alexametrics
25.4 C
Manado
Kamis, 26 Mei 2022

Banner Mobile (Anymind)

Kabar Gembira! Bantuan Tunai 300 Ribu Diperpanjang hingga Juni

MANADOPOST.ID– Ada kabar gembira untuk penerima bantuan sosial tunai (BST). Setelah sebelumnya dijadwalkan hanya diberikan sampai April, bantuan senilai Rp 300 ribu per bulan ini rencananya bakal diperpanjang hingga Juni 2021.

”Kementerian Sosial saat ini tengah menyiapkan proses penyalurannya,” tutur Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy.

Untuk bantuan sosial (bansos) lainnya, Muhadjir memastikan bahwa sebagian besar sudah tersalurkan sebelum lebaran. Program keluarga harapan (PKH) tahap 2 misalnya. Jelang lebaran, 9,7 juta KPM dari target 10 juta KPM sudah menerima bantuan PKH ini. Sementara, Program Sembako alokasi bulan Mei-Juni rencananya akan disalurkan kepada 13 juta KPM pada bulan Mei.

Muhadjir pun meminta agar data penerima dari semua program bansos yang ada di Kementerian Sosial (Kemensos) maupun Kementerian Desa (Kemendes) PDTT agar diintegrasikan. Sehingga, bantuan langsung tunai dana desa (BLT DD) bisa melengkapi apabila masih ada KPM rentan yang belum terjangkau. ”Yang paling penting harus dipastikan pengawasan ketat agar semua bansos benar-benar tersalur ke penerima,” ungkap Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) tersebut.

Terpisah, kabar perpanjangan BST diamini Kepala Biro Humas Kemensos Hasim. Rencananya, dilakukan untuk dua bulan. ”Rencananya begitu,” katanya.

Yang jelas, saat ini persiapannya sedang berproses. Termasuk, peraturan perundang-undangannya. ”Perturan sedang diadendum,” ungkapnya.

Dalam perpanjangannya nanti, lanjut dia, tak ada perubahan untuk jumlah KPM penerima BST. Masih akan sama, yaitu 10 juta KPM. Begitu juga untuk besaran dana yang diterima.

Diakuinya, sebelumnya, pemerintah memang berencana hanya menyalurkan BST hingga April 2021 saja. Namun, dalam perkembangannya pandemi Covid-19 ternyata masih berjalan. Kondisi KPM pun masih terdampak perekonomiannya. Sehingga dirasa perlu untuk mendapat bantuan.

”Sebelumnya memang sampai April. Bukan distop. Tapi memang diberikan hingga April. Tapi, ternyata ada perubahan,” paparnya.

Disinggung soal penyaluran pada April 2021, Hasim memastikan seluruhnya sudah di atas 90 persen. Apalagi, PT Pos Indonesia sebagai penyalur juga telah bekerja keras dengan menggunakan jalur komunitas untuk mempercepat penyaluran. ”Karena kemarin kan istilahnya ingin tuntas ya. Jadi digenjot semua,” pungkasnya.(jawapos)

MANADOPOST.ID– Ada kabar gembira untuk penerima bantuan sosial tunai (BST). Setelah sebelumnya dijadwalkan hanya diberikan sampai April, bantuan senilai Rp 300 ribu per bulan ini rencananya bakal diperpanjang hingga Juni 2021.

”Kementerian Sosial saat ini tengah menyiapkan proses penyalurannya,” tutur Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy.

Untuk bantuan sosial (bansos) lainnya, Muhadjir memastikan bahwa sebagian besar sudah tersalurkan sebelum lebaran. Program keluarga harapan (PKH) tahap 2 misalnya. Jelang lebaran, 9,7 juta KPM dari target 10 juta KPM sudah menerima bantuan PKH ini. Sementara, Program Sembako alokasi bulan Mei-Juni rencananya akan disalurkan kepada 13 juta KPM pada bulan Mei.

Muhadjir pun meminta agar data penerima dari semua program bansos yang ada di Kementerian Sosial (Kemensos) maupun Kementerian Desa (Kemendes) PDTT agar diintegrasikan. Sehingga, bantuan langsung tunai dana desa (BLT DD) bisa melengkapi apabila masih ada KPM rentan yang belum terjangkau. ”Yang paling penting harus dipastikan pengawasan ketat agar semua bansos benar-benar tersalur ke penerima,” ungkap Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) tersebut.

Terpisah, kabar perpanjangan BST diamini Kepala Biro Humas Kemensos Hasim. Rencananya, dilakukan untuk dua bulan. ”Rencananya begitu,” katanya.

Yang jelas, saat ini persiapannya sedang berproses. Termasuk, peraturan perundang-undangannya. ”Perturan sedang diadendum,” ungkapnya.

Dalam perpanjangannya nanti, lanjut dia, tak ada perubahan untuk jumlah KPM penerima BST. Masih akan sama, yaitu 10 juta KPM. Begitu juga untuk besaran dana yang diterima.

Diakuinya, sebelumnya, pemerintah memang berencana hanya menyalurkan BST hingga April 2021 saja. Namun, dalam perkembangannya pandemi Covid-19 ternyata masih berjalan. Kondisi KPM pun masih terdampak perekonomiannya. Sehingga dirasa perlu untuk mendapat bantuan.

”Sebelumnya memang sampai April. Bukan distop. Tapi memang diberikan hingga April. Tapi, ternyata ada perubahan,” paparnya.

Disinggung soal penyaluran pada April 2021, Hasim memastikan seluruhnya sudah di atas 90 persen. Apalagi, PT Pos Indonesia sebagai penyalur juga telah bekerja keras dengan menggunakan jalur komunitas untuk mempercepat penyaluran. ”Karena kemarin kan istilahnya ingin tuntas ya. Jadi digenjot semua,” pungkasnya.(jawapos)

Most Read

Artikel Terbaru

/