24.4 C
Manado
Minggu, 26 Juni 2022

Banner Mobile (Anymind)

Kementerian PUPR Tetapkan 98,21 Triliun Pagu Indikatif Tahun 2023

- Advertisement -

MANADOPOST.ID—Tahun anggaran 2023 mendatang, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan fokus pada lima prioritas utama untuk program kerja tahun anggaran (TA) 2023. Menurut Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, hal tersebut dalam rangka mempercepat penyelesaian pembangunan infrastruktur serta pemulihan ekonomi pasca pandemi Covid-19.

“Sesuai arahan Presiden Joko Widodo bahwa kegiatan pembangunan termasuk Program Prioritas Nasional agar dapat diselesaikan pada tahun 2024, sehingga prioritas program tahun 2023 diutamakan pada 5 hal yaitu multi years contracts, pembayaran hutang pekerjaan, rehabilitasi dan rekonstruksi bencana alam, pembayaran eskalasi, serta tetap mempertahankan program pola padat karya,” kata Menteri Basuki.

Kemudian Menteri Basuki menguraikan secara terperinci Pagu indikatif Kementerian PUPR TA 2023 dengan nilai total Rp 98,21 triliun.

“Pagu indikatif Kementerian PUPR TA 2023 ditetapkan sebesar Rp98,21 triliun. Terdiri dari kegiatan bidang sumber daya air sebesar Rp35,89 triliun antara lain lanjutan pembangunan 23 bendungan, pembangunan 6.900 Ha irigasi, rehabilitasi dan peningkatan 98.700 Ha irigasi, pembangunan 41 km pengendali banjir, pembangunan 3 unit pengendali sedimen/lahar gunung berapi, pembangunan 25 km pengaman pantai, dan pembangunan prasarana air baku dengan kapasitas 2,5 m3/detik,” kata Menteri Basuki.

- Advertisement -

“Pada bidang jalan dan jembatan, kegiatan prioritas sebesar Rp40,25 triliun. Kegiatan terdiri dari peningkatan konektivitas jalan bebas hambatan sepanjang 15 km, pembangunan jalan nasional sepanjang 303,6 km, pembangunan dan duplikasi jembatan sepanjang 6,5 km, peningkatan aksesibilitas flyover/underpass/terowongan sepanjang 1.100 meter, peningkatan kapasitas dan preservasi peningkatan struktur jalan sepanjang 3.831,3 km, preservasi dan penggantian jembatan sepanjang 125,8 km, preservasi rutin jalan sepanjang 47.017 km, jembatan nasional sepanjang 510 km, revitalisasi drainase dan jembatan gantung, serta padat karya” Urai Menteri Basuki.

“Pada bidang permukiman sebesar Rp14,25 triliun antara lain pembangunan dan peningkatan SPAM, optimalisasi SPAM, Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik, Sistem Pengelolaan Persampahan, Sanitasi Berbasis Masyarakat, penataan permukiman kumuh perkotaan, penataan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) seluas 40 Ha, serta pembangunan infrastruktur permukiman berbasis masyarakat,” terang Menteri Basuki.

Sementara itu pada bidang perumahan dianggarkan sebesar Rp5,49 triliun. “Anggaran ini terdiri dari pembangunan 3,244 unit Rusun, 2.484 unit Rusus, 27.825 unit PSU, dan 103.000 unit Bantuan Rumah Swadaya,” tambah Menteri Basuki
Adapun dukungan manajemen di Ditjen Bina Konstruksi, Ditjen Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan, BPSDM, BPIW, Setjen, dan Itjen dianggarkan sebesar Rp1,86 triliun. Ini terdiri dari perencanaan, pembinaan konstruksi, pengawasan, pembiayaan infrastruktur, penguatan SDM dan layanan manajemen. (birkomPU/des)

MANADOPOST.ID—Tahun anggaran 2023 mendatang, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan fokus pada lima prioritas utama untuk program kerja tahun anggaran (TA) 2023. Menurut Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, hal tersebut dalam rangka mempercepat penyelesaian pembangunan infrastruktur serta pemulihan ekonomi pasca pandemi Covid-19.

“Sesuai arahan Presiden Joko Widodo bahwa kegiatan pembangunan termasuk Program Prioritas Nasional agar dapat diselesaikan pada tahun 2024, sehingga prioritas program tahun 2023 diutamakan pada 5 hal yaitu multi years contracts, pembayaran hutang pekerjaan, rehabilitasi dan rekonstruksi bencana alam, pembayaran eskalasi, serta tetap mempertahankan program pola padat karya,” kata Menteri Basuki.

Kemudian Menteri Basuki menguraikan secara terperinci Pagu indikatif Kementerian PUPR TA 2023 dengan nilai total Rp 98,21 triliun.

“Pagu indikatif Kementerian PUPR TA 2023 ditetapkan sebesar Rp98,21 triliun. Terdiri dari kegiatan bidang sumber daya air sebesar Rp35,89 triliun antara lain lanjutan pembangunan 23 bendungan, pembangunan 6.900 Ha irigasi, rehabilitasi dan peningkatan 98.700 Ha irigasi, pembangunan 41 km pengendali banjir, pembangunan 3 unit pengendali sedimen/lahar gunung berapi, pembangunan 25 km pengaman pantai, dan pembangunan prasarana air baku dengan kapasitas 2,5 m3/detik,” kata Menteri Basuki.

“Pada bidang jalan dan jembatan, kegiatan prioritas sebesar Rp40,25 triliun. Kegiatan terdiri dari peningkatan konektivitas jalan bebas hambatan sepanjang 15 km, pembangunan jalan nasional sepanjang 303,6 km, pembangunan dan duplikasi jembatan sepanjang 6,5 km, peningkatan aksesibilitas flyover/underpass/terowongan sepanjang 1.100 meter, peningkatan kapasitas dan preservasi peningkatan struktur jalan sepanjang 3.831,3 km, preservasi dan penggantian jembatan sepanjang 125,8 km, preservasi rutin jalan sepanjang 47.017 km, jembatan nasional sepanjang 510 km, revitalisasi drainase dan jembatan gantung, serta padat karya” Urai Menteri Basuki.

“Pada bidang permukiman sebesar Rp14,25 triliun antara lain pembangunan dan peningkatan SPAM, optimalisasi SPAM, Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik, Sistem Pengelolaan Persampahan, Sanitasi Berbasis Masyarakat, penataan permukiman kumuh perkotaan, penataan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) seluas 40 Ha, serta pembangunan infrastruktur permukiman berbasis masyarakat,” terang Menteri Basuki.

Sementara itu pada bidang perumahan dianggarkan sebesar Rp5,49 triliun. “Anggaran ini terdiri dari pembangunan 3,244 unit Rusun, 2.484 unit Rusus, 27.825 unit PSU, dan 103.000 unit Bantuan Rumah Swadaya,” tambah Menteri Basuki
Adapun dukungan manajemen di Ditjen Bina Konstruksi, Ditjen Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan, BPSDM, BPIW, Setjen, dan Itjen dianggarkan sebesar Rp1,86 triliun. Ini terdiri dari perencanaan, pembinaan konstruksi, pengawasan, pembiayaan infrastruktur, penguatan SDM dan layanan manajemen. (birkomPU/des)

Most Read

Artikel Terbaru

/