alexametrics
26.4 C
Manado
Senin, 23 Mei 2022

Banner Mobile (Anymind)

TIADA MAAF! Anak Buah Kapolda Metro Jaya Dipecat Gara-gara Kasus…

MANADOPOST.ID-Seorang personel Satuan Samapta Polres Metro Bekasi Kota yakni berinisial AY, dipecat secara tidak terhormat. Pemecatan itu sendiri diketahui lantaran anggota tersebut terlibat kasus Narkoba.

 

Personel tersebut dipecat dalam upacara pemberian penghargaan dan PTDH di Lapangan Promoter Polres Metro Bekasi, Kabupaten Bekasi, Selasa, 15 Maret 2022.

 

“Pemberhentian dengan tidak hormat terhadap anggota karena kasus narkoba,” kata Wakapolres Metro Bekasi AKBP Deddy Supriadi, Rabu, 16 Maret 2022.

 

Dirinya menjelaskan pemberhentian secara tidak terhormat itu sendiri berdasarkan sidang etik Polri.

 

Kemudian juga dikuatkan lewat Surat Keputusan Kapolda Metro Jaya Nomor Kep/115/II/2022 tertanggal 18 Februari 2021.

 

“Sebelum di-PTDH itu ada namanya sidang kode etik profesi Polri, memutuskan yang bersangkutan di-PTDH,” tegasnya.

 

Deddy menerangkan, tim Satresnarkoba Polres Metro Bekasi, tengah mengungkap satu kasus penyalahgunaan narkoba di wilayah Kabupaten Bekasi.

 

“Anggota itu sendiri terdeteksi sebagai bandar Narkoba,” imbuhnya.

 

Namun, Deddy tidak merincikan secara detail berapa barang bukti yang diamankan dari tangan anggota tersebut.

 

Berdasarkan informasi yang diterima Pojokbekasi.com, anggota tersebut saat ini tengah menjalani hukuman di lembaga pemasyarakatan.

 

“Kalau pidananya iya, di lembaga pemasyarakatan iya juga,” demikian dia. (dil/pojoksatu)

MANADOPOST.ID-Seorang personel Satuan Samapta Polres Metro Bekasi Kota yakni berinisial AY, dipecat secara tidak terhormat. Pemecatan itu sendiri diketahui lantaran anggota tersebut terlibat kasus Narkoba.

 

Personel tersebut dipecat dalam upacara pemberian penghargaan dan PTDH di Lapangan Promoter Polres Metro Bekasi, Kabupaten Bekasi, Selasa, 15 Maret 2022.

 

“Pemberhentian dengan tidak hormat terhadap anggota karena kasus narkoba,” kata Wakapolres Metro Bekasi AKBP Deddy Supriadi, Rabu, 16 Maret 2022.

 

Dirinya menjelaskan pemberhentian secara tidak terhormat itu sendiri berdasarkan sidang etik Polri.

 

Kemudian juga dikuatkan lewat Surat Keputusan Kapolda Metro Jaya Nomor Kep/115/II/2022 tertanggal 18 Februari 2021.

 

“Sebelum di-PTDH itu ada namanya sidang kode etik profesi Polri, memutuskan yang bersangkutan di-PTDH,” tegasnya.

 

Deddy menerangkan, tim Satresnarkoba Polres Metro Bekasi, tengah mengungkap satu kasus penyalahgunaan narkoba di wilayah Kabupaten Bekasi.

 

“Anggota itu sendiri terdeteksi sebagai bandar Narkoba,” imbuhnya.

 

Namun, Deddy tidak merincikan secara detail berapa barang bukti yang diamankan dari tangan anggota tersebut.

 

Berdasarkan informasi yang diterima Pojokbekasi.com, anggota tersebut saat ini tengah menjalani hukuman di lembaga pemasyarakatan.

 

“Kalau pidananya iya, di lembaga pemasyarakatan iya juga,” demikian dia. (dil/pojoksatu)

Most Read

Artikel Terbaru

/