27.4 C
Manado
Kamis, 7 Juli 2022

Acara Akbar Reuni 212 Diminta Ditunda, Yang Minta Wagub DKI Lho

MANADOPOST.ID–Reuni 212 diminta ditunda. Permintaan penundaan datang dari Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria.

Kader Gerindra itu meminta rencana reuni 212 pada 2 Desember 2021 mendatang ditunda mengingat kondisi pandemi Covid-19 di Jakarta yang masih belum sepenuhnya stabil.

Apalagi, kegiatan itu dipastikan akan menimbulkan kerumunan. Itu disampaikan Riza Patria kepada wartawan di Bali Kota, pada Kamis (11/11) malam. “Kegiatan-kegiatan yang dapat menimbulkan kerumunan mohon ditunda dulu,” pintanya dilansir dari pojoksatu.

Sosok yang akrab dipanggil Ariza ini menyatakan, semua pihak telah melakukan berbagai upaya untuk menekan angka kasus Covid-19 di Indonesia.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

Tapi upaya itu tidak bisa dilakukan oleh pemerintah saja, melainkan seluruh elemen bangsa. Atas alasan itu, Ariza meminta panitia reuni 212 agar mempertimbangkan kembali acara tersebut.

Ariza juga mengajak semua pihak untuk tetap menjaga status Level 1 PPKM yang saat ini diberlakukan di DKI Jakarta.

“Tentu tidak bisa kalau kita melakukan kegiatan yang dapat menimbulkan kerumunan yang pada akhirnya bisa mengakibatkan penyebaran covid,” tegasnya.

Sebelumnya, Wasekjen DPP PA 212 Novel Bamukmin pastikan pihaknya tetap akan menggelar Reuni Akbar pada 2 Desember mendatang.

“Karena massa 212 sudah (banyak) kangen untuk reuni dan dengan momen yang sangat penting,” kata Novel Bamukmin dilasir dari Pojoksatu.id. (Pojoksatu)

MANADOPOST.ID–Reuni 212 diminta ditunda. Permintaan penundaan datang dari Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria.

Kader Gerindra itu meminta rencana reuni 212 pada 2 Desember 2021 mendatang ditunda mengingat kondisi pandemi Covid-19 di Jakarta yang masih belum sepenuhnya stabil.

Apalagi, kegiatan itu dipastikan akan menimbulkan kerumunan. Itu disampaikan Riza Patria kepada wartawan di Bali Kota, pada Kamis (11/11) malam. “Kegiatan-kegiatan yang dapat menimbulkan kerumunan mohon ditunda dulu,” pintanya dilansir dari pojoksatu.

Sosok yang akrab dipanggil Ariza ini menyatakan, semua pihak telah melakukan berbagai upaya untuk menekan angka kasus Covid-19 di Indonesia.

Tapi upaya itu tidak bisa dilakukan oleh pemerintah saja, melainkan seluruh elemen bangsa. Atas alasan itu, Ariza meminta panitia reuni 212 agar mempertimbangkan kembali acara tersebut.

Ariza juga mengajak semua pihak untuk tetap menjaga status Level 1 PPKM yang saat ini diberlakukan di DKI Jakarta.

“Tentu tidak bisa kalau kita melakukan kegiatan yang dapat menimbulkan kerumunan yang pada akhirnya bisa mengakibatkan penyebaran covid,” tegasnya.

Sebelumnya, Wasekjen DPP PA 212 Novel Bamukmin pastikan pihaknya tetap akan menggelar Reuni Akbar pada 2 Desember mendatang.

“Karena massa 212 sudah (banyak) kangen untuk reuni dan dengan momen yang sangat penting,” kata Novel Bamukmin dilasir dari Pojoksatu.id. (Pojoksatu)

Most Read

Artikel Terbaru

/