28.4 C
Manado
Jumat, 30 Juli 2021

Varian Delta Bikin Kasus Covid Terus Pecah Rekor, Luhut Sebut Negara Barat Juga Kena

MANADOPOST.ID–Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengakui bahwa kasus harian Covid-19 mengalami lonjakan hingga 44,51 persen. Tanggal 14 Juli kemarin, jumlah kasus bahkan melonjak hingga 54 ribu lebih, sekaligus menjadi rekor harian baru.

Menurut Luhut, tingginya angka penularan disebabkan oleh Covid-19 varian Delta yang tengah mewabah di mana-mana. Penularannya yang jauh lebih cepat dari Covid-19 varian Alfa menjadi salah satu faktor angka penularan terus menanjak.

“Begitu kita masuk PPKM Darurat, varian Delta mendominasi. Di wilayah Jawa, penularan varian Delta hampir 6 kali lebih cepat dari varian Alfa saat PSBB pertama,” ujarnya dalam konferensi pers secara virtual, Kamis (15/7).

Luhut memaparkan, proses inkubasi varian Delta sendiri berkisar antara dua hingga tiga minggu. Dari pola ini, Luhut mengatakan, tidak menutup kemungkinan angka penularan bisa bertambah lebih banyak lagi.

“Angka kasus harian kemarin 54.000, dan bisa saja masih naik. Tapi kita berharap bisa turun. Kita harus cermat,” tuturnya.

Lebih lanjut, Luhut menuturkan bahwa varian Delta ini bisa dibilang sebagai musuh yang berbeda dibanding Covid-19 yang merebak pertama kali. Terbukti, sejumlah negara yang pernah sudah merasa aman dari Covid-19 tengah terjangkit dengan varian Covid-19 dari India tersebut.

“Inggris kena, Belanda kena. Perdana menteri minta maaf nyuruh lepas masker. Rusia, Thailand, dan seterusnya. AS juga terjadi kenaikan yang luar biasa,” pungkasnya.(jawapos)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Artikel Terbaru