29.4 C
Manado
Sabtu, 13 Agustus 2022

Ipda OS Penembak Warga Hingga Tewas Belum Ditahan Padahal Sudah Tersangka, Ini Klarifikasi Polda

MANADOPOST.ID-Meski telah berstatus tersangka penembakan seorang warga di Exit Tol Bntari sejak beberapa waktu lalu atau sejak Selasa (7/12) lalu, Ipda OS sampai saat ini belum ditahan penyidik Polda Metro. Polisi beralasan Ipda OS  masih diperiksa.

Kepolisian Daerah Metro Jaya memberikan penjelasan alasan mengapa tidak dilakukan penahanan terhadap tersangka yang menewaskan korban.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes E Zulpan menyebut bahwa kewenangan penahanan merupakan tanggung jawab dari penyidik.

Meski belum ditahan, Kombes Zulpan menyebutkan bahwa saat ini Ipda OS masih menjalani pemeriksaan secara intensif.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

Pihak yang menangani Ipda OS adalah penyidik Ditreskrimum Polda Metro dan Propam Polda Metro Jaya.

Menurut Kombes Zulpan, penyidik melakukan pemeriksaan sejak hari pertama polisi mengamankan Ipda OS.

“Sejak pertama dalam penyidikan yang bersangkutan masih diperiksa intensif baik Ditreskrimum maupun Propam. Jadi belum dipulangkan,” ucap Kombes Zulpan, Jumat (10/12).

Polisi menetapkan Ipda Os anggota Polantas Sat PJR Polda Metro Jaya sebagai tersangka dalam kasus penembakan di Tol Bintaro beberapa waktu lalu.

Penetapan tersangka ini usai polisi melakukan gelar perkara padan Senin (6/12). Ipda OS dijerat dua pasal sekaligus.

Pelaku dijerat Pasal 351 dan atau Pasal 359 KUHP dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara. Akibat peristiwa ini kedua orang yakni PP dan MA mengalami luka tembak. (ral/rmol/pojoksatu)

MANADOPOST.ID-Meski telah berstatus tersangka penembakan seorang warga di Exit Tol Bntari sejak beberapa waktu lalu atau sejak Selasa (7/12) lalu, Ipda OS sampai saat ini belum ditahan penyidik Polda Metro. Polisi beralasan Ipda OS  masih diperiksa.

Kepolisian Daerah Metro Jaya memberikan penjelasan alasan mengapa tidak dilakukan penahanan terhadap tersangka yang menewaskan korban.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes E Zulpan menyebut bahwa kewenangan penahanan merupakan tanggung jawab dari penyidik.

Meski belum ditahan, Kombes Zulpan menyebutkan bahwa saat ini Ipda OS masih menjalani pemeriksaan secara intensif.

Pihak yang menangani Ipda OS adalah penyidik Ditreskrimum Polda Metro dan Propam Polda Metro Jaya.

Menurut Kombes Zulpan, penyidik melakukan pemeriksaan sejak hari pertama polisi mengamankan Ipda OS.

“Sejak pertama dalam penyidikan yang bersangkutan masih diperiksa intensif baik Ditreskrimum maupun Propam. Jadi belum dipulangkan,” ucap Kombes Zulpan, Jumat (10/12).

Polisi menetapkan Ipda Os anggota Polantas Sat PJR Polda Metro Jaya sebagai tersangka dalam kasus penembakan di Tol Bintaro beberapa waktu lalu.

Penetapan tersangka ini usai polisi melakukan gelar perkara padan Senin (6/12). Ipda OS dijerat dua pasal sekaligus.

Pelaku dijerat Pasal 351 dan atau Pasal 359 KUHP dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara. Akibat peristiwa ini kedua orang yakni PP dan MA mengalami luka tembak. (ral/rmol/pojoksatu)

Most Read

Artikel Terbaru

/