32.4 C
Manado
Rabu, 6 Juli 2022

Sebut Tidak Ada Korupsi, Kader PSI Cabut Laporan Polisi

MANADOPOST.ID-Kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kota Surabaya mencabut membuat laporan polisi di Polda Jawa Timur (Jatim). Dino Wijaya, sang kader PSI yang membuat laporan itu menyatakan tidak ada dugaan korupsi dana bantuan politik di DPD PSI Kota Surabaya.

“Setelah melakukan kajian hukum mendalam dan klarifikasi ke berbagai pihak terkait, saya menyatakan tidak ada korupsi dana bantuan politik yang dilakukan pengurus DPD PSI Kota Surabaya,” ujar Dino dalam keterangan tertulisnya, Selasa (12/10).

Dino mengaku sudah mencabut Laporan Polisi No. LPB/433.01/VIII/2021/SPKT/POLDA JAWA TIMUR tertanggal 12 Agustus 2021. Laporan itu sempat terdaftar di Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Timur. Adapun aduan yang dilaporkan ketika itu adalah tentang dugaan pemalsuan tanda tangan dana banpol oleh pengurus DPD PSI Kota Surabaya.

“Saya telah mencabut laporan tersebut. Dugaan pemalsuan tanda tangan tersebut ternyata hanya kesalahan administratif yang sudah diperbaiki,” tambah Dino.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

ncabutan laporan polisi itu disertai dengan permintaan maaf kepada seluruh pengurus dan kader PSI Surabaya. “Semua anggota DPD PSI Kota Surabaya, beserta seluruh DPC, adalah suatu keluarga besar. Terkait konflik internal yang pernah terjadi di partai telah diselesaikan secara kekeluargaan,” kata Dino.

Terakhir, Dino menyatakan dirinya bersama-sama para kader lain akan membangun PSI Kota Surabaya untuk terus hadir dan kerja untuk rakyat.(gnr)

MANADOPOST.ID-Kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kota Surabaya mencabut membuat laporan polisi di Polda Jawa Timur (Jatim). Dino Wijaya, sang kader PSI yang membuat laporan itu menyatakan tidak ada dugaan korupsi dana bantuan politik di DPD PSI Kota Surabaya.

“Setelah melakukan kajian hukum mendalam dan klarifikasi ke berbagai pihak terkait, saya menyatakan tidak ada korupsi dana bantuan politik yang dilakukan pengurus DPD PSI Kota Surabaya,” ujar Dino dalam keterangan tertulisnya, Selasa (12/10).

Dino mengaku sudah mencabut Laporan Polisi No. LPB/433.01/VIII/2021/SPKT/POLDA JAWA TIMUR tertanggal 12 Agustus 2021. Laporan itu sempat terdaftar di Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Timur. Adapun aduan yang dilaporkan ketika itu adalah tentang dugaan pemalsuan tanda tangan dana banpol oleh pengurus DPD PSI Kota Surabaya.

“Saya telah mencabut laporan tersebut. Dugaan pemalsuan tanda tangan tersebut ternyata hanya kesalahan administratif yang sudah diperbaiki,” tambah Dino.

ncabutan laporan polisi itu disertai dengan permintaan maaf kepada seluruh pengurus dan kader PSI Surabaya. “Semua anggota DPD PSI Kota Surabaya, beserta seluruh DPC, adalah suatu keluarga besar. Terkait konflik internal yang pernah terjadi di partai telah diselesaikan secara kekeluargaan,” kata Dino.

Terakhir, Dino menyatakan dirinya bersama-sama para kader lain akan membangun PSI Kota Surabaya untuk terus hadir dan kerja untuk rakyat.(gnr)

Most Read

Artikel Terbaru

/