika Selesai Juli, November Langsung Gelar World Superbike!

Pulau Lombok berada di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) yang bisa ditempuh sekira satu jam 30 menit dari Jakarta. Atau bisa juga melalui perjalanan laut menggunakan feri dari Bali. Memiliki ibu kota di Mataram, Lombok terkenal dengan lokasi wisata yang lengkap. Dari pantai hingga gunung.

Untuk kalian yang ingin menonton MotoGP di Mandalika Street Circuit tahun depan, kurang greget jika tidak mengeksplor Pulau Lombok.

Jika ingin suasana pegunungan, bisa main-main ke Desa Sembalun. Desa yang berada di kaki gunung Rinjani. Suasana asri dengan hawa dingin membuat pikiran tenang. Menikmati hangatnya kopi khas Desa Sembalun. Perjalanan dari Mandalika sekira satu sampai dua jam menggunakan mobil. Di Desa Sembalun banyak homestay dan hotel jika ingin menginap. Tapi jangan lupa, jika berkunjung ke desa ini, bawa jaket ya!

Pemandangan Gunung Rinjani dari Desa Sembalun. (Foto: Foggen/Manado Post)

Namun, jika ingin merasakan suasana pantai, di Lombok juga tak kalah oke. Selain beberapa spot pantai yang ada di pulau utama, Lombok juga memiliki pulau-pulau kecil yang menawan. Seperti Gili Trawangan. Satu dari gugusan pulau Gili bersama Gili Air dan Gili Meno. Gili Trawangan adalah ‘Bali’ kecil yang berada di Lombok.

Akses ke Gili Trawangan sangat mudah. Cukup sewa kapal dari Pelabuhan Bangsal, yang berjarak sekira satu jam dari Kota Mataram. Biaya menyebrangnya juga terjangkau. Hanya butuh Rp 15 ribu per orang menggunakan transportasi kapal umum. Atau jika mau sewa sendiri, hanya Rp 500 ribu untuk sekali jalan dengan kapal dengan kapasitas 8-10 orang dan waktu tempuh sekira 30 menit.

Tiba di Gili Trawangan, akan langsung disambut pemandangan pantai pasir putih dengan laut biru toska. Di pulau yang memiliki luas sekira 6 kilometer persegi ini, pengunjung tidak akan menemukan kendaraan bermotor. Seluruh transportasi di pulau ini hanya menggunakan sepeda atau delman (kereta kuda). Sehingga udara di Gili Trawangan sangat asri dan jauh dari polusi. Hotelnya pun bervariasi, dari kamar yang bertarif di bawah 300 ribu hingga kamar villa mewah bisa didapat di sini.

Pemandangan pantai dengan laut berwarna biru toska di Gili Trawangan. (Foto: Foggen/Manado Post)

Di Gili Trawangan, selain menikmati pantai, juga menawarkan pemandangan bawah laut yang indah. Pengunjung bisa menyewa boat untuk snorkeling dengan biaya yang murah. Hanya sekira 800 ribu hingga satu juta untuk 10 orang. Atau Rp 150 ribu per orang. Sudah lengkap dengan peralatan snorkeling.

Spot snorkelingnya pun sangat indah. Bahkan, ada salah satu titik snorkeling yang terkenal yaitu melihat patung-patung bawah laut atau underwater statue. Ada 48 patung dengan ukuran manusia yang melingkar di bawah laut. Pemandangan ini tidak akan ditemukan di tempat lain.

Melihat pemandangan bawah laut dengan aktivitas snorkeling di Gili Trawangan. (Foto: Foggen/Manado Post)

Selain beberapa rekomendasi destinasi ini, pemerintah sebenarnya sudah menyiapkan travel pattern untuk pengunjung atau wisatawan yang akan menonton MotoGP tahun depan. Travel pattern ini bertujuan agar wisatawan bisa mengeksplor Lombok setelah menonton MotoGP.

Menparekraf Sandiaga Uno saat melakukan kunjungan ke Gili Trawangan, Lombok Utara beberapa waktu lalu mengatakan, akan membuat pola wisata atau travel pattern. “Kita akan membangun travel pattern karena zona ini (tiga gili) adalah zona hijau dengan belum ada case (Covid-19) di sini,” ujar Sandiaga.

Mantan Wagub DKI ini juga mengimbau agar industri wisata lokal dapat membuat paket-paket wisata yang bisa ditawarkan. “Dukungan dari seluruh pemangku kepentingan di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif sangat penting untuk dapat kembali menata ulang pariwisata era baru berbasis nature dan culture yang berkualitas dan berkelanjutan,” pungkas Sandiaga.(*)

 

Most Read

Artikel Terbaru

/