25.2 C
Manado
Jumat, 12 Agustus 2022

Usul Masyarakat Bisa Karantina Mandiri, Anggota DPR: Bayangkan Orang Sehat di Rumah Sakit

MANADOPOST.ID–Anggota DPR dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Arsul Sani mengusulkan kepada pemerintah bahwa masyarakat non pejabat dan anggota DPR bisa melakukan karantina mandiri usai pulang dari luar negeri.

Hal ini dikatakan Arsul untuk menanggapi polemik Anggota Komisi VII DPR dari Fraksi Partai Gerindra Mulan Jameela yang melakukan karantina mandiri usai kepulangannya dari Turki.

“Kalau warga masyarakat mau karantina mandiri, karantina memenuhi syarat, itu juga dibuka kemungkinan, supaya tidak menimbulkan kesan diskriminasi,” ujar Arsul kepada wartawan, Selasa (14/12).

Wakil Ketua Umum PPP ini menuturkan, dirinya banyak aduan bahwa masyarakat yang kadang kesulitan mendapatkan hotel termasuk biaya yang mahal usai pergi ke luar negeri. Hal ini karena karantina saat ini harus dilakukan selama 10 hari.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

“Ini saya alami dengan anggota keluarga dan teman yang bukan pejabat, dia pulang ke Indonesia, dia alami hotelnya penuh atau mahal sekali,” katanya.

“Meski pemerintah bisa bilang ‘kan disediakan rumah sakit atlet gratis?’, tapi bayangkan kalau orang sehat tapi di rumah sakit, apa enggak tambah sakit?” sambungnya.

Karena itu, Arsul Sani mendorong agar masyarakat biasa bisa melakukan karantina mandiri di rumahnya masing-masing. Tapi saat menjalani karantina itu tidak diperkenankan untuk ke luar rumah.

“Tapi prinsip karantina mandiri di rumah, hotel, RS itu sama saja. enggak boleh selama karantina itu jalan-jalan, jadi harusnya yang ditekankan selama karantina melakukan kegiatan di luar tempat karantina itu, dan itu harus berlaku bagi pejabat mana pun termasuk DPR,” ungkapnya.

Sebelumnya, akun Instagram milik pegiat media sosial Adam Deni (@adamdenigrk) membagikan hasil tangkapan layar dari pesan pengguna Instagram lain yang mengaku bertemu Ahmad Dhani sekeluarga di Turki pada 2 Desember lalu.

Namun pada 9 Desember, ia menyebut sejumlah temannya mengaku bertemu Ahmad dan Mulan Jameela di salah satu mal Jakarta.

Pengguna itu kemudian meminta publik berhitung. Kalaupun Ahmad Dhani sekeluarga tiba di Indonesia pada 3 Desember, maka 9 Desember belum genap 10 hari masa karantina.(Jawapos)

MANADOPOST.ID–Anggota DPR dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Arsul Sani mengusulkan kepada pemerintah bahwa masyarakat non pejabat dan anggota DPR bisa melakukan karantina mandiri usai pulang dari luar negeri.

Hal ini dikatakan Arsul untuk menanggapi polemik Anggota Komisi VII DPR dari Fraksi Partai Gerindra Mulan Jameela yang melakukan karantina mandiri usai kepulangannya dari Turki.

“Kalau warga masyarakat mau karantina mandiri, karantina memenuhi syarat, itu juga dibuka kemungkinan, supaya tidak menimbulkan kesan diskriminasi,” ujar Arsul kepada wartawan, Selasa (14/12).

Wakil Ketua Umum PPP ini menuturkan, dirinya banyak aduan bahwa masyarakat yang kadang kesulitan mendapatkan hotel termasuk biaya yang mahal usai pergi ke luar negeri. Hal ini karena karantina saat ini harus dilakukan selama 10 hari.

“Ini saya alami dengan anggota keluarga dan teman yang bukan pejabat, dia pulang ke Indonesia, dia alami hotelnya penuh atau mahal sekali,” katanya.

“Meski pemerintah bisa bilang ‘kan disediakan rumah sakit atlet gratis?’, tapi bayangkan kalau orang sehat tapi di rumah sakit, apa enggak tambah sakit?” sambungnya.

Karena itu, Arsul Sani mendorong agar masyarakat biasa bisa melakukan karantina mandiri di rumahnya masing-masing. Tapi saat menjalani karantina itu tidak diperkenankan untuk ke luar rumah.

“Tapi prinsip karantina mandiri di rumah, hotel, RS itu sama saja. enggak boleh selama karantina itu jalan-jalan, jadi harusnya yang ditekankan selama karantina melakukan kegiatan di luar tempat karantina itu, dan itu harus berlaku bagi pejabat mana pun termasuk DPR,” ungkapnya.

Sebelumnya, akun Instagram milik pegiat media sosial Adam Deni (@adamdenigrk) membagikan hasil tangkapan layar dari pesan pengguna Instagram lain yang mengaku bertemu Ahmad Dhani sekeluarga di Turki pada 2 Desember lalu.

Namun pada 9 Desember, ia menyebut sejumlah temannya mengaku bertemu Ahmad dan Mulan Jameela di salah satu mal Jakarta.

Pengguna itu kemudian meminta publik berhitung. Kalaupun Ahmad Dhani sekeluarga tiba di Indonesia pada 3 Desember, maka 9 Desember belum genap 10 hari masa karantina.(Jawapos)

Most Read

Artikel Terbaru

/