23.4 C
Manado
Jumat, 1 Juli 2022

Banner Mobile (Anymind)

Terungkap, Ini Penyebab Dokter Mery Nekat Bakar Bengkel Pacar

- Advertisement -

MANADOPOST.ID–Polres Tangerang Kota masih mengembangkan kasus pembunuhan yang dilakukan oleh Dokter Mery Anastasia. Kasus ini diduga dilatar belakangi oleh persoalan asmara.

Kapolsek Jatiuwung Kompol Zazali mengatakan, Mery saat ini dalam kondisi hamil anak dari korban Lionardi Syahputra, 34. Namun, hubungan keduanya tidak direstui oleh kedua orang tua Lionardi, Edy Syahputra, 66, dan Lilis Taslim, 55.

“Jadi aksi nekat itu dilakukan karena tersangka sedang hamil dan orangtua korban tidak setuju Lionardi menikah dengan pelaku,” kata Zazali di Polsek Jatiuwung, Tangerang, Selasa (10/8).

Fakta ini diperkuat dengan barang bukti yang ditemukan, di antaranya satu unit mobil Expander B 2706 UOW hitam tahun 2021, lima bungkus plastik berisi Pertamak, dan dua alat test kehamilan instan.

- Advertisement -

“Sebelum terjadi kebakaran, pelaku dan korban sempat berkelahi, dan disaksikan dua orang saksi korban selamat, Nando dan Siska. Saat masuk ke dalam rumah, korban juga bilang pacarnya akan membakar bengkel,” imbuhnya.

Sebelumnya, dokter Mery Anastasia, 29, ditetapkan sebagai tersangka karena diduga membakar bengkel sekaligus rumah di Pasar Malabar, Tangerang, Banten. Akibat kebakaran itu, tiga orang dalam satu sekeluarga tewas.

Kisah tragis itu terjadi pada Jumat (6/8) lalu. Tiga orang tewas ialah Edy, 66, pemilik bengkel; istrinya bernama Lilys, 55; dan anaknya bernama Lionardi, 34.

Diketahui, korban Lionardi punya hubungan asmara dengan MA. Pemicu pelaku tega membakar bengkel milik keluarga kekasih dengan bensin, karena tidak direstui menikah oleh orang tua korban.

Kejadian tersebut bermula dari pertengkaran pelaku dan Lionardi di depan bengkel. Saat itu keduanya baru turun dari mobil Mitshubishi Expander milik MA.

“Bahwa korban Lionardi bertengkar dengan pelaku MA di depan bengkel milik korban,” kata Kasubag Humas Polres Kota Tangerang Kompol Abdul Rochim saat dihubungi wartawan, Selasa (10/8).

Pelaku pun mengancam akan membakar bengkel keluarga korban. Korban lantas memberikan informasi rencana jahat pelaku itu kepada keluarganya.

Pelaku kemudian pergi dan kembali ke bengkel dengan membawa bungkusan plastik berisi bensin. Pelaku menyiramnya ke bengkel korban dan menyulut api.(Jawapos)

MANADOPOST.ID–Polres Tangerang Kota masih mengembangkan kasus pembunuhan yang dilakukan oleh Dokter Mery Anastasia. Kasus ini diduga dilatar belakangi oleh persoalan asmara.

Kapolsek Jatiuwung Kompol Zazali mengatakan, Mery saat ini dalam kondisi hamil anak dari korban Lionardi Syahputra, 34. Namun, hubungan keduanya tidak direstui oleh kedua orang tua Lionardi, Edy Syahputra, 66, dan Lilis Taslim, 55.

“Jadi aksi nekat itu dilakukan karena tersangka sedang hamil dan orangtua korban tidak setuju Lionardi menikah dengan pelaku,” kata Zazali di Polsek Jatiuwung, Tangerang, Selasa (10/8).

Fakta ini diperkuat dengan barang bukti yang ditemukan, di antaranya satu unit mobil Expander B 2706 UOW hitam tahun 2021, lima bungkus plastik berisi Pertamak, dan dua alat test kehamilan instan.

“Sebelum terjadi kebakaran, pelaku dan korban sempat berkelahi, dan disaksikan dua orang saksi korban selamat, Nando dan Siska. Saat masuk ke dalam rumah, korban juga bilang pacarnya akan membakar bengkel,” imbuhnya.

Sebelumnya, dokter Mery Anastasia, 29, ditetapkan sebagai tersangka karena diduga membakar bengkel sekaligus rumah di Pasar Malabar, Tangerang, Banten. Akibat kebakaran itu, tiga orang dalam satu sekeluarga tewas.

Kisah tragis itu terjadi pada Jumat (6/8) lalu. Tiga orang tewas ialah Edy, 66, pemilik bengkel; istrinya bernama Lilys, 55; dan anaknya bernama Lionardi, 34.

Diketahui, korban Lionardi punya hubungan asmara dengan MA. Pemicu pelaku tega membakar bengkel milik keluarga kekasih dengan bensin, karena tidak direstui menikah oleh orang tua korban.

Kejadian tersebut bermula dari pertengkaran pelaku dan Lionardi di depan bengkel. Saat itu keduanya baru turun dari mobil Mitshubishi Expander milik MA.

“Bahwa korban Lionardi bertengkar dengan pelaku MA di depan bengkel milik korban,” kata Kasubag Humas Polres Kota Tangerang Kompol Abdul Rochim saat dihubungi wartawan, Selasa (10/8).

Pelaku pun mengancam akan membakar bengkel keluarga korban. Korban lantas memberikan informasi rencana jahat pelaku itu kepada keluarganya.

Pelaku kemudian pergi dan kembali ke bengkel dengan membawa bungkusan plastik berisi bensin. Pelaku menyiramnya ke bengkel korban dan menyulut api.(Jawapos)

Most Read

Artikel Terbaru

/